Bagi para pencinta kuliner yang sedang berkunjung ke Batam, mencicipi hidangan legendaris Mie Tarempa adalah sebuah kewajiban yang tidak boleh dilewatkan. Kuliner khas yang berasal dari daerah Tarempa, ibu kota Kabupaten Kepulauan Anambas ini, kini bertransformasi menjadi salah satu ikon populer dengan banyak cabang di seantero Batam.
Salah satu yang saya datangi berlokasi strategis di Komplek Graha Mas, Jalan Laksamana Bintan. Kedai ini mengusung konsep bangunan ruko semi-outdoor yang sangat nyaman dikunjungi saat pagi hari untuk sarapan, ataupun sore hari sekitar pukul empat ketika cuaca mulai sejuk dan tidak terlalu panas menyengat.
Perbedaan Mencolok Mie Tarempa dan Mie Aceh
Sebagai pencinta mie, saya sudah penasaran banget dari dulu dengan Mie Tarempa ini. Sekilas Mie Tarempa sering kali dibanding-bandingkan dengan Mie Aceh. Padahal, jika dibedah lebih dalam, kedua jenis hidangan legendaris ini memiliki karakteristik keunikan serta perbedaan yang sangat kontras dari berbagai sisi.
Secara visual, perbedaan mencolok pertama terletak pada bentuk adonan mi itu sendiri. Jika Mie Aceh memiliki bentuk adonan bulat tebal yang menyerupai helaian spageti khas Italia, Mie Tarempa justru tampil beda dengan karakteristik mi yang berbentuk jauh lebih pipih, lebar, serta memiliki tekstur mengunyah yang cenderung sangat kenyal di mulut.
Tidak hanya pada fisik mi saja, perbedaan esensial yang paling mendasar juga ditemukan pada profil rasa serta jenis bumbu dasar yang diaplikasikan. Mie Aceh terkenal dengan bumbu kari kentalnya yang sangat pekat, kuat, serta dominan rasa gurih, asam, dan pedas yang membakar lidah karena memakai belasan jenis rempah asli.
Sementara itu, Mie Tarempa menawarkan cita rasa gurih yang lebih lembut dan ramah di lidah karena proses memasaknya dipadukan dengan suwiran daging ikan tongkol atau cakalang. Sentuhan kaldu hasil laut inilah yang menjadi kunci utama mengapa rasa gurih alaminya terasa begitu autentik, segar, dan tidak membuat enek. Bagi pengunjung yang kurang menyukai rasa pedas tinggi, kadar pedas hidangan ini bisa disesuaikan dengan selera cukup dengan menyampaikannya kepada pramusaji saat memesan.
Tingkat fleksibilitas dalam metode penyajian juga menjadi daya tarik tersendiri dari kuliner khas Kepulauan Riau ini. Setiap pengunjung diberikan kebebasan untuk memilih tiga variasi gaya memasak yang berbeda, yaitu varian kering (goreng), varian kuah, atau varian lembap (nyemek) bagi yang mendambakan sedikit genangan kuah kental gurih di piring mereka.
Pilihan variasi topping yang ditawarkan pun beragam, mulai dari potongan daging sapi hingga aneka hidangan laut segar (seafood). Bahkan, kedai ini juga menyediakan menu bihun, kwetiau, hingga nasi goreng yang diracik dengan bumbu khas yang sama lezatnya.
Luti Gendang, Panada Abon Khas Anambas
Menariknya lagi, pengalaman kuliner di kedai ini belum lengkap tanpa mencicipi Luti Gendang, camilan pendamping ikonik yang selalu mendapatkan ulasan tinggi. Kudapan yang wujudnya mirip roti panada ini menyajikan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam, dengan isian abon ikan manis gurih. Dijual dengan harga ekonomis sekitar empat ribu rupiah saja per buah, Luti Gendang sering diborong oleh wisatawan sebagai oleh-oleh.
Kedai ini bahkan menyediakan opsi setengah matang agar bertahan lebih lama selama perjalanan jauh. Secara keseluruhan, dengan patokan harga menu utama yang berkisar antara 19 ribu hingga 28 ribu rupiah saja, destinasi kuliner ini sukses menawarkan paket lengkap: rasa yang lezat, porsi yang lumayan mengenyangkan sampai saya harus membungkusnya untuk dibawa ke rumah, dan harganya yang ramah di kantong.
Baca Juga
-
Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender
-
Mengapa Pikiran Memengaruhi Keadaan Kita? Review Buku The Law of Attraction
-
Trauma Nyata Perempuan Korban Perang Dunia I dalam Buku Testament of Youth
-
Review Buku Chernobyl: Saat Politik Mengalahkan Kebenaran
-
Campur Bahasa Gen Z: Bukti Kecerdasan Otak atau Kemunduran Linguistik?
Artikel Terkait
-
PLTS Terapung Tembesi 74 Persen Rampung
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Buntut Blackout Batam-Bintan, Bukti Rambut Kera di Trafo Seret 5 Orang Jadi Tersangka
-
Blackout Batam Bikin Curiga, Bos PLN Tak Tahu Penyebabnya
-
Ibu Korban Blackout Batam: Hasil Pompa ASI Berminggu-minggu, Basi Dalam Hitungan Jam
News
-
Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!
-
Tembus Grand Final, 5 Tim Futsal Putri Maju ke Puncak AXIS Nation Cup 2026
-
Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026
-
AXIS Nation Cup 2026 Memasuki Puncak, 16 Tim Berebut Gelar Juara di Jakarta
-
Bingung Mulai Investasi? New BIONS by BNI Sekuritas Bikin Semua Jadi Mudah
Terkini
-
Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko
-
Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?
-
Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog
-
Warisan Resep Dapur Ibu
-
Ngeri Banget! Serial Carrie Buktikan Cyberbullying Jauh Lebih Kejam dari Kutukan