Indonesia menempati posisi teratas sebagai juara dalam penggunaan judi online terbanyak di dunia dengan angka mencapai 201.122 pemain. Survei itu seperti yang disampaikan oleh Drone Emprit, sistem monitor dan analisis media sosial.
Pada laporan itu, posisi Indonesia berhasil mengalahkan Kamboja yang berpusat di angka 26.279 pemain, berhasil juga dikalahkan Filipina hingga Rusia. Namun angka pengguna judi online di Indonesia yang sebenarnya diyakini jauh lebih tinggi dari angka yang didapat dari survei.
Melansir dari akun Instagram @fakta.indo, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat bahwa perputaran uang dalam transaksi judi online ini terus mengalami peningkatan yang signifikan. Pada tahun 2022 yang lalu, ada transaksi tersebut bisa mencapai Rp81 triliun, baik judi online maupun konservatif.
Biro Humas PPATK Natsir Kongah menyebut kalau pihaknya menerima laporan transaksi keuangan mencurikan dari judi daring. Laporan tersebut mengalami peningkatan yang tajam pada tahun 2022 yaitu mencapai 11.222 laporan.
“Ini sesuatu yang menggelisahkan untuk kita semua karena orang-orang yang terlibat judi online banyak ibu rumah tangga, anak SD pun juga ada yang ikut,” ujar Natsir dalam acara diskusi yang bertajuk “Darurat Judi Online” dilansir Instagram @fakta.indo.
Empat juta halama web judi juga ditemukan di situs pemerintahan dengan domain https://go.id. Bahkan, situs judi online ini juga menyusup ke situs akademik.
BACA JUGA: Kamaruddin Simanjuntak Curiga Jessica Wongso Tak Bersalah: Pelaku Bisa Saja Keluarga
“Indonesia darurat judi online. Ada hampir 4 juta halaman web judi di situs-situs pemerintahan (https://go.id),” tulis pendiri Drone Emprit, Ismail Fahmi, dikutip dari Instagram @fakta.indo.
Seperti yang telah diketahui pula bahwa judi online ini sudah masuk ke situs pemerintah. Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP Kominfo) Usman Kansong menyebut telah memblokir kuran lebih 500 ribu situs judi online.
Dari unggahan @fakta.indo tersebut, jelas saja tak lepas komentar dari warganet. Pada saat tulisan ini dibuat, unggahan tersebut telah mendapatkan 23.149 like dan 2.309 komentar. Berikut beberapa komentar netizen yang dapat dilihat.
“Emang fakta sih karena pengangguran aja masih banyak yang main,” tulis netizen di kolom komentar.
“Prestasi Indonesia juara judi online, juara polusi dan kemungkinan juara korupsi,” sahut yang lainnya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Hari Raya Idul Fitri, Memaknai Lebaran dalam Kebersamaan dan Keberagaman
-
Lebaran dan Media Sosial, Medium Silaturahmi di Era Digital
-
Ketupat Lebaran: Ikon Kuliner yang Tak Lekang oleh Waktu
-
Dari Ruang Kelas ke Panggung Politik: Peran Taman Siswa dalam Membentuk Identitas Bangsa
-
Menelisik Sosok Ki Hajar Dewantara, Pendidikan sebagai Senjata Perlawanan
Artikel Terkait
-
Gema Takbir Iringi Kemenangan Timnas Indonesia U-17: Garuda Muda Tekuk Korea 1-0
-
Hasil Babak I Korsel vs Timnas Indonesia U-17: Mierza Firjatullah Nyaris Cetak Gol
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Sesaat Lagi Kick Off! Ini Susunan Pemain Korsel vs Timnas Indonesia U-17
-
Minyak Telon Lokal Go Global, UMKM Binaan BRI Sukses Ekspor ke Mancanegara
News
-
Kode Redeem Genshin Impact Hari Ini, Hadirkan Hadiah Menarik dan Seru
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
Bukan Hanya Kembali Suci, Ternyata Begini Arti Idulfitri Menurut Pendapat Ulama
-
Contoh Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa yang Menyentuh dan Memotivasi
-
Hikmat, Jamaah Surau Nurul Hidayah Adakan Syukuran Ramadhan
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?