Kehidupan yang semakin lama semakin dekat dengan kehancuran yang nyata adanya. Yang menyapu semua raga manusia semakin merangkul kesesatan yang ada. Terpetik seruan dari langit memberi tanda akan dunia diambang kehancuran. Namun kehidupan dunia seakan tak peduli dengan seruan akan kehancuran dunia.
Hanyalah mereka yang berjiwa suci abadi dengan segala darmabakti pada sesamanya yang peduli akan seruan kehancuran dunia. Mereka menangisi dunia yang akan mendekati kehancuran. Kemudian isyarat dari langit yang berseru kepada mereka akan kehadiran nirwana. Kehadiran nirwana yang sangat merindukan jiwa mereka yang tak pernah padam dikuasai nafsu setan.
Mereka yang berjiwa suci menyambut penuh tangisan kebahagiaan akan seruan kerinduan nirwana. Nirwana yang menjadi tempat kembali mereka. Tempat kembali mereka yang setelah mereka impikan. Tempat kembali jiwa mereka yang menjadi ketenangan abadi setelah dunia musnah dalam pekikan sangkakala isyarat kehancuran.
Merasakan kepuasan raga yang bersambut keriangan penuh keceriaan. Tak ada raut kesedihan pada jiwa mereka yang menyambut kedatangan nirwana yang semakin dekat. Sedekat jiwa mereka merangkul pelukan nirwana. Lezatnya nirwana yang menyimpan alam faedah bagi para penghuninya.
Taman nirwana penuh hamparan bunga-bunga nirwana yang sangat harum bermekaran. Serba suci nan indah saat menikmati permai taman nirwana yang sangat rindang. Nirwana yang bersambut bagi jiwa manusia yang amat putih berseri-seri sangat terang benderang.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Ketum TP PKK Ajak Pelajar Biak Cintai Tanah Air Lewat Pemanfaatan Potensi Wisata Bahari
-
Syiar Muhammadiyah di Papua Barat: Rektor UMPB Pastikan RTL Baitul Arqam Berjalan Tuntas
-
Harga Minyak Dunia Naik saat Iran, Oman dan AS Mau Tentukan Nasib Selat Hormuz
-
1.700 Dapur MBG di Daerah Tinggi Stunting Bakal Beroperasi, Papua hingga NTT Jadi Prioritas BGN
-
Data Pertumbuhan Ekonomi Solid, Rupiah Konsisten Menguat atas Dolar AS
Sastra
Terkini
-
Ironi di Lapangan Upacara: Pejabat Duduk Nyaman, Peserta Berdiri Kepanasan
-
Solusi Radikal: Saatnya ASEAN Terbitkan "Blue Bonds" Demi Selamatkan Pesisir
-
Merawat Syiar Islam Berkemajuan: Peringatan 666 Tahun Islam Masuk Papua di Fakfak
-
Hati-hati, Jangan Termakan August Theory Kalau Nggak Mau Baper Sendirian!
-
Anak Bebas Main di Luar Seharian, Ini 5 Sunscreen yang Siap Melindungi!