Masih ingat dengan David Ozora? Korban penganiayaan anak pejabat pajak, Mario Dandy ini sempat koma hampir 2 bulan di rumah sakit.
Kini David Ozora sudah sembuh meski belum 100 persen. Ia untuk pertama kali setelah sembuh dari koma tampil di podcast bersama Onadio Leonardo alias Onad.
BACA JUGA: Vania Kasir Indomaret yang Viral Sudah Sampai di Jepang, Begini Reaksinya
David Ozora membeberkan efek dari penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy. Ia mengaku sampai sekarang masih belepotan saat bicara.
"Setelah keluar dari rumah sakit di rumah gue masih ada fisioterapi lagi, terapi bicara. Sampai sekarang aja gue ngomong masih agak belepotan," kata David Ozora dalam kanal YouTube The Leonardo's dikutip pada Jumat (19/1/2024).
Selain itu, David Ozora juga mengalami efek kesulitan menangkap pelajaran walau semudah apapun materinya.
"Sekarang masih ada sisa-sisanya (efek dari penganiayaan). Di sekolah pun gue belum bisa nangkap pelajaran di sekolah segampang apapun sampai sekarang," ungkapnya.
Onad yang penasaran mencoba untuk mengetes seberapa kesulitan David Ozora kembali menangkap pelajaran. Ternyata benar untuk hitungan sederhana ia masih sering salah.
"5+5 berapa Vid?" tanya Onad, "8," jawab David.
"7-3?" tanyanya lagi. "Berapa ya? 2?" ucap David ragu.
"Kalau 2 kali 2?" tanya Onad kembali, "4," kata David.
BACA JUGA: Viral Lego Special Edition Pengemis 'Aa Kasian Aa', Netizen: Gak Punya Hati
Diungkapkan David keadaannya memang terkadang bisa menangkap pelajaran sederhana tetapi tak jarang sebaliknya.
"Ya gitu kadang-kadang bisa, kadang-kadang nggak," katanya.
Remaja 17 tahun ini sendiri mengaku saat di rumah sakit tidak mengetahui kalau berita kasus penganiayaan dirinya heboh. Meski ia sempat memainkan ponsel sang ayah tetapi tidak mendapatkan informasi itu.
"Gue di rumah sakit aja minta hp sama bokap gue. Bahkan di hp itu enggak pernah ada tuh notif-notif dari IG bokap, postingan bokap gue kan banyak. Gue kayak nggak nyadar aja," ujar David Ozora.
Bahkan David tak mengetahui kalau ia bisa dirawat di ICU karena penganiayaan. Ia justru mengetahui dirinya dirawat karena kecelakaan.
"Gue pas di rumah sakit sempat nanya sama susternya. 'Nih gue kenapa bisa ada di sini di ICU?'. Kata susternya, 'Oh lu tabrakan di daerah Pondok Indah'. Dan gue percaya aja," tuturnya.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam
Artikel Terkait
News
-
Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya
-
Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan
-
Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026
-
Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam