Ilustrasi pantai (Pixabay 12019)
Kala senja dengan afsun merah nan indah
Surya perlahan tenggelam dari ufuk barat
Burung-burung camar bertebaran pulang
Gulungan ombak nan deras menyapa daratan
Langit mulai menghitam menginjak malam
Terang benderang purnama menyapa malam
Lambaian pohon nyiur dengan tenang menyapa
Menyendiri bersandar di bawah pohon nyiur
Pohon nyiur berdiri dengan gagah tegaknya
Hembusan-hembusan angin nan sejuk dan damai
Kunyalakan api unggun menambah hangatnya malam
Kala hawa dingin menusuk-nusuk raga
Kalbu dan pikiran menjadi tenang dan hangat
Merah membara api unggun memecah gelap malam
Berkumul sarung ditemani sebatang kretek
Kumainkan alunan melodi-melodi gitar kian syahdu
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital
-
Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala
-
Kesenjangan Harga dan Gaji: Mengapa Makanan di Mal Makin Tak Terjangkau?