Pemerintah masih memperpanjang program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM untuk mengurangi laju persebaran Covid-19. Masyarakat diharapkan untuk tetap di rumah aja, apabila tidak ada kepentingan keluar.
Jangan takut bosan ketika di rumah aja. Ada berbagai aktivitas yang bisa dilakukan, salah satunya menonton film. Berikut adalah 4 film Disney yang cocok ditonton bersama keluarga, untuk menemani aktivitas selama PPK>
1. Cruella
Film Cruella ini baru saja tayang pada bulan Juni lalu, dibintangi oleh Emma Stone. Film ini bercerita tentang perjalanan seorang gadis kecil bernama Estell, yang berjuang seorang diri untuk bisa menjadi perancang busana.
Sekaligus ia juga ingin membalas perbuatan orang yang telah membunuh ibunya. Film yang terkesan agak kejam ini cocok disimak bersama keluarga maupun sendiri.
2. Maleficent 2 : Mistress of Evil
Maleficent 2 merupakan sekuel dari film pertamanya. Maleficent 2 tetap diperankan oleh Angelina Jolie sebagai Maleficent ,dan Elle Fanning sebagai Aurora.
Film ini mengisahkan kelanjutan kehidupan keduanya pasca perang yang terjadi pada sekuel. pertama, di mana kesalahpahaman terjadi saat Maleficent berusaha melindungi Aurora dari ibu tunangannya yang sebenarnya punya niat buruk.
3. Raya and The Last Dragon
Film animasi Disney yang satu ini sangat kental dengan nuansa Asia Tenggara. Bahkan, batik budaya asli Indonesia juga ditampilkan di film tersebut. Film ini mengisahkan tentang petualangan Raya menyelamatkan daerah Kumandra yang dirusak oleh Druun, roh jahat yang dapat mengubah apapun menjadi batu.
Jika menonton film ini, anda dijamin akan merasa berpetualang di negeri sendiri, karena banyak budaya yang masih serumpun dengan negari kita ini.
4. Luca
Film Luca baru saja dirilis bulan Juni lalu. Namun, film ini telah memperoleh banyak pujian. Film ini mengisahkan tentang perjalanan musim panas seorang monster laut kecil bernama Luca di Italia. Ia berubah menjadi manusia biasa ketika di darat.
Di sana, Luca mengenal berbagai hal baru seperti vespa, pasta, gelato. Hanya saja, semua kesenangan itu harus terancam karena masyarakat di sana memburu monster laut.
Baca Juga
-
Pindah ke Honda, Ini Perjalanan Fabio Quartararo Selama 7 Tahun di Yamaha
-
Sisa Setengah Musim, Ini 5 Transfer Pembalap Paling Heboh di MotoGP
-
Piala Dunia 2026 Usai, Bagaimana Nasib Bola dan Jersey yang Sudah Dipakai?
-
Mau Wisuda Kekinian tapi Tetap Hemat? Ini 6 Tips yang Bisa Dicoba
-
Tertarik Jadi Volunteer Piala Dunia Edisi Berikutnya? Perhatikan 6 Hal Ini!
Artikel Terkait
Ulasan
-
Hal Baik Berakhir Baik: Bukan Sekadar Motivasi, tapi Teman Menenangkan Hati
-
Ulasan Free Wifi: Drama Komedi tentang Flexing dan Validasi Media Sosial
-
Review Drama Shine on Me, Perjalanan Move On sampai Menemukan Cinta Baru
-
Review A Toxic Love Story: Manipulasi Lebih Mematikan dari Kekerasan Fisik?
-
Buku Tuhan Maha Asyik: Menikmati Perjalanan Spiritual Bersama Sujiwo Tejo
Terkini
-
Nam Joo Hyuk Jadi Pria Misterius dengan Masa Lalu Kelam di Drama Heartbeat
-
Perempuan dan Tren Aktif Olahraga: Gaya Hidup Sehat atau Tekanan Body Goals?
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Preview Semifinal VNL Putri 2026: 4 Tim Terbaik Berebut Tiket Final
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?