Jeda kompetisi karena kalender internasional memberikan waktu bagi setiap kesebelasan untuk mengambil napas sejenak. Termasuk Persita Tangerang yang baru saja menelan kekalahan pahit atas Malut United FC.
Tim promosi yang bermarkas di Stadion Gelora Kie Raha ini mampu menjaga poin pada pekan ke-27 BRI Liga 1 dengan menang 2-1. Parahnya, hasil minor tersebut memberikan dampak yang cukup buruk kepada Pendekar Cisadane.
Lantaran skuad asuhan Fabio Lefundes harus rela turun peringkat ke urutan ke-11 klasemen sementara dengan mengoleksi 36 poin. Dalam pertandingan itu, tim tuan rumah lebih dulu memimpin berkat gol Firman Ramadhan yang menyambar umpan Adriano Castanheira.
Hanya butuh dua menit agar Persita menyamakan kedudukan. Gol Ahmad Nur Hardianto membuat pertandingan semakin panas karena skor kembali berubah imbang. Sebelum akhirnya Persita kecolongan gara-gara gol Rifal Lastori di menit ke-75 dan tak bisa membalas hingga pertandingan rampung.
Jan Saragih, asisten pelatih yang hadir di konferensi pers setelah laga mengakui kekalahan ini adalah hasil yang tidak sesuai dengan harapan mereka. Apalagi setelah turun minum, anak asuhannya lebih menguasai permainan.
“Pertama kita ingin menyampaikan bahwa ini hasil yang tidak baik yang tidak kita inginkan. Tapi setelah main dan kita kebobolan pertama, kita bisa kembali dan mendapatkan gol. Di babak kedua, kita lebih unggul dalam permainan, tapi serangan balik di menit akhir membuat gol kemenangan bagi mereka. Saya rasa, ke depan kita bisa bermain lebih baik lagi,” ujarnya, mengutip ligaindonesiabaru.com, Kamis (13/3/2025).
Kekecewaan serupa juga tak bisa ditutupi oleh Jack Brown. Gelandang berdarah Belanda itu menilai timnya sudah mendominasi jalannya pertandingan dan berpeluang untuk mencetak gol.
Ia berujar, “Kita semua pasti kecewa dengan hasil ini, tim kerja keras tapi kita tidak bisa mendapat kemenangan. Dan pastinya kita evaluasi lagi dan kita sekarang punya waktu untuk kerja keras dan berkembang. Semoga ke depannya kita bisa mendapat hasil lebih baik.”
Pasca jeda kompetisi, Persita Tangerang baru kembali bermain pada 13 April. Pendekar Cisadane dijadwalkan menjamu PS Barito Putera. Waktu rehat yang tersedia tentu harus dimanfaatkan dengan maksimal supaya mereka bisa semakin kompak untuk meraih hasil terbaik di pertandingan selanjutnya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Jepang Ikut Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Wakil Asia 'Kehilangan Muka'?
-
Piala Dunia 2026 dan Seni Melupakan Masalah Selama 90 Menit
-
Identik dengan Nobar, Piala Dunia 2026 Tak Nikmat Jika Ditonton Sendirian?
-
Gagal di Piala Dunia, Mengapa Pelatih Selalu Jadi Tumbal Pertama?
-
Perkasa di Fase Grup, Prancis Jadi Kandidat Kuat Juara Piala Dunia 2026?
Artikel Terkait
-
Persik Kediri Kecolongan di Injury Time, Marcelo Rospide Kecewa Berat
-
Paul Munster Minta Persebaya Jaga Konsistensi, Optimis Kalahkan PSIS Semarang?
-
Hasil BRI Liga 1: Drama 5 Gol, Persis Solo Kalahkan PSS Sleman
-
Taklukkan Semen Padang 4-1, Bojan Hodak Nilai Persib Pantas Menang
-
Terima Tantangan Persis Solo, PSS Sleman Ingin Beri Jamuan Mimpi Buruk
Sport
-
Media Asing Sebut Timnas Indonesia Tak Miliki Filosofi Permainan yang Jelas
-
Lando Norris dan Oscar Piastri Siap Bersaing untuk Gelar Juara Dunia 2025
-
Disebut akan Dinaturalisasi, 2 Pemain Ini Disebut Sedang Dipantau oleh PSSI
-
Dragan Talajic Sindir Timnas Indonesia Terkait Jumlah Pemain Naturalisasi
-
Usulan Aprilia Kembali Dapat Penolakan, Kemarin Ducati Sekarang Jack Miller
Terkini
-
Serial The Bombing of Pan Am 103 Segera Rilis 30 Juli, Ini Sinopsisnya
-
Yakin Baju di Lemarimu Aman? Awas Limbah Serat Mengancam Bumi!
-
5 Rekomendasi Sampo Anti-Jamur dan Ketombe untuk Kulit Kepala Bersih Sehat
-
Kebenaran yang Dikubur dan Bungkamnya Masyarakat dalam Film Tanah Sengketa
-
Jerman Gagal Menembus Babak 16 Besar, Imbas Dosa kepada Mesut Ozil?