Telah beredar di media sosial sebuah truk tanah yang berwarna kuning dihanjurkan oleh sejumlah orang/massa karena telah menabrak bocah hingga membuatnya tewas seketika di tempat kejadian.
Menyadur dari akun Instagram @memomedsos, tampak dalam video itu terlihat warga sangat emosi dan merusak pintu truk tersebut dan bagian yang lainnya. Kejadian tersebut terjadi di tengah jalan sehingga banyak pengendara yang bisa menyaksikan truk itu dirusak oleh warga.
Diketahui, Nahas seorang bocah yang berusia enam tahun yang saat itu berada di atas motor sembari menunggu kakaknya yang membeli pulsa di konter tewas usai tertabrak truk tanah yang melintas di Jalan Raya Tanjung Pasir, desa Pangkalan, kecamatan Teluk Naga, kebupaten Tangerang, Banten. Kejadian tersebut juga sempat terekam kamera pengawas atau CCTV.
Dari rekaman CCTV tersebut, terlihat detik-detik korban berinisial HAG, bocah bocah yang berusia enam tahun tertabrak truk tanah yang saat itu tengah melintas di Jalan Raya Tanjung Pasir, desa Pangkalan, kecamatan Teluk Naga, Tengerang. Kakak korban yang saat itu melihat adiknya tertabrak truk seketika menjerit histeris.
“Korban diketahui mengalami luka berat pada bagian kepala sehingga korban seketika tewas di tempat kejadian,” tulis sebagai keterangan pada unggahan tersebut.
Massa yang ada di sekitar mengetahui kejadian lantas beramai-ramai meluapkan emosinya dengan merusak truk tanah yang menabrak korban. Di samping itu, truk tanah yang melintas tersebut tidak pada jam operasional yang telah ditentukan sesuai Perda Bupati tentang larangan beroperasional di jam aktivitas warga.
BACA JUGA: Peluang Beasiswa S2 dan S3 ke Jepang 2024, Gratis Sampai Lulus!
Bocah laki-laki inisial HAG masih sempat dibawa ke rumah sakit kabupaten Tangerang sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kasus tersebut saat ini sedang diselidiki Polres Tengerang dengan mengamankan sejumlah alat bukti.
Sontak unggahan tersebut juga menjadi viral di Instagram dan menuai banyak komentar dari warganet. Hingga tulisan ini dibuat, video tersebut telah ditonton 85,3 ribu orang, 3709 like, 322 komentar, 147 kali dibagikan.
“Truknya salah karena melintas di luar jam operasional, tapi kalau soal anak kecil ketabrak, itu kenapa kakaknya ninggalin adeknya sendiri di atas motor, anak kecil itu kadang kalau di jalan bisa tiba-tiba lari, dia belum ngerti. Kakaknya juga salah, gak seharusnya masyarakat merusak truknya,” tulis akun @atik*****.
“Sebenarnya tidak ada orang yang ingin apes. Di satu sisi truk lewat di luar jam operasional, di sisi lain anak kecil ditinggal di atas motor di pinggir jalan tanpa pengawasan orang tua,” sahut yang lainnya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Dompet Tak Berbunyi, Saldo Diam-Diam Mati: Dilema Hidup Serba Digital
-
Niat Jahat yang Tidak Sampai: Ketika Hukum Tidak Selalu Perlu Ikut Panik
-
Uang Tidak Bisa Membeli Kebahagiaan Adalah Kebohongan Terbesar yang Kita Percaya
-
Menonton Sirkus Kemiskinan: Sisi Gelap Konten Sedekah di Media Sosial
-
Pesantren dan Masa Depan Karakter Bangsa: Jangan-jangan Ini Jawabannya
Artikel Terkait
News
-
The Alana Yogyakarta Hadirkan "Alana Langgam Rasa", Destinasi Kuliner Authenthic Jawa di Yogyakarta
-
Petir Cup 2026 Usai, Semangat Menendang Masih Menggelegar
-
Tak Sekadar Riding, Begundal War Wer Tunjukkan Sisi Positif Komunitas Motor
-
Generasi Peduli Iklim, Komunitas yang Ubah Keresahan Jadi Aksi Nyata
-
Bukan Sekadar Seni: Bagaimana Teater Jaran Abang Mengubah Remaja Jogja Menjadi Sosok Berdaya
Terkini
-
Fenomena Earphone Kabel di Kalangan Gen Z, Fashion Statement ala Y2K?
-
4 Serum Heartleaf Solusi Atasi Jerawat dan PIH pada Kulit Berminyak
-
Moon Geun Young Berpotensi Comeback di Film Baru Sutradara Train to Busan
-
Bukan Sekadar Kamera Saku, Insta360 GO 3S Retro Kini Jadi Pelengkap Outfit!
-
Mobile Suit Gundam Hathaway: Sajikan Pertarungan Epik dan Visual yang Tajam