Mahasiswa KKN-PLP Periode 1 tahun 2025 Universitas Lampung di Desa Lingai sukses menggelar sosialisasi bahaya judi online pada tanggal 31 Januari 2025 pukul 20.00 WIB di Balai Rakyat Kampung Lingai, Kecamatan Menggala Timur. Kegiatan ini diikuti oleh 25 pemuda-pemudi Kampung Lingai.
Sosialisasi yang bertemakan "Ketagihan yang Mahal, Pilihan yang Fatal" ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pencegahan kepada pemuda-pemudi Desa Lingai mengenai bahaya judi baik secara konvensional maupun online, serta tindak pidana bagi penyedia atau pengguna judi online.
Acara dibuka oleh Bapak Tobroni selaku Ketua BPK Kampung Lingai. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN dalam mengadakan kegiatan yang sangat penting ini.
"Kami berharap, melalui sosialisasi ini, para pemuda-pemudi di kampung kita dapat lebih memahami bahaya judi online dan menjauhi segala bentuk perjudian," ujarnya.
Pentingnya Cegah Judi Online
Materi sosialisasi disampaikan oleh Brigpol Rolis Aditia dan perwakilan mahasiswa KKN-PLP, Olsen Agustinus Simorangkir (Pendidikan Sejarah).
Olsen Agustinus Simorangkir memaparkan pengertian judi online, dampak dari bahaya judi online, faktor yang mempengaruhi dari judi online, dan solusi menangani judi online.
Mendukung penjelasan Olsen, Brigpol Rolis Aditia menjelaskan lebih detail tentang berbagai modus operandi judi online, dampaknya bagi individu dan masyarakat, serta konsekuensi hukumnya termasuk cara menghindari jebakan judi online.
Para peserta sosialisasi terlihat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi tentang berbagai modus perjudian online.
Ketua pelaksana kegiatan, Mae Lisa Indriyani (PGSD), menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan kolaborasi langsung dengan Bhabinkamtibmas Desa Lingai.
"Kami berharap, kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif bagi upaya pencegahan perjudian di Kampung Lingai," katanya.
Selain Mae Lisa Indriyani dan Olsen Agustinus Simorangkir, anggota kelompok KKN-PLP Desa Lingai lainnya yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Azi Feriando (Pendidikan Jasmani), Zahra Amelia (PBSI), Dewi Rahayu (PPKn), Dian Ayu Nadila (PGSD), Dian Marleni (Pendidikan Bahasa Inggris), dan Liza Dwi Wahyuni (PGSD).
Kegiatan sosialisasi bahaya judi online ini merupakan salah satu wujud nyata dari pengabdian mahasiswa KKN-PLP Unila kepada masyarakat.
Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesadaran masyarakat akan bahaya judi online dan mendorong terciptanya lingkungan yang bebas dari perjudian.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Review Novel Mustika Zakar Celeng: Satire Tajam tentang Obsesi Manusia
-
Mata Ganti Mata, Gigi Ganti Gigi: Novel Penebusan karya Misha F. Ruli
-
Darurat Arogansi Aparat: Menilik Dampak Kerugian Pedagang karena Es Gabus Dikira Spons
-
Lestarikan Bahasa Daerah, Mahasiswa Unila Gelar Layar Sastra Dua Bahasa
-
Singgung Profesionalisme: Vtuber ASN DPD RI, Sena Dapat Kritik Pedas Publik
Artikel Terkait
-
Tragedi Keluarga Tewas di Tangerang karena Judol, DPR Desak Darurat Nasional Judi Online!
-
KKN-T IPB Ciptakan APS: Pendekatan Inovatif Mengurangi Sampah Desa Ciherang Bogor
-
Antigaptek! Mahasiswa KKN Unila Sosialisasikan Marketplace di Sendang Agung
-
KKN Unila Gencarkan Sosialisasi Bahasa Indonesia di SDN 1 Warga Indah Jaya
-
KKN Unila Gandeng Karang Taruna Warga Makmur Jaya Gelar Sosialisasi DBD
News
-
Unik! Festival Musik 'Padepopan: Sweet Escape' Siap Guncang Terminal Jatijajar Depok
-
Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?
-
Euforia Harvest Moon dan Ironi Warga Kota Besar yang Dijajah 'Polusi Cahaya'
-
Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!
-
Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi
Terkini
-
Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi
-
Anggaran Habis, Program Mati: Ada yang Salah dengan Cara Pemerintah Bekerja
-
Bye Kusam dan Lelah di Siang Hari! 4 Spray Serum Vitamin C Bikin Glowing
-
Review Film The Scout: Karakternya Menarik Kendati Emosinya Tertahan
-
The Impossible Heir: Ketika Ambisi Membuat Kita Kehilangan Diri Sendiri