Meledaknya acara Clash of Champions yang diadakan oleh Ruang Guru untuk mengumpulkan para mahasiswa berprestasi dari beragai universitas ternama baik di dalam maupun di luar negeri dan berkompetisi, ternyata membawa dampak yang beragam bagi para pesertanya.
Beberapa peserta seperti Sandy dan Maxwell jadi semakin dikenal oleh masyarakat luas terutama di media sosial setelah keduanya muncul dalam game show ini. Keduanya telah mendapatkan pengikut lebih dari satu juta pengikut di Instagram masing-masing.
Meski demikian, ada pula dampak kurang mengenakan yang diterima peserta CoC, termasuk hujatan dan tanggapan negatif dari beberapa netizen. Berdasarkan cerita beberapa peserta CoC, ada peserta CoC lain yang mendapatkan hujatan.
Xaviera, Shakira, dan Sandy diundang dalam salah satu episode podcast Denny Sumargo yang berjudul ‘Rahasia di Balik Kecerdasan Mereka!! – Clash of Champions (Curhat Bang)’ dan tayang pada Rabu (10/07/2024) kemarin.
Denny Sumargo pun bertanya apakah ada peserta CoC yang menerima tanggapan negatif dari para netizen. Ketiganya kompak mengatakan ada teman mereka sesama peserta yang mengalami hal ini.
“Temen kita ada,” ujar Sandy.
Xaviera menjelaskan bahwa semua peserta acara ini adalah anak-anak cerdas dan brilian, sehingga tidak sepantasnya orang-orang hanya berpihak pada salah satu peserta saja.
“Kita di sini pengen ngasih tau kalo semua peserta CoC itu sangat-sangat brilian dan sangat pintar dan kita tuh udah kayak setelah karena acara ini tuh jadi keluarga banget. Udah beneran temen, jalan-jalan. Jadi kita jujur sedih banget kalau misalnya ada yang terhujat, tiba-tiba ada yang di-attack tanpa ada alasan yang jelas, karena menurut kita juga di acara ini tuh nggak bener-bener bisa nunjukkin seratus persen kemampuan kalian, karena ada faktor yang tadi itu ada banyak,” jelas Xaviera.
Tujuan awal mereka mengikuti acara ini adalah untuk menyebarkan hal positif agar para pelajar di luar sana termotivasi untuk rajin belajar.
“Betul sekali. Karena tujuan awal kita juga adalah pengen membawa dampak positif, bukan untuk membanding-bandingkan, bukan untuk apa, purely untuk pengaruh yang baik dan ya semuanya jadi rajin belajar,” ujar Xaviera kemudian.
Ketiganya kompak mengatakan para peserta CoC saling menyemangati dan membantu ketika ada peserta lain yang mengalami kesulitan.
“Bahkan kita punya grup anak-anak CoC, di situ ketika ada salah satu yang diomongin kita saling nyemangatin satu sama lain yang bener-bener kayak, semangat ya, pokoknya kita bakal ada satu sama lain dan kita terbuka, kayak kalo mau cerita ngobrol aja di grup ini,” jelas Shakira kemudian.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Perjalanan Nyonya Beniko Berlanjut, Toko Zenitendo Kembali Kedatangan Tamu
-
The Maidens: Novel Psychology Thriller yang Melibatkan Dosen dan Mahasiswi
-
Toko Misterius Tawarkan Jajanan Ajaib: Semua Keinginanmu Ada di Sini!
-
The Red Palace: Fiksi Sejarah Joseon Abad ke-18 yang Penuh Intrik Kerajaan
-
Naoko: Luka Kehilangan Orang Tersayang Dibalut Misteri Tak Masuk Akal
Artikel Terkait
-
Jadi Siswa Berhijab Satu-satunya di Korea, Xaviera Sempat Alami Struggle Identitas
-
Tampan dan Cerdas! Ini Profil Brian Clash of Champions Asal Magelang, Si Calon Dokter Jebolan UGM
-
Jadwal Tayang CoC Berubah 1 Episode per Minggu, Ternyata Ini Alasannya!
-
Sering Ngantuk Pas Dengar Penjelasan Dosen? Ini Tips Belajar ala Agas dan Aghna CoC
-
Sisi Lain Xaviera Putri Clash of Champions dan Dua Kakaknya yang Sama-Sama Pintar: 'Gesrek' dan Tukang Makan
News
-
Sulut Juara Umum, IHR Kejurnas Seri I Indonesia Derby 2026 Sukses Sedot 24 Ribu Penonton
-
Independensi Bank Sentral Diuji: Kenapa Pengunduran Diri Gubernur BI Bikin Investor Cemas?
-
Jepang Harus Belajar dari Indonesia? 4 Hal Ini Buktikan Transportasi Jakarta Lebih "Sat-Set"
-
Titik Balik Hidupku Dimulai dari Sebuah Kursi Kereta yang Kuberikan
-
Di Balik Gerakan Tanpa Kata, Bagaimana Pantomim Jadi Ruang Memulihkan Diri?
Terkini
-
Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan
-
Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu
-
Ditinggal Pergi Selamanya, Amanda Seyfried Kenang Momen Bersama Anabul
-
Ulasan The East Palace, Ketika Kutukan Masa Lalu Menghantui Takhta Kerajaan
-
Ironi Buku Preloved Mahal: Saat Nilai Ekonomi Menggeser Nilai Literasi