The Hobbit adalah prekuel dari salah satu film fantasi terkenal The Lord of The Rings. Film ini diadaptasi dari novel dengan judul yang sama dan dikarang oleh penulis bernama J.R.R. Tolkien.
The Hobbit menceritakan kehidupan seorang kurcaci bernama Bilbo Baggins, yang menemukan cincin sakti dan membawanya pulang. Cincin sakti itu menjadi malapetaka bagi ia dan cucunya, Frodo Baggins.
Bilbo hidup di sebuah desa cantik bernama Shire. Desanya dipenuhi padang rumput yang luas dan rumah-rumah Hobbit berukuran minim. Shire adalah kehidupan bagi kurcaci-kurcaci itu.
Namun pernahkah anda mengira bahwa Shire memang benar-benar ada? Ya, lokasi ini memang nyata adanya, terletak di Matamata, Selandia Baru.
Tempat ini dijadikan sebuah lokasi wisata bernama Hobbiton Movie Set, dan dapat dikunjungi oleh turis yang ingin mengetahui secara dekat rumah-rumah Hobbit sebagaimana dalam film.
Bukan hanya rumah Hobbit saja, namun ada pula lapangan dan pohon yang dipakai untuk adegan pesta Bilbo.
Party Field dan Party Tree yang masuk dalam scene film The Hobbit juga benar-benar ada di tempat yang berada di Selandia Baru tersebut.
Jika berniat mengunjungi hobbiton Movie Set, Anda bisa terlebih dahulu memesan tiket dengan harga sekitar Rp 800 ribu untuk orang dewasa, dan Rp 400 ribu bagi anak usia 9-16 tahun. Bagi anak di bawah 9 tahun tidak dikenakan biaya apapun.
Lokasi hobbiton Movie Set dapat ditempuh dengan waktu sekitar 2,5 jam dari pusat kota Auckland.
Baca Juga
-
Bukan Aksesori, Ini 6 Fungsi Jam Tangan yang Digunakan Wasit Sepak Bola
-
MotoGP Jerman 2026: Kembali ke Sachsenring, Marc Marquez Siap Juara Lagi?
-
Bukan Hanya VAR, Ini 7 Teknologi Canggih yang Digunakan di Piala Dunia 2026
-
Terungkap! Ini 7 Alasan Kenapa Jersey Sepak Bola Piala Dunia Harganya Mahal
-
Rahasia Ruang Ganti Piala Dunia 2026: Apa yang Sebenarnya Terjadi Saat Jeda Paruh Waktu?
Artikel Terkait
Ulasan
-
Perpisahan Tak Menunggu Kita Siap: Pelajaran dari Novel You've Reached Sam
-
Ulasan Foufo: Kisah Persahabatan Alien Luar Angkasa dan Pengepul Rongsok
-
Review Novel Every Day: Ketika Tokoh Utama Berganti Tubuh Setiap Hari
-
Review Moana Live Action: Hadirkan Sentuhan Budaya Polinesia yang Autentik
-
Review Film Yadang: The Snitch, Sudut Pandang Baru Agen Rahasia yang Seru!
Terkini
-
Prancis Belum Layak Juara Dunia Lagi Jika Masalah Ini Tak Segera Dibenahi!
-
Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 16 Tahun, Siapkah Orang Tua?
-
5 Hal yang Membuat Azka Adziman, Peserta CoC S3 Mencuri Perhatian Penonton!
-
Bahaya Live Shopping Tengah Malam: Ketika Diskon Kilat Merusak Logika
-
Kylian Mbappe Antar Prancis ke Semifinal, Samai Messi di Daftar Top Skor