Berbagai upaya dilakukan untuk dapat membentuk kompetensi guru yang unggul sebagai pendidik. Menurut Pasal 10 ayat (1) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen harus memiliki kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional.
Berdasarkan hal itulah, SMA Negeri 13 Kota Jambi menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) dengan tema "Implementasi e-kinerja dan ADP fungsional guru, aksi nyata PMM, pengimbasan guru penggerak serta peningkatan kompetensi kepribadian guru".
Bimtek ini dibuka langsung oleh Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Dr. Ilham Khalik.
Dalam sambutannya beliau menyampaikan apresiasi karena telah diselenggarakannya kegiatan bimtek ini.
"Saya mendukung program-program positif yang diselenggarakan sekolah, harapannya melalui kegiatan ini guru-guru dapat benar-benar siap menjadi pengajar serta di SMAN 13 Kota Jambi akan banyak terpilih guru penggerak", ujar Dr. Ilham di hadapan majelis guru.
Kegiatan ini merupakan agenda tahunan, namun menurut Kepala Sekolah, Deden Darma Wiadi, S.Pd., M.Pd pada tahun 2023 ini terdapat materi khusus salah satunya tentang peningkatan kompetensi kepribadian guru.
Adapun pemateri dengan tema kompetensi kepribadian guru menghadirkan psikolog sekaligus dosen jurusan psikologi Universitas Jambi yaitu Rion Nofrianda, M.Psi., Psikolog.
Dalam kesempatan ini, narasumber menekankan pentingnya kompetensi kepribadian guru sehingga nantinya dapat benar-benar memiliki dampak positif dalam proses belajar mengajar.
"Sebagai seorang guru, alangkah lebih bijaknya kita dapat meneladani Ki Hajar Dewantara yaitu Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani," ungkap Rion Nofrianda.
Lebih lanjut Rion menyebutkan bahwa terdapat enam indikator kompetensi kepribadian guru yaitu pertama, memiliki kepribadian yang mantap dan stabil, artinya bahwa setiap guru mampu untuk bertindak sesuai norma sosial serta norma hukum yang berlaku.
Indikator kedua yaitu dewasa, maknanya adalah sebagai guru mampu untuk dapat mandiri dalam bertindak serta memiliki etos kerja yang baik. Indikator ketiga berkaitan dengan arif, artinya bahwa guru diharapkan untuk dapat lebih terbuka dalam berpikir dan bertindak.
Indikator selanjutnya yaitu memiliki kewibawaan, maknanya bahwa guru dapat memberikan pengaruh positif serta disegani oleh lingkungan sekitarnya. Indikator kelima terkait dengan akhlak mulia yaitu meningkatkan iman, taqwa, jujur, ikhlas, dan suka menolong.
Sedangkan indikator terakhir berkaitan tentang evaluasi dan pengembangan diri yang bermakna bahwa sebagai guru mampu untuk melakukan intropeksi diri serta memaksimalkan potensi diri yang dimiliki.
Untuk diketahui, bimbingan teknis ini diselenggarakan selama tiga hari pada tanggal 24, 25, dan 26 Oktober 2023.
Baca Juga
-
Kopitiam Murni 99, Spot Kuliner 24 Jam di Jambi dengan Cita Rasa Autentik
-
Spot Nongkrong Paling Estetik di Jambi, Serasa Berada di Film Hong Kong Era 80-an!
-
Dongkrak Kunjungan Wisata, FE Watersport Sensasi Baru di Danau Singkarak
-
Merangkai Harapan dari Manik-Manik: Cerita Hangat dari Anak-Anak Legok Jambi
-
Menyantap Ayam Goreng Rempah Rumah Makan Gantinyo, Rasa Autentik!
Artikel Terkait
-
Prof Rudy Resmi Dikukuhkan Jadi Guru Besar Unila
-
Kronologi Guru Ngaji di Banyuasin Dihabisi 3 Saudara, Bermula dari Mabuk Tuak
-
Guru di Serang Baru Bekasi Akhiri Hidup dengan Cara Tragis, Keluarga Ungkap Fakta Soal Korban
-
Oknum Guru di Bontang yang Lakukan Kekerasan ke Murid Dinonjobkan Disdik
-
BREAKING NEWS: Mantan Rektor Universitas Tadulako Jadi Tersangka Teror dan Pengancaman Guru Besar
News
-
Dunia di Ambang Batas: Mungkinkah Kita Hidup Berkelanjutan dengan 12 Miliar Orang?
-
Awas! Ancaman Baru Credential Stuffing: Saat Bot AI Menyamar Menjadi Manusia
-
Resmi Naik! Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
-
Jelang Festival Film Purbalingga 2026, Puluhan Pemuda Desa Ikuti Pelatihan Pemutaran Film
-
Lebih dari Ruang Curhat, Persulungan Hadir sebagai Wadah Belajar dan Bertumbuh bagi Anak Sulung
Terkini
-
4 Tone Up Cream Rice Water, Solusi Instan untuk Dapatkan Wajah Cerah Merata
-
Ironi Rupiah Rp18.000: Turis Malaysia Borong Barang, Warga Lokal Menjerit
-
Sedotan Kertas Makin Banyak Digunakan, Benarkah Lebih Ramah Lingkungan?
-
Review Teach You a Lesson: Keadilan Datang dengan Cara yang Tidak Biasa
-
Di Bawah Rp1 Juta, FiiO EH13 Punya Fitur yang Ada di Headphone Rp2 Jutaan!