World Mental Health Day atau Hari Kesehatan Jiwa Sedunia atau biasa disebut juga dengan Hari Kesehatan Mental Sedunia diperingati setiap tanggal 10 Oktober setiap tahunnya. Peringatan ini secara umum memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran tetang pentingnya menjaga kesehatan mental bagi setiap individu.
Dikutip dari World Federation Mental Health (WFMH) Global, didapati sekitar 75 persen di negara-negara dengan penghasilan yang tinggi penduduknya mengalami depresi atau penyakit mental lainnya dan tidak menerima perawatan yang memadai. Begitu pula dengan negara-negara yang memiliki penghasilan menengah ke bawah.
Sejarah Hari Kesehatan Mental Sedunia
Dikutip dari laman World Health Mental Day Official, Hari Kesehatan Mental Sedunia ini diperingati pertama kalinya pada tanggal 10 Oktober 1992 silam. Pihak yang menggagas peringatan ini adalah World Federation Mental Health (WFMH). Sejak saat itu, setiap tanggal 10 Oktober diperingati sebagai hari Kesehatan Mental Sedunia.
Peringatan ini dimulai sebagai salah satu kegiatan tahunan yang dilakukan World Federation untuk Kesehatan Mental oleh Jenderal Richard Hunter, selaku Wakil Sekretaris. Tema yang pertama kali digunakan adalah ‘Meningkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Mental di Seluruh Dunia’ atas saran dari Sekretaris Jenderal Eugene Brody pada tahun 1994.
Satu tahun setelahnya, 1995-saat ini, Pan American Health Organization (PAHO) menerjemahkan kampanye Hari Kesehatan Mental Sedunia ke dalam bahasa Spanyol, Rusia, Prancis, Hindi, Cina, Jepang, dan Arab.
BACA JUGA: 13 Ucapan Memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia, yuk Sebarkan Hal Positif!
Tujuan Peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia
Peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran individu serta komunitas global tentang pentingnya kesehatan mental. Peringatan ini juga bertujuan menyadarkan masyarakat untuk memberi perhatian lebih kepada kesehatan mental.
Tema Hari Kesehatan Mental Sedunia 2023
Dilansir dari lama WFMH Global, tema Peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia tahun 2023 adalah ‘Kesehatan Mental adalah Hak Asasi Manusia yang Universal’. Tema ini terpilih melalui pemungutan suara terbuka secara global untuk umum, termasuk para anggota WFMH, para pemangku kepentingan, serta pendukung.
Tema Hari Kesehatan Mental tahun 2023 ini memungkinkan untuk meningkatkan upaya bahwa setiap orang harus diberikan layanan kesehatan mental yang berkualitas. Hak Asasi Manusia dan kesejahteraan penderita penyakit mental harus dihormati di seluruh dan dunia.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
5 Buku Rekomendasi Wonwoo SEVENTEEN, Ada yang Sudah Kamu Baca?
-
Perjalanan Nyonya Beniko Berlanjut, Toko Zenitendo Kembali Kedatangan Tamu
-
The Maidens: Novel Psychology Thriller yang Melibatkan Dosen dan Mahasiswi
-
Toko Misterius Tawarkan Jajanan Ajaib: Semua Keinginanmu Ada di Sini!
-
The Red Palace: Fiksi Sejarah Joseon Abad ke-18 yang Penuh Intrik Kerajaan
Artikel Terkait
News
-
Syiar Muhammadiyah di Papua Barat: Rektor UMPB Pastikan RTL Baitul Arqam Berjalan Tuntas
-
Riset Terbaru: Siram Atap dengan Air Hujan Terbukti Tekan Penggunaan AC saat Gelombang Panas
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?
-
Konsolidasi Kaderisasi di Tanah Papua, UNIMUTU Gelar Baitul Arqam Pertama Kali
-
Bakar Semangat Belajar Siswa Desa, KKN Unisri Sukses Gelar Aksi Inspiratif di SDN 1 Slogo Tanon
Terkini
-
Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan
-
Kirsten Dunst Gabung Sekuel The Housemaid, Intip Sinopsis dan Jadwal Tayang
-
Mau Tampil Gentle? Intip 4 OOTD Dandy Smart Casual ala Kang Hoon
-
5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos
-
Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara