Pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan baru saja melepas masa lajangnya dengan menikahi anak dari salah satu anggota DPR. Tepat hari Minggu (20/8/2023) Pratama Arhan menikah dengan Azizah Salsha putri dari Andre Rosiade di Tokyo, Jepang. Pernikahan tersebut tersebar di media sosial dengan cepat.
Lantas, berapa harta kekayaan Pratama Arhan yang dikenal dengan kepiawaianya sebagai pemain sepak bola Timnas? Juga dari mana sumber kekayaan Pratama Arhan?
Dilansir dari berbagai sumber, pendapatan yang diperoleh Pratama Arhan dalam satu kali main di tahun ini mencapai 4-5 juta yen per musim. Angka tersebut setara dengan Rp500juta sampai Rp600juta.
BACA JUGA: Harta Kekayaan Kepala Daerah di Jawa Timur Ini Bikin Ngiri, Ini Sosoknya
Apabila dalam satu musim kekayaan Pratama Arhan mencapai Rp500juta, maka dapat dipastikan dalam satu bulan Pratama Arhan akan menerima gaji sebesar Rp41juta. Secara hitungan, Arhan pun mendapat sekitar Rp10juta per minggu.
Sementara pendapatan Arhan di Tokyo Verdy tidak sebesar gaji saat membela PSIS Semarang. Menurut laporan, upah Arhan di PSIS Semarang hampir mencapai angka Rp1,3miliar per musim.
Angka ini dinilai cukup fantastis, sebab Arhan bisa mendapat sekitar Rp27juta dalam satu pekan.
Inilah harta kekayaan milik Pratama Arhan yang bersumber dari sepak bola. Selain bermain sepak bola, Arhan juga menjadi bintang iklan kopi di Jepang.
BACA JUGA: Profil Probo Yulastoro, Mantan Bupati Cilacap yang Meninggal Dunia Kemarin
Dikutip dari beberapa sumber, tercatat harga pasar Pratama Arhan pada April 2021 sebesar Rp1,2miliar. Lalu, pada Juni 2022 harga pasar Arhan melambung hingga nyaris angka Rp5,65miliar.
Kemudian, ditambah lagi saat ini Pratama Arhan memiliki market value sebesar Rp 4,78 miliar.
Sebagai tambahan informasi, Pratama Arhan bernama lengkap Pratama Arhan Alif Rifai. Lahir di Blora, Jawa Tengah pada tanggal 21 Desember 2001. Ia pemain sepak bola profesional Indonesia yang berada di posisi bek untuk klub Tokyo Verdy di liga 2 Jepang dan timnas Indonesia.
Pemain yang telah menjadi suami dari Azizah Salsha ini memulai karier dengan berlatih di SSB Putra Mustika pada 2012-2015. Lalu bergabung dengan SSB Terang Bangsa pada 2015-2018, dan memulai debutnya dengan PSSI Semarang di Piala Menpora 2021. Dalam pertandingan itu, Arhan berhasil mencetak dua gol. Dalam kesempatan itu, ia juga memenangkan penghargaan pemain muda terbaik di turnamen tersebut.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
iPhone 17e Resmi Hadir, Berikut Spesifikasi dan Alasan Mengapa Layak Dibeli
-
LG UltraGear 45GX950A-B, Monitor OLED 45 Inci Cocok untuk Gamer Profesional
-
Masih Hangat!Honor X80 Pro Max Resmi Debut 22 Juni:Usung Baterai 11.000 mAh dan Layar 10.000 Nits
-
Hutan yang Menelan Rahasia dalam Buku Dosa di Hutan Terlarang
-
Membaca Tembang Talijiwo: Seni Menertawakan Kekacauan Hidup
Artikel Terkait
-
Azizah Salsha Istri Pratama Arhan Dinilai Belum Siap untuk Menikah, Memangnya Ada Untungnya Nikah Muda?
-
Pratama Arhan Terciduk Tatap Wajah Azizah Salsha Saat Makan Bersama, Netizen Baper: Penuh Cinta Banget
-
Dipeluk Andre Rosiade, Ekspresi Ogah-ogahan Azizah Salsha ke Pratama Arhan Jadi Sorotan: Warganet Cium Perjodohan
-
Viral VIDEO Azizah Salsha Ogah-ogahan Disuruh Foto, Netizen Kasihan ke Pratama Arhan: Kelihatan Tertekan
-
Berapa Harta Kekayaan Susilo Wonowidjojo? Bos Gudang Garam yang Berutang Miliaran
News
-
Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran
-
Sudah Saatnya Night Eating Syndrome Menjadi Perhatian Nasional
-
Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang
-
Teringat Rekan Kerja Cantik yang Selalu Menunduk: Pahitnya Menjadi Target Catcalling
-
Pemuda Trash Ranger Indonesia sebagai Delegasi Puncak IGYLS 2026
Terkini
-
I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki: Bertahan Hidup Lewat Harapan-harapan Kecil
-
Ikut Beri Dukungan, Tom Cruise Bagikan Momen usai Nonton Film The Odyssey
-
Menang Dramatis! Argentina Siap Hadapi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
-
HP Bukan Pengasuh: Jangan Biarkan Gadget Mendidik Anak Sendirian
-
Cinta yang Dibatasi atau Dijaga? Memahami Konsep Taaruf di Era Modern