Imelda Wongso ibunda Jessica Wongso memberikan pernyataan terkait dengan nasib sang putri yang harus mendekam 20 tahun di penjara. Ia mengaku sedih jika membicarakan soal Jessica Wongso.
Imelda merasa Jessica Wongso telah dizalimi atas kasus kopi sianida yang menewaskan Wayan Mirna Salihin. Ia sendiri menyesalkan kematian Mirna yang membuat sang putri harus menjadi narapidana.
BACA JUGA: Kembaran Mirna Salihin Tak Masalah Jessica Wongso Dibebaskan, Warganet Soroti Hukum di Indonesia
"Posisi kalau orangtua, kamu bayangin, masa depan dia masih panjang tapi dizalimi begini. Makanya ibu kan bolak-balik ngomong, sebenarnya ibu juga dua kali nyesel. Ke-1 Jessica didzalimi, ke-2 Mirna meninggal," ucap ibunda Jessica Wongso sambil menangis dikutip dari kanal YouTube Cumicumi, Jumat (13/10/2023).
Ibunda Jessica Wongso menyebut meninggalnya Mirna karena keteledoran Arief Soemarko. Ia menyanyangkan mengapa suami Mirna tidak membawa istrinya yang kritis saat itu dengan ambulans.
Padahal jika dibawa menggunakan ambulans ada kemungkinan Mirna masih bisa terselamatkan. Namun, suami Mirna justru yang membawa sendiri ke rumah sakit.
"Mirna itu sebenarnya nggak meninggal kalau dibawa pakai ambulans. Ibu menyesalkan itu loh," kata Imelda Wongso.
BACA JUGA: Krisna Mukti Murka Namanya Dibawa-bawa Ayah Mirna dalam Kasus Kopi Sianida
"Kenapa? Kasih kesempatan dokter merawat dia, kan bisa dikasih oksigen. Itu mau dikasih oksigen terus langsung dijemput suaminya. Suaminya bawa mati di perjalanan, meninggal di perjalanan," terangnya.
Ibunda Jessica Wongso membeberkan apabila dokter Joshua yang sempat memeriksa Mirna mengatakan meninggal bukan karena keracunan.
"Siapa yang disalahkan? Dia minum kopi nggak meninggal. Dokter Joshua bilang ini bukan keracunan, dia nggak keracunan. Dia mestinya nggak meninggal, sayang sekali. Saya dari situ sedih lagi dua kali," tandasnya.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Demokrasi Bukan soal Kubu: Kenapa Kita Tak Bisa Kritik Tanpa Dicap?
-
Jadwal Lebaran dan Idul Adha 2026 Versi Muhammadiyah Berdasarkan Maklumat Terbaru
-
Jurnalisme di Era Sosial Media Apakah Masih Relevan?
-
Mengumpulkan Kembali Puing-puing Sisa Kehancuran, Pasca Banjir Aceh
-
Banjir Bandang Sumatra: Dari Langkah Cepat Hingga Refleksi Jangka Panjang
Artikel Terkait
News
-
Jadwal Lebaran dan Idul Adha 2026 Versi Muhammadiyah Berdasarkan Maklumat Terbaru
-
Jurnalisme di Era Sosial Media Apakah Masih Relevan?
-
Mengumpulkan Kembali Puing-puing Sisa Kehancuran, Pasca Banjir Aceh
-
Banjir Bandang Sumatra: Dari Langkah Cepat Hingga Refleksi Jangka Panjang
-
Meski Bencana Banjir di Aceh dan Sumatra Sudah Surut, Tugas Kita Belum Usai
Terkini
-
Demokrasi Bukan soal Kubu: Kenapa Kita Tak Bisa Kritik Tanpa Dicap?
-
3 Film Korea Tayang Januari 2026, Comeback Han So Hee hingga Choi Ji Woo
-
Tren Childfree dan Anti-Nikah: Apa yang Sebenarnya Dicari Gen Z?
-
Tablet Makin Gahar! Ini 6 Pilihan Terbaik untuk Multitasking 2026
-
Bukti Tanggap Darurat: Jembatan Bailey Terpasang dalam Waktu 15 Hari