Mengganti ponsel lama dengan ponsel keluaran terbaru sering kali menjadi kebutuhan yang dapat mendukung produktivitas dan mobilitas harian. Namun, mengeluarkan uang jutaan rupiah tanpa rencana yang matang juga akan membuat rencana keuangan bulanan menjadi berantakan.
Untuk mengatasi hal itu, salah satu opsi paling populer adalah fasilitas cicilan 0 persen. Jika dikelola dengan tepat, fitur ini memungkinkan kita untuk mendistribusikan beban biaya tanpa perlu membayar bunga tambahan.
Dua Pilihan Utama Mendapatkan Fasilitas Bunga 0 Persen
Berikut adalah dua cara utama untuk mendapatkan bunga nol persen:
1. Kartu Kredit
Ini adalah cara yang paling umum. Umumnya, bank bekerja sama dengan merchant seperti Erajaya, iBox, atau bahkan marketplace untuk membagi harga barang menjadi 12, 18, hingga 24 bulan tanpa bunga.
2. Paylater dan Fintech
Khusus hal ini, Kalian bisa menggunakan aplikasi tertentu, seperti Kredivo, Akulaku, atau Shopee PayLater. Aplikasi-aplikasi tersebut sering menawarkan promo bunga 0% untuk jangka waktu pelunasan pinjaman yang relatif pendek, biasanya 1–3 bulan bagi pengguna terpilih atau ketika ada event tertentu.
Strategi agar Cicilan Lancar dan Menguntungkan
Nah, supaya auto-approved, pastikan limit kartu kredit atau paylater-mu masih mencukupi harga total HP dan bukan hanya nilai cicilan per bulannya. Selain itu, promo cashback juga bisa dimanfaatkan! Jangan sampai kelewatan! Sebab, sering kali cicilan 0% bisa digabung dengan promo kartu kredit berupa cashback hingga ratusan ribu rupiah. Jadi, jangan lupa cek banner promosi di marketplace sebelum checkout, ya!
Hal terakhir yang perlu diperhatikan, jangan sampai tergiur tenor panjang jika sudah memiliki rencana ganti HP tahun depan. Pilihlah tenor yang rasional dan sesuai dengan kemampuan bayar bulananmu.
Waspadai Jebakan Biaya Tersembunyi
Melihat berbagai keuntungan tersebut, rasanya memang sangat menggiurkan untuk segera melakukan transaksi dan ganti HP baru. Namun, sebelum terburu-buru menggesek kartu atau menekan tombol layar, tetaplah benar-benar jeli dan waspadai beberapa variabel biaya yang sering kali ‘diselipkan’ dalam kontrak cicilan karena bisa menjebak untuk mengeluarkan biaya yang tidak perlu.
Perhatikan admin fee karena beberapa platform tetap mengenakan biaya admin di awal, seperti 1–3% dari harga barang. Selain itu, periksa juga apakah ada biaya proteksi atau asuransi tambahan yang otomatis tercentang. Hal yang paling penting adalah mengingat denda keterlambatan. Cicilan 0% bisa saja berubah menjadi ‘mimpi buruk’ jika terlambat membayar satu hari saja karena bunganya bisa sangat tinggi dan beruntun.
Terkadang harga tunai dan harga cicilan berbeda. Umumnya harga tunai lebih murah dibandingkan dengan harga cicilan. Jadi, jangan lupa hitung kembali selisihnya agar tidak membebani.
Kesimpulan: Bijak dalam Mengelola Cicilan
Cicilan 0% merupakan alat keuangan yang sangat baik jika dimanfaatkan dengan disiplin. Intinya, pastikan membeli HP karena butuh fungsinya, bukan sekadar lapar mata. Dengan prinsip ini, HP baru bisa segera digenggam dan arus kas bulanan tetap aman.
Baca Juga
-
Metode Baca Bareng di Taman: Cara Ibu-Ibu Jagakarsa Mengajarkan Anak Mencintai Buku Tanpa Paksaan
-
Satu Tante yang Teredukasi Bisa Berdayakan Satu Keluarga, Gimana Caranya?
-
Lari dari Adiksi Gawai dan Stres Domestik: Para Ibu di Klabu Temukan Kewarasan Lewat Literasi
-
Dear Tante: Saat Sosok "Aunty" Hadir Menjadi Support System Hangat bagi Ibu Baru
-
Fenomena 'Digital to Reality': Mengapa Interaksi Online Jadi Kunci Konser Artis Mancanegara?
Artikel Terkait
-
Bahaya Paylater dan Present Bias: Mengapa Kita Sulit Menabung Setelah Gajian?
-
Aplikasi Buy Now Paylater Bukan Sekadar Tren Tapi Kebutuhan
-
7 Mobil Baru Cicilan 2 Jutaan, Solusi Anti Kehujanan Pas untuk Gaji UMR
-
Jangan Salah Pilih! Ini 6 Perbedaan Utama Paylater dan Kartu Kredit
-
Gaji Rp5 Juta Bisa Dapat Mobil Apa? Ini 5 Rekomendasi Mobil Murah dan Tips Biar Cicilan Tak Seret
News
-
Desa Les Buleleng: Saat Tradisi Garam Kuno Berpadu dengan Inovasi Modern
-
Merawat Syiar Islam Berkemajuan: Peringatan 666 Tahun Islam Masuk Papua di Fakfak
-
Ancaman El Nino 2026: Luas Area Terindikasi Terbakar Capai Tiga Kali Lipat Daratan Jakarta
-
Pariwisata Maju, Lalu Lintas Mundur: Sisi Gelap di Balik Viralnya Situ Kamojing Cikampek
-
Garam Palungan Desa Les: Menjaga Warisan Leluhur di Bawah Matahari Bali Utara
Terkini
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?
-
Bencana dari Hal Sepele: Bahaya Buang Puntung Rokok Sembarangan di Musim Kemarau
-
"The Rock from the Sky" dan Pelajaran tentang Berani Menghadapi Perubahan
-
Fenomena AI Slop: Mengapa Poster UMKM Makin Seragam dan Bikin Kita Bosan?