Sebuah pemandangan tak terduga terlihat saat kamar kos yang dihuni seorang wanita diketahui menyimpan gundukan sampah hingga air menggenang yang membasahi koridor kos.
Video yang diunggah ulang akun @folkshitt memperlihatkan kamar kos wanita yang sangat kotor. Bukan kotor yang biasa-biasa saja, melainkan adanya tumpukan sampah yang bersarang di setiap sudut kamar kos tersebut.
Botol bekas air minum mineral yang dibiarkan berserakan, gundukan kantong plastik yang diduga berisi sampah, serta kamar mandi dengan kondisi kotor dan pakaian yang berserakan menjadi pemandangan tak biasa dan menjijikan bagi siapa saja yang melihatnya.
BACA JUGA: Promosi Judi Online Saat Live Streaming, Youtuber Ini Siap Tantang Balik dengan Pengacara
Bahkan tempat tidur yang biasa digunakan untuk tidur dan beristirahat juga sangat kotor hingga berwarna hitam, di atasnya juga tampak sampah berserakan.
Perekam video tampak sangat geram, ia menyoroti seluruh kamar kos yang sangat jauh dari kesan kamar kos wanita yang biasanya tampak rapi dan terurus.
Dalam video yang diunggah tersebut dikatakan jika penghuni kos lain curiga karena selalu ada genangan air di koridor kos, setelah diselidiki ternyata sumbernya dari kamar kos wanita tersebut.
"Kamu maksudnya apa kaya gini nih? Kamu sengaja mau rusak kos ini?" ujar seseorang yang merekam kamar kos wanita tersebut dikutip dari Instagram Folkshitt pada Jumat (6/10/2023).
BACA JUGA: Cara Kambing Ini Makan Bunga di Atas Makam Glenn Fredly Jadi Sorotan: Sopan Banget
Warganet juga tampak keheranan melihat video tersebut dan tidak sedikit juga yang menduga jika wanita tersebut mengidap hoarding disorder.
Merangkum dari Alodokter dan Primaya Hospital, hoarding disorder adalah sebuah gangguan psikologis yang berperilaku gemar menimbun barang-barang karena menganggap barang-barang yang ditimbunnya akan berguna suatu hari.
Tentu saja gangguan psikologis itu sangat mengganggu dan harus segera diperiksakan kepada ahlinya. Netizen memberikan komentar diunggahan tersebht
"Mungkin kakaknya lagi depresi atau mungkin dia hoarding disorder, udah parah gitu kondisi kamarnya, dia butuh bantuan," kata akun @bida**
"Kasian itu mbanya, ada hoarding disorder ya? Tapi kasian juga yang punya kosannya," sambung akun @nata***
Jangan ragu segera periksakan diri ke psikolog dan tenaga medis lainnya jika merasa ada yang salah dengan kondisi psikologis kamu.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Dilema Orang Tua Cari Sekolah Anak: Negeri Rumit, Swasta Tak Ada Duit
-
Kenapa La Copa de la Vida dan Waka Waka Masih Jadi Jawaranya Lagu Piala Dunia?
-
Mengapa Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink di Piala Dunia 2026?
-
Shrek, Fiona, dan Donkey Kembali! Trailer Perdana Shrek 5 Resmi Rilis
-
Mirip Harry Potter, Film Animasi Hexed Bawa Penonton ke Dunia Penyihir
Artikel Terkait
-
Jelang Pemilu 2024, PMN Ajak Milenial Tangkal Hoaks di Media Sosial
-
Curiga Koridor Selalu Becek, Bapak Kost Dibuat Ngeri Lihat Isi Kamar Perempuan Ini: Pergi Kamu dari Sini!
-
Aksi Massa Konvoi Bersihkan Jalanan Bogor Dari Baliho Caleg-Parpol: Kalian Kapan?
-
Viral Bersih-bersih Sampah Visual, Massa Robohkan Baliho Partai Dan Caleg Di Bogor
-
Hobi Pamer Kelamin di Jalanan, Pria Asal Mojokerto Akhirnya Kena Batunya
News
-
Pra-Acara Day of Petroleum 2026: Konservasi Penyu, Tanam Pandan, dan Bersih Pantai di Patihan
-
Sukaria Market Volume 4 Hadirkan Pengalaman Royal Season yang Lebih Imersif Lewat The Royal Garden
-
Ratusan Warga Antusias Ikuti Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sunrise Mall Mojokerto
-
Lari dari Adiksi Gawai dan Stres Domestik: Para Ibu di Klabu Temukan Kewarasan Lewat Literasi
-
RM Cempaka Sari: Oase Kuliner Minang di Jambi yang Menjaga Keaslian Resep Turun-Temurun
Terkini
-
Drakor The Trauma Code: Heroes on Call Berpotensi Lanjut Season 2 dan 3, Netflix Buka Suara
-
House of the Dragon Season 2: Ambisi Berdarah Para Penguasa yang Memanas!
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Prediksi Prancis vs Irak: Singa Mesopotamia Janjikan Perlawanan Sengit
-
Prioritaskan Piala Dunia, Ini Pengaruhnya pada Produktivitas Kerja