Hewan buas memang sudah seharusnya tidak menjadi hewan peliharaan karena bagaimana pun juga habitat mereka ada di alam bebas dan mereka masih memiliki insting untuk menyerang. Sebuah berita mengabarkan bahwa sorang ART meninggal dunia setelah memberi makan harimau peliharaan majikannya. Kejadian ini terjadi di Kalimantan Timur.
Hal ini diungkapkan oleh akun Twitter (X) @TMIHARIINI pada Selasa (28/11/2023) kemarin. Berdasarkan postingan tersebut, dikatakan bahwa ART yang memiliki inisial S ini sudah bekerja kepada sang majikan selama 6 tahun. Salah satu pekerjaannya adalah memberikan makan satwa-satwa liar peliharaan sang majikan.
BACA JUGA: Beda dengan yang Lain, Acara Khitanan Anak Ini Serasa Wedding Bapak Ibunya
Majikannya memiliki 2 harimau dan 1 macam dahan yang diseludupkan secara ilegal. Sang istri dari ART yang tewas tersebut memberikan keterangan terkait kronologi kejadian. Ia mengatakan bahwa setiap jam 10.00 WITA, sang suami akan selalu memberikan makan ke pada hewan-hewan milik sang majikan.
Ia pun menyadari bahwa sang suami tidak juga pulang. Pada pukul 13.30, ia mengecek kandang harimau dan melihat sang suami telah berlumuran darah di dalam kandang harimau. Melihat hal ini, tentu ia menjadi histeris dan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.
Sang istri dari ART tersebut juga mengaku bahwa suaminya hanya dibayar Rp 3 juta untuk melakukan pekerjaan yang sangat ekstrem tersebut. Sang majikan pun akhirnya ditangkap dan telah diamankan pihak kepolisian serta dijadikan tersangka.
BACA JUGA: Inikah Definisi Ucapan Adalah Doa?Mie dalam Panci pun Tumpah Seketika
Pemilik harimau ilegal tersebut terancam 10 tahun penjara dan dijerat Pasal 259 KUHP Juncto Pasal 21 Ayat 2 Juncto Pasal 40 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam.
“Saudara AS tempatnya belum standar. Perizinannya juga tidak ada. Dan terus terang di Samarinda ataupun Kaltim belum ada tempat penangkaran hewan buas. Jadi ini kasus pertama,” ujar pihak BKSDA memberikan keterangannya terkait hal ini.
Dari pengakuan pelaku, semua hewan buas tersebut dikirim secara ilegal dari Jakarta melalui jalur laut yang disembunyikan di dalam roda empat hingga tiba di rumahnya.
Ketiga hewan tersebut pun saat ini telah tiba di Tabang Zoo, Kutai Kartanegara. Kondisi mereka dalam keadaan baik dan dipastikan sehat.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Membongkar Perempuan di Titik Nol: Kisah Nyata yang Lebih Ngilu dari Fiksi
-
Laptop Berat dan Susah Dibawa? Ini 5 Rekomendasi Paling Tipis dan Ringan!
-
Bye-Bye Mata Panda! 4 Eye Cream Korea Ini Bikin Area Mata Makin Cerah
-
Rambut Rontok Parah? Ini 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik Mulai Rp30 Ribuan
-
5 Rekomendasi Lipstik Korea biar Bibir Kamu Auto Mirip Idol K-Pop!
Artikel Terkait
-
Beda dengan yang Lain, Acara Khitanan Anak Ini Serasa Wedding Bapak Ibunya
-
Inikah Definisi Ucapan Adalah Doa? Mie dalam Panci pun Tumpah Seketika
-
Viral Selingkuhan Laporkan Istri Sah ke Polisi, Ujung-ujungnya Soal Duit Rp 200 Juta
-
Siapa Dewi Bulan? Viral Usai Tantang Allah Hancurkan Hidupnya Dalam Sebulan
-
Kronologi Alif Teega Selingkuhi Aisyah Hijanah Pakai Kedok Poligami
News
-
IHR: Naga Sembilan Rebut Piala Paku Alam, Karnaval Meriah dan Inul Daratista Hibur Ribuan Penonton
-
Dear Tante: Saat Sosok "Aunty" Hadir Menjadi Support System Hangat bagi Ibu Baru
-
KB Gantari dan Ruang Creative Jadi Ruang Anak Tumbuh Kreatif Lewat Bermain
-
Tiga Hal Saja, dan Itu Sudah Lebih Dari Cukup
-
Zuri Hotel Management Gelar Donor Darah Serentak di Berbagai Wilayah Indonesia
Terkini
-
Dari Tumbler ke Paylater: Kontradiksi Gaya Hidup Ramah Lingkungan Anak Muda
-
ASUS ExpertBook Ultra 2026 Masuk Indonesia, Laptop Pebisnis Sultan dengan Intel Core Ultra Series 3
-
Niatnya Healing, Kok Malah Berujung Kantong Kering?
-
Aksi Memukau Joe Taslim dan Yayan Ruhian dalam Film 'The Furious', Kapan Tayangnya?
-
5 Rekomendasi Sabun Cair Anti Jerawat untuk Mengatasi Bruntusan di Badan