Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini diminta untuk menghentikan kebiasaan memberikan komentar terhadap kebijakan kementerian lain.
Menanggapi pernyataan itu, Purbaya menepis tudingan tersebut dengan tegas. Ia membantah bahwa dirinya tidak pernah mencampuri kebijakan kementerian lain.
"Saya nggak komentari kementerian yang lain. Saya bodo amat," kata Purbaya di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, dikutip dari Instagram @lambegosiip, Jumat (17/10/2025).
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kepentingannya terkait dengan kementerian lain hanyalah soal penyerapan anggaran.
βTapi gini, saya berkepentingan (untuk soal) anggaran. Saya serap. Kalau nggak diserap, saya ambil uangnya. Itu aja. Saya nggak komentari kerja mereka,β tambah Purbaya.
Menurut Menkeu, setiap tahun dari anggaran yang diberikan Kementerian Keuangan untuk kementerian dan lembaga tidak semua terserap secara optimal.
Oleh karena itu, sebagai Menteri Keuangan, ia memiliki tanggung jawab untuk memastikan anggaran terserap secara optimal. Jika anggaran tidak digunakan atau terserap oleh kementerian/lembaga, maka Kemenkeu berhak menarik kembali dan mengalokasikannya untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak.
Sebelumnya, Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, meminta agar Purbaya lebih menjaga komunikasi politik dan fokus membangun sinergi dalam tim ekonomi pemerintah, serta tidak sibuk mengomentari kinerja kementerian lain.
Mukhamad Misbakhun meminta Menteri Keuangan menghentikan kebiasaan tersebut. Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk peringatan agar Purbaya lebih fokus pada penyusunan kebijakan fiskal dan pembangunan ekonomi sesuai visi Presiden Prabowo Subianto.
Cuplikan video tersebut menuai kekhawatiran warganet terhadap sosok Menteri Keuangan yang telah berdiri untuk pro terhadap rakyat serta membelanya demi tegaknya keadilan.
"Kok aku khawatir ya dengan posisi Bapak Menteri Keuangan ini, takut banget dicari-cari kesalahannya. Soalnya beliau pro rakyat," tulis @cha*** di kolom komentar.
"Ya Allah, Pak, hati-hati. Ngeri bapak dizalimin doang. Sehat-sehat ya, Pak," sahut @nov*** memberi apresiasi.
"Kalau nggak dukung Pak Purbaya artinya dia ada masalah, sesimpel itu," ujar @juj***.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
Humor Jurnalistik: Belajar Menulis Tajam Tanpa Harus Mengernyitkan Dahi
-
Samsung Galaxy A07s Resmi Meluncur, Bawa Helio G99+, Baterai 5.000 mAh dan Update OS 6 Tahun
-
Ingin Beli Galaxy S26 FE Lebih Hemat? Ini Cara Dapat Potongan Rp500 Ribu
-
Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?
-
Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?
Artikel Terkait
-
Dasco Ucapkan Selamat HUT ke Prabowo: Kami Diajarkan Kesetiaan, Kepercayaan, dan Kehormatan
-
Goda Prabowo ke Purbaya, Siap Kasih Hadiah Jika Ekonomi Tumbuh Lebih dari 5,5 Persen
-
Prabowo Mau Beli Jet Tempur China Senilai Rp148 Triliun, Purbaya Langsung ACC!
-
Keponakannya Masuk Konten Ponpes Trans7, Wakil Ketua DPR RI Juga Ingin Laporkan Pihak TV
-
Menkeu Purbaya Mulai Tarik Pungutan Ekspor Biji Kakao 7,5 Persen
News
-
Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya
-
Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan
-
Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026
-
Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam