Seorang driver ojol di kota Padang, Sumatera Barat, disekap oleh tiga orang waria setelah mengantarkan pesanan makanan. Ia dianiaya dengan batu, gunting, dan obeng lalu mendapat tindakan pelecehan seksual.
Kabar itu pun menghebohkan dan menjadi viral di media sosial. Diketahi kejadian itu terjadi pada Jumat malam, 6 Oktober 2023 lalu. Kabarnya, tiga wanita pria atau waria itu sudah diamankan oleh pihak kepolisian.
Melansir dari Instagram @fakta.indo, diketahui driver ojol di Padang menjadi korban pencabulan oleh tiga waria saat mengantarkan makanan pesanannya.
BACA JUGA: Mata Erick Thohir saat Tur Tropi Piala Dunia U-17 Bikin Salfok: Istirahat Dulu Pak
“Menurut Kapolsek Koto Tengah, AKP Afrino, korban disekap selama lima jam. Ia menambahkan, korban mendatangi lokasi ketiga pelaku ini setelah mendapat pesanan mengantarkan barang melalui marketplace. Saat ini ketiga waria yakni AP (25), JN (30), dan HS (38) telah ditangkap pihak kepolisian,” tulis sebagai keterangan pada unggahan @fakta.indo.
Terungkap bahwa sebelum korban disekap, driver ojol itu telah menjadi korban pemukulan oleh tiga waria tersebut. Setelah dianiaya hingga tidak sadarkan diri, korban pun mengalami pelecehan seksual oleh ketiga pelaku.
BACA JUGA: Momen Wanita Ini Merasa Kena Prank Saat Naik Taksi Online Bikin Ngakak: Lebih Kek Trio Macan
Penangkapan tiga waria itu dilakukan setelah korban yang bernama Rafli (26 tahun), melaporkan kejadian mengerikan itu kepada pihak yang berwajib. Diketahui kelau tiga pelaku itu ditangkap pada Sabtu (7/10/2023) malam.
Pelaku pun mendapatkan tuduhan penganiayaan dan pencabulan, yang mengacu pada pasal 170 jo 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.
Sontak saja, unggahan dari akun Instagram @fakta.indo, terkait driver ojol di Padang yang disekap dan dicabuli tiga waria, tak lepas komentar dari warganet. Pada saat tulisan ini dibuat, unggahan tersebut telah mendapatkan 20.387 like dan 1.154 komentar. Berikut beberapa komentar netizen yang dapat dilihat.
“Waduh drivernya kena trauma dan tekanan mental ini,” ujar netizen di kolom komentar.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Hari Raya Idul Fitri, Memaknai Lebaran dalam Kebersamaan dan Keberagaman
-
Lebaran dan Media Sosial, Medium Silaturahmi di Era Digital
-
Ketupat Lebaran: Ikon Kuliner yang Tak Lekang oleh Waktu
-
Dari Ruang Kelas ke Panggung Politik: Peran Taman Siswa dalam Membentuk Identitas Bangsa
-
Menelisik Sosok Ki Hajar Dewantara, Pendidikan sebagai Senjata Perlawanan
Artikel Terkait
-
Dari Driver Gocar Jadi Investor? Maruarar Sirait Terinspirasi Kisah Anak Muda Ini!
-
Tumis Haseum: Si Ajaib Penyelamat Lauk Sisa Lebaran yang Viral di TikTok
-
Siapa Sosok Walid? Tokoh Pemimpin Sekte di Serial Bidaah yang Viral di TikTok
-
Lagi Tren Joget THR: Apakah Terinspirasi dari Tarian Yahudi?
-
Viral Denny Landzaat Fasih Bahasa Indonesia di Maluku, Shin Tae-yong Kena Sindir
News
-
Kode Redeem Genshin Impact Hari Ini, Hadirkan Hadiah Menarik dan Seru
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
Bukan Hanya Kembali Suci, Ternyata Begini Arti Idulfitri Menurut Pendapat Ulama
-
Contoh Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa yang Menyentuh dan Memotivasi
-
Hikmat, Jamaah Surau Nurul Hidayah Adakan Syukuran Ramadhan
Terkini
-
Review Novel 'TwinWar': Pertarungan Harga Diri di Balik Wajah yang Sama
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia Kembali Gendong Marwah Persepakbolaan Asia Tenggara
-
Ulasan Webtoon Our Secret Alliance: Perjanjian Palsu Ubah Teman Jadi Cinta
-
Pemain PC Kini Bebas dari PSN! Sony Ubah Kebijakan Akun PlayStation
-
Timnas Indonesia, Gelaran Piala Asia dan Bulan April yang Selalu Memihak Pasukan Garuda