Kritikus politik, Faizal Assegaf mengatakan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri harus segera bertemu guna membahas mengenai wacana hak angket dugaan kecurangan pemilu 2024.
Hak angket adalah hak konstitusional yang bisa digunakan partai politik (parpol) yang ada di DPR RI.
"Angket ini hak konstitusi rakyat yang disalurkan lewat partai-partai yang mau berdiri bersama rakyat, yaitu empat partai, PDIP, PKB, PKS, dan NasDem," kata kritikus politik Faizal Assegaf, sebagaimana dilihat dari video yang diunggah di X (Twitter) @Mdy_Asmara1701, dikutip penulis pada Selasa (27/2/2024).
Apabila ada pihak-pihak yang tak setuju bergulirnya hak angket dan menganggap pemilu 2024 berjalan secara baik dan adil, Faizal meminta partai-partai itu tak usah gusar menanggapi wacana hak angket.
"Mereka yang mungkin menganggap pemilu ini tidak curang, negara ini baik-baik saja, saya kira nggak usah tanggapi (wacana hak angket)," kata Faizal Assegaf.
Faizal lantas meminta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk tegas bersuara mendukung wacana hak angket ini, seperti yang dilakukan Surya Paloh.
"Sampai hari ini PDIP belum menunjukkan sikap, Ibu Mega belum keluar, belum menyampaikan suatu pidato yang sama dengan Surya Paloh," kata Faizal Assegaf.
Menurutnya, publik saat ini tengah menunggu pertemuan antara Megawati dan Surya Paloh untuk membicarakan mengenai bergulirnya hak angket ini di DPR.
"Publik menanti Ibu Mega dan Pak Surya segera kumpul, sehingga ini tidak jadi lagi perdebatan krusial. Ini betul-betul langkah yang konkret dan masuk ke arena penggunaan hak konstitusi secara efektif," ucapnya.
Wacana hak angket usut dugaan kecurangan pemilu 2024
Wacana hak angket ini awalnya diusulkan oleh calon presiden (capres) nomor 3, Ganjar Pranowo. Eks Gubernur Jawa Tengah ini meminta partai pendukungnya yang ada di DPR yakni PDIP dan PPP untuk mendukung bergulirnya hak angket.
Bak gayung bersambut, usulan hak angket dari Ganjar disambut baik oleh ketiga partai politik (parpol) pendukung dari kubu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN), yakni Partai NasDem, PKS, dan PKB.
Bahkan ketiga parpol pengusung AMIN sudah mengadakan pertemuan guna membahas hak angket.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Van Dijk Ragu Kluivert Bisa Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia, Kenapa?
-
Marselino Debut di Oxford United: Main di Piala FA, Langsung Kartu Kuning
-
Kluivert Jadi Pelatih, Marc Klok Harap Bisa Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Kepada Media Belanda, Marc Klok Sebut Shin Tae-yong Pelatih Diktator
-
Elkan Baggott Sukai Postingan Kabar Kluivert Jadi Pelatih Timnas, Siap Comeback?
Artikel Terkait
-
Disiarkan Langsung, KPU Mulai Gelar Pleno Rekapitulasi Suara Pemilu 2024 Besok
-
Pemungutan Suara Ulang Di Kuala Lumpur Akan Digelar 2 Hari, Ini Jadwalnya
-
Ungkap Kebobrokan Pemilu 2024, PBHI: Akan Dikenang di Medsos dan Bansos
-
KPU: 1.113 TPS Di 430 Kecamatan Sudah Lakukan PSU, PSL Dan PSS
-
30 Anggota DPR Ini Didesak Jadi Inisiator Hak Angket Dugaan Pemilu Curang
News
-
Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya
-
Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan
-
Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026
-
Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
Terkini
-
5 Peptide Sheet Mask untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Kulit Kenyal
-
Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah
-
Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang
-
Tak Seindah Ekspektasi: Novel 'Sisi Tergelap Surga' Buka-bukaan Fakta Pahit Kerasnya Jakarta
-
Tidak Semua Harus Dibagikan, Ini Alasan Pentingnya Membangun Batas Privasi di Dunia Maya