Jarak bukanlah halangan untuk tim dosen Psikologi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi untuk menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Kali ini pengabdian diselenggarakan di SMP Negeri 06 Muaro Jambi, Sabtu (21/9/2024) dengan mengangkat tema pencegahan perilaku delinquent pada fenomena kenakalan remaja di SMP Negeri 6 Muaro Jambi.
Kehadiran tim dosen psikologi Universitas Jambi disambut baik oleh pihak sekolah serta siswa-siswa yang ikut berpartisipasi pada kegiatan ini. Tema delinquent diangkat dalam pengabdian ini karena dianggap penting dan siswa-siswa SMP dinilai rawan melakukan tindakan delinquent.
Kartono (2009) menyebutkan bahwa perilaku delinquent merupakan perilaku menyimpang atau melanggar hukum yang dilakukan individu.
Di sisi lain, Santrock ahli psikologi dunia mendefinisikan delinkuen sebagai suatu rentang perilaku yang luas, baik perilaku yang tidak bisa diterima secara sosial seperti tidak mentaati peraturan di sekolah, pelanggaran (seperti melarikan diri dari rumah), dan tindakan kriminal (seperti merampas atau mencuri).
Wakil kepala sekolah SMP Negeri 6 Muaro Jambi Indah Wahyuni, S.Pd mengapresiasi program yang diselenggarakan oleh tim dosen Universitas Jambi khususnya pada program studi psikologi dan berpesan kepada seluruh siswa yang mengikuti kegiatan ini dapat mendengarkan dan menyimak dengan baik rangkaian acara yang akan diselenggarakan.
“Kami ucapkan selamat datang kepada bapak dan ibu dosen dari Psikologi Universitas Jambi, mudah-mudahan melalui kegiatan ini membuka mata siswa kami untuk dapat menghindari perilaku delinquent dan menjadi remaja yang positif penuh dengan kreatifitas dalam mengembangkan potensi diri,” ujar Indah.
Hadir pula dalam kegiatan ini ketua jurusan psikologi Universitas Jambi Dessy Pramudiani, M.Psi., Psikolog yang mendampingi tim dosen pengabdian.
Dalam sambutannya, Dessy mengucapkan terimakasih kepada pihak sekolah yang telah memberikan kesempatan bagi tim dosen psikologi Universitas Jambi untuk memberikan edukasi kepada siswa-siswa.
“Terima kasih kepada pihak sekolah yang telah memfasilitasi kami menyelenggarakan pengabdian di SMPN 6 Muaro Jambi. Besar harapan kami untuk dapat menjalin kerja sama dengan baik dengan sekolah, sehingga rangkaian kegiatan ini tidak hanya terhenti di sini namun terus berlanjut ke depannya,” ujar ketua jurusan psikologi Universitas dan juga menjabat sebagai ketua Himpunan Psikologi Indonesia Wilayah Jambi.
Narasumber pada kegiatan pengabdian ini yaitu Fadzlul, M.Psi., Psikolog yang memberikan materi-materi seputar delinquent.
Di hadapan siswa-siswa SMP Negeri 6 Muaro Jambi menjelaskan bahwa tindakan delinquent dapat menimbulkan korban fisik pada orang lain. Contohnya yaitu perkelahian yang berakibat luka fisik pada orang lain, pelecehan seksual yang akan mengakibatkan trauma pada korban, dan pembunuhan yang akan mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.
Selain itu, juga tindakan delinquent ini dapat menimbulkan kerugian materi seperti perusakan perlengkapan sekolah mematahkan kursi dan meja, memecahkan kaca jendela dan merusak pintu, mencuri barang orang lain, serta pemerasan dengan cara meminta barang milik orang lain secara paksa.
Terdapat juga delinquent sosial yang tidak menimbulkan korban pada orang lain yaitu penyalahgunaan obat terlarang, seks bebas, vandalism, serta delinquent yang melawan status yaitu perilaku yang dilakukan sebagai bentuk pengingkaran status tertentu pada anak.
Misalnya, di sekolah pelajar yang mengingkari statusnya dengan cara membolos sedangkan di rumah anak mengingkari statusnya dengan cara kabur dari rumah, dan membantah perintah orang tua.
Narasumber berpesan kepada siswa peserta untuk dapat menghindari tindakan delinquent karena juga beberapa diantaranya berkenaan dengan tindakan melawan hukum.
“Melalui kegiatan ini saya berharap siswa-siswa dapat sadar dengan tindakan delinquent yang sangat membahayakan diri dan tentu saja berdampak negatif pada individu yang melakukannya. Kenakalan remaja sering kali mengganggu konsentrasi dan motivasi belajar, sehingga berdampak pada prestasi akademik. Hal ini dapat menghambat mereka untuk mencapai potensi penuh,” ujar Fadzlul yang juga merupakan tokoh pendiri psikologi Universitas Jambi.
Kegiatan pengabdian ini terselenggara atas kerjasama antara dosen dan mahasiswa psikologi Universitas Jambi dengan SMP Negeri 6 Muaro Jambi.
Adapun tim dosen yang tergabung dalam panitia kegiatan ini yaitu Agung Iranda, M.A sebagai ketua beserta anggota Jelpa Periantalo, S.Psi., M.Psi., Psikolog, Hanna Widya Gultom, M.Psi., Psikolog, Annisa Dianesti Dewi, M.Psi dan Muhammad Ilham, M.Psi., Psikolog.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mencicip Pindang Khas Jambi di Telago Biru: Rasa, Cerita, dan Suasana yang Mengikat
-
Segar, Menyantap Somtam Thailand Kuah Asam di Raules Cafe & Resto
-
Santap Sambal Mangga dan Bebek Gurih di Dapur Makcik, Bikin Ketagihan
-
Tingkatkan Kepuasan Kerja, Psikologi UNJA Gelar Pelatihan bagiDosen PPPK
-
PKL Bukan Sekadar Formalitas, Saatnya Mahasiswa Belajar dari Realitas
Artikel Terkait
-
Kenapa Pemilik Akun Fufufafa Suka Bikin Postingan Saru? Begini Analisis Ahli Psikologi Forensik
-
Stop Body Shaming! Psikologi UNJA gelar Pengabdian di SMPN 17 Kota Jambi
-
Belajar dari Kasus Lolly-Nikita Mirzani, Akibat Kurang Kasih Sayang Orangtua?
-
Tim Dosen Paramedik IPB Beri Pengobatan Cacingan dan Vitamin pada Hewan Ternak di Kelurahan Mulyaharja
-
Pendidikan Reza Indragiri, Ahli Psikologi Forensik Berani Sebut Pemilik Akun Fufufafa Problematik
News
-
Gaya Kontras Dua Mantan di Senayan: Primus Yustisio Naik KRL, Nafa Urbach Keluhkan Macet
-
Nafa Urbach Gegerkan Senayan! Janji Gajinya Bakal Disalurkan ke Guru, Lalu Dari Mana Penghasilannya?
-
Cerai dari Pratama Arhan, Begini Deretan Sumber Kekayaan Azizah Salsha
-
Mbah Dul Tolak Ambil Bansos karena Masih Ada Setengah Karung Beras, Kontras dengan Tunjangan DPR
-
Minyak Kemiri Bikin Rambut Lebat dan Kuat, Ini Cara Bikinnya di Rumah!
Terkini
-
Bek Asing Persib Bandung Beberkan Tantangan Main di BRI Super League
-
Anti Repot, Tetap Cantik! Ini 4 OOTD Feminin Simpel ala Belle KISS OF LIFE
-
Dari Mimbar Megah hingga Meme: Mengurai Paradoks Kritik di Indonesia
-
Batal Lawan Kuwait, Timnas Indonesia Bisa Dapatkan 2 Keuntungan Jika Ajak Vietnam Beruji Tanding
-
Menendang Stereotip: Futsal Perempuan Mengubah Persepsi