Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) Periode I tahun 2025 mengadakan sosialisasi branding digital bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Rumah Kepala Desa Tiyuh Gunung Katun Malai, Tubaba, Tulang Bawang Udik, pada Selasa (21/1/2025).
Kegiatan ini berlangsung dari pukul 13.00 hingga 15.00 WIB dan diikuti oleh 15 ibu-ibu yang tergabung dalam Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
Sosialisasi ini mengangkat tema pentingnya branding dan pemasaran produk berbasis digital bagi UMKM. Ketua pelaksana kegiatan, Jeky Septa Anggara, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu ibu-ibu PKK dalam mendigitalisasi penjualan produk mereka agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
"Kami melihat potensi besar dari produk-produk yang dihasilkan oleh ibu-ibu PKK di sini. Namun, pemasaran mereka masih terbatas. Melalui sosialisasi ini, kami berharap dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk memasuki ranah digital," ujar Jeky.
Kegiatan sosialisasi branding digital ini diharapkan menjadi langkah awal bagi ibu-ibu PKK di Tiyuh Gunung Katun Malai untuk mengembangkan usaha mereka melalui pemasaran digital.
Dengan pengetahuan dan keterampilan yang telah mereka peroleh, diharapkan produk-produk lokal dapat dikenal lebih luas dan meningkatkan pendapatan keluarga.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi contoh nyata peran serta mahasiswa KKN dalam memberdayakan masyarakat dan berkontribusi pada pembangunan daerah.
Kegiatan diawali dengan pembuatan makanan khas bersama-sama, menciptakan suasana keakraban antara peserta dan anggota KKN.
Selanjutnya, narasumber, Diajeng Oktavini dan Cahya Ashari, menyampaikan materi presentasi tentang konsep branding dan strategi pemasaran digital. Mereka juga memberikan pelatihan praktis tentang cara membuat akun penjualan di platform e-commerce Shopee.
Ibu-ibu PKK terlihat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi mengenai berbagai aspek pemasaran digital. Salah satu peserta, mengaku sangat terbantu dengan adanya sosialisasi ini.
"Saya selama ini hanya menjual produk secara langsung di lingkungan sekitar. Setelah mengikuti sosialisasi ini, saya jadi lebih paham bagaimana cara memasarkan produk secara online. Saya sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN yang telah memberikan ilmunya," ujarnya.
Kegiatan sosialisasi branding digital ini merupakan salah satu wujud nyata dari kontribusi mahasiswa KKN Unila dalam memberdayakan masyarakat. Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan UMKM di Tiyuh Gunung Katun Malai dan sekitarnya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Review Novel Mustika Zakar Celeng: Satire Tajam tentang Obsesi Manusia
-
Mata Ganti Mata, Gigi Ganti Gigi: Novel Penebusan karya Misha F. Ruli
-
Darurat Arogansi Aparat: Menilik Dampak Kerugian Pedagang karena Es Gabus Dikira Spons
-
Lestarikan Bahasa Daerah, Mahasiswa Unila Gelar Layar Sastra Dua Bahasa
-
Singgung Profesionalisme: Vtuber ASN DPD RI, Sena Dapat Kritik Pedas Publik
Artikel Terkait
-
Lawan Judi Online, KKN Unila Sosialisasikan Bahaya Judol di Kampung Lingai
-
Pengunjung BRI UMKM EXPO(RT) 2025 Mencapai 50 Ribu Orang, Simak Layanan Shuttle Bus Gratis ke Pameran Ini
-
BRI Terdepan Hapus Utang UMKM, Dukung Langkah Strategis Pemerintah!
-
Tembus Rp171 Triliun, Anggaran MBG Diharapkan Beri Efek Ganda Bagi UMKM
-
Nikmati Kopi dari Barista Terbaik Indonesia Brewers Championship di BRI UMKM EXPO(RT) 2025!
News
-
Bukan Sekadar Objek Politik: Saatnya Anak Muda Jadi Mitra Strategis Kawal Isu Daerah
-
IHR: Perebutan Piala Raja Mangkunegaran dan Laga Krusial Triple Crown di Tegalwaton
-
Berburu Hidden Gem Modest Fashion di Tengah Kota: Last Stock Sale 2026 Resmi Dibuka!
-
Main Karet di GBK Bareng Komunitas Bermain: Nostalgia Seru yang Kadang Terbentur Ribetnya Izin
-
Siap-Siap! Perunggu hingga Kelompok Penerbang Roket Bakal Guncang Depok di The Popstival Vol. 2
Terkini
-
Lawan di Sungai, Kawan dalam Kehidupan: Mengintip Sisi Humanis Pacu Jalur
-
Mampu Bertahan Adalah Prestasi: Mengapa Kita Harus Berhenti Mengejar Puncak yang Salah
-
GTO Kembali! Takashi Sorimachi Jadi Eikichi Onizuka Lagi Setelah 28 Tahun
-
Jadi "Patrick Otak Besar": Strategi Survival Saat Gaji Habis Ditelan Harga Beras
-
Overworked tapi Underpaid: Realita Dunia Kerja yang Diam-diam Dinormalisasi