Baca 10 detik
- Presiden Prabowo merombak posisi Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut), mencopot Sulaiman Umar dan melantik kader Gerindra, Rohmat Marzuki.
- Pergantian ini menjadi sorotan karena latar belakang Sulaiman yang seorang dokter kontras dengan Rohmat yang merupakan Sarjana Kehutanan dari UGM.
- Penunjukan Rohmat, kader loyal Gerindra, dinilai sebagai langkah strategis untuk menempatkan figur dengan kompetensi teknis yang sesuai di bidang kehutanan.
Presiden Prabowo Subianto resmi merombak kabinetnya, termasuk Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut), Rabu (17/9/2025). Sulaiman Umar diberhentikan dari posisinya, digantikan oleh Kader Gerindra, Rohmat Marzuki. Pergantian ini kemudian menjadi sorotan publik karena pengalaman dan latar belakang keduanya yang berbeda.
Sulaiman: Dokter yang masuk ke Kehutanan
Sulaiman Umar lahir di Pagatan, Kalimantan Selatan, pada 16 April 1982. Ia justru menempuh pendidikan kedokteran, lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Muslim (UM) pada 2005.
Sebelum menjadi Wamenhut, Sulaiman dikenal lewat kiprah organisasi, antara lain sebagai ketua Umum KNPI Tanah Bumbu, Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Tanah Bumbu, hingga Wakil Ketua PMI setempat.
Ia juga sempat duduk di kursi DPR RI, terutama di bidang energi dan sumber daya mineral (dikutip dari website Kementerian Kehutanan).
Rohmat: Kader Loyal Gerindra dengan basis Kehutanan
Berbeda dengan Sulaiman, Rohmat Marzuki lahir di Magelang, Jawa Tengah, tanggal 11 Oktober 1980. Ia menempuh pendidikan di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) dan lulus sebagai sarjana kehutanan (S.Hut.), Ia memiliki latar belakang akademis yang sangat sesuai dengan posisinya saat ini.
Selain akademis, Rohmat juga aktif dalam politik lokal Jawa Tengah. Karier politiknya cukup panjang di Partai Gerindra. Rohmat pernah menjabat sebagai Bendahara DPD Gerindra Jawa Tengah, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jawa Tengah periode 2024-2029, dan anggota DPRD dari daerah pemilihan Grobogan-Blora.
Dengan latar belakang tersebut, Rohmat dinilai memiliki basis teknis sekaligus politik untuk menjalankan tugas di kementerian. Kepercayaan Prabowo kepada Rohmat erat kaitannya dengan loyalitasnya di partai sekaligus kompetensinya di bidang kehutanan.
Pergantian ini tentu menarik perhatian karena memunculkan dua wajah yang berbeda di kursi Wamenhut.
Seorang dengan basis medis dan aktivisme organisasi (Sulaiman), beralih ke figur dengan seseorang yang berlatar belakang pendidikan kehutanan serta jalur politik legislatif (Rohit). Hal ini menjadi cermin bagaimana reshuffle bukan hanya pergantian orang, tetapi juga pergeseran arah.
Namun, pergantian ini juga memunculkan satu pertanyaan: apakah perubahan Wamenhut hanya sebagai rotasi politik atau menandakan bahwa pemerintah memiliki strategi yang lebih baik terhadap pengelolaan sektor kehutanan yang sesuai dengan kepentingan lingkungan, ekonomi, dan politik?
Publik kini menanti bagaimana Rohmat membawa jalur perubahan positif dan warna baru dari kepemimpinannya.
Baca Juga
-
Dari Lumpur Pantai Baros: Mengubah Aksi Tanam Mangrove Jadi Seni dan Refleksi Diri
-
Lebih dari Sekadar Angkat Senjata, Ini Cara Bela Negara di Kehidupan Sehari-hari
-
Restitusi untuk Korban Tindak Pidana Masih Sulit Direalisasikan
-
Dirut ANTAM dari Eks Tim Mawar, Negara Tutup Mata soal Rekam Jejak HAM
-
Rp17 Miliar Terkumpul, Musisi Indonesia Peduli bagi Korban Bencana
Artikel Terkait
-
Kritik Pedas Rocky Gerung Respons Reshuffle Prabowo: Cuma 'Dikocok Ulang', Hasilnya Sama Saja
-
Suara Live: Evaluasi Kinerja? Prabowo Copot 4 Pejabat, Sinyal Perubahan Besar di Kabinet Merah Putih
-
Jejak Politik Hendrar Prihadi: Disayang Jokowi, Didepak Prabowo, PDIP Resmi Jadi Oposisi Murni?
-
Pengamat: Reshuffle Prabowo Tepis Bayang-bayang Jokowi dan Kirim Pesan ke PDIP
-
Benteng Terakhir PDIP Runtuh! Prabowo Copot Hendrar Prihadi, Sinyal 'Sapu Bersih' Kabinet?
News
-
Syiar Muhammadiyah di Papua Barat: Rektor UMPB Pastikan RTL Baitul Arqam Berjalan Tuntas
-
Riset Terbaru: Siram Atap dengan Air Hujan Terbukti Tekan Penggunaan AC saat Gelombang Panas
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?
-
Konsolidasi Kaderisasi di Tanah Papua, UNIMUTU Gelar Baitul Arqam Pertama Kali
-
Bakar Semangat Belajar Siswa Desa, KKN Unisri Sukses Gelar Aksi Inspiratif di SDN 1 Slogo Tanon
Terkini
-
Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan
-
Kirsten Dunst Gabung Sekuel The Housemaid, Intip Sinopsis dan Jadwal Tayang
-
Mau Tampil Gentle? Intip 4 OOTD Dandy Smart Casual ala Kang Hoon
-
5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos
-
Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara