Ilustrasi Anak Menangis. (Pexels.com/cottonbro)
Anak itu terdiam sendirian
Air matanya mulai berjatuhan
Tapi tak ada suara, hanya keheningan
Anak itu seperti terbungkam
Aku mendekat untuk bertanya
Dia diam, tak menjawab apa-apa
Aku kembali menanyainya
“Aku tak pernah dihargai”, katanya
Air matanya kian deras
Dia terisak, serasa dihempas
Aku bisa merasakan dengan sangat jelas
Saat usaha kerasnya tak terbalas
Maret 2021
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
-
Menggugat Sekolah yang 'Tak' Bersalah
-
Film Encanto: Tak Ada Keluarga yang Benar-benar Sempurna
-
Doctor Strange MoM: Menyelamatkan Dunia Bukan Perkara yang Membahagiakan
-
Privilese Spider-Man dan Batman serta Korelasinya dengan Konsep Berbuat Baik
-
Imam Al Ghazali dan Tuduhan Soal Penyebab Kejumudan Berpikir
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
The Kings Warden dan Luka Pemimpin yang Disingkirkan
-
Menyaksikan Lake Symphony, Tarian Air Magis dengan Panorama Ikonik KLCC
-
Ulasan Perfect Crown: Drama Kerajaan Modern Ringan tapi Bikin Emosional
-
Fresh Graduate dan Realita Dunia Kerja: Ekspektasi Tinggi, Kenyataan Beda
-
Beragam Genre, Ini 5 Drama China Paling Populer di Bulan Mei 2026