Para guru se-Kapanewon Ngaglik mengikuti workshop menulis artikel untuk meningkatkan kemampuan literasi dan menulis kreatif mereka di Savita Garden Inn pada Kamis (13/11/2025).
Kegiatan bertema “Menulis dari Hati, Menginspirasi Negeri” ini digelar untuk meningkatkan kemampuan literasi dan keterampilan menulis guru, sekaligus membuka ruang bagi pendidik untuk mempublikasikan karya mereka di platform digital.
Acara ini diawali dengan sambutan dan perkenalan tujuan pelaksanaan workshop. Sejak awal para guru terlihat sangat antusias dan bersemangat untuk memulai kegiatan ini.
Antusiasme Guru Warnai Kegiatan Workshop
Memasuki sesi utama, para guru mendapatkan materi penulisan dari Rendy Adrikni Sadikin sebagai Kepala Biro Suara Jogja. Dalam penyampaiannya, ia mengajak peserta memahami teknik membangun tulisan dengan jujur, terstruktur, dan bersumber dari pengalaman personal.
Kelas menjadi sangat hidup karena banyak guru yang aktif berdiskusi, mengajukan beberapa pertanyaan.
Selain materi penulisan, peserta juga diperkenalkan dengan platform Arkadia.me, ruang digital yang memungkinkan para guru menuliskan sekaligus mempublikasi karya mereka. Peserta mendapatkan pelatihan penggunaan platform Arkadia.me, belajar membuat akun, mencoba menulis, dan memahami alur penerbitan karya.
Karya tulisan mereka yang sudah dipublikasikan berkesempatan ikut dalam kompetisi menulis artikel untuk para guru se-Kapanewon Ngaglik sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan proses belajar mereka.
Workshop ini turut mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak pendidikan di Ngaglik, termasuk ketua K3S, PGRI, KORPRI Sub Unit Ngaglik, serta perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Pada akhir acara, sesi refleksi dan tanya jawab menjadi momen yang tak kalah menarik. Banyak guru yang membagikan ilmu baru tentang menulis artikel yang baru saja mereka dapatkan di workshop ini, serta menyampaikan harapan agar kegiatan seperti ini terus berlanjut sebagai dukungan konkret bagi peningkatan literasi pendidik.
Workshop hari itu berakhir dengan semangat baru. Para guru pulang membawa keyakinan bahwa menulis bukan hanya tentang merangkai kata, tetapi juga tentang menyampaikan suara, pengalaman, dan inspirasi banyak orang.
Baca Juga
-
Campaign Anti-Bullying, Suara.com dan BLP UNISA Kunjungi SMA Mutiara Persada
-
100 Perempuan Muda Siap Raih Mimpi Bersama Glow & Lovely Bintang Beasiswa 2025
-
Rayakan Natal dan Tahun Baru 2026 Penuh Warna di Satoria Hotel Yogyakarta
-
Segera Tayang! Intip 4 Fakta Menarik di Balik Film 'Belum Ada Judul'
-
Jangan Salah Pilih Warna! 4 Cat Rambut untuk Kulit Sawo Matang
Artikel Terkait
-
Sepenggal Perjalanan Menjadi Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
-
Literasi dan Numerasi Menurun: Alarm Bahaya untuk Pendidikan Nasional?
-
Link Download Logo Hari Guru Nasional 2025 Kemendikdasmen, Versi Berwarna dan Hitam-Putih
-
Tema dan Link Download Logo Hari Guru Nasional 2025 Versi Kemenag: Format PNG, JPG dan PDF
-
Guru Luwu Utara yang Dipecat Karena 'Bantu' Honorer Kini Direhabilitasi Penuh oleh Presiden Prabowo
News
-
Korea Selatan Resmi Berlakukan UU Goo Hara, Batasi Hak Waris Orang Tua Penelantar Anak
-
Resolusi Logis Awal Tahun Perempuan Modern di Tengah Tekanan Multiperan
-
Lebih dari Sekadar Kebiasaan: Bahaya Kecanduan Scrolling bagi Kesehatan Mental Remaja
-
Gagal Liburan karena Kerja? Lakukan Cara Ini Agar Mood Tetap Terjaga
-
4 Rekomendasi Restoran BBQ di Jakarta, Surganya Pencinta Daging Berkualitas
Terkini
-
Review Film Lilim: Teror Sunyi tentang Dosa, Trauma, dan Iman yang Retak
-
4 Cleansing Water Brand Korea Tea Tree Ampuh Hapus Makeup dan Lawan Jerawat
-
Selepas Maghrib, Ada Anak Kecil yang Memanggilku dari Arah Kuburan Tua
-
CERPEN: Tombol Lift ke Lantai Tiga
-
5 Inspirasi OOTD Pakai Boots ala Blue Pongtiwat, Tampil Trendi tanpa Ribet!