Untuk kamu yang belum pernah mencoba aplikasi media sosial yang satu ini mungkin tampak asing ketika mendengar kata Quora. Tak se-booming Instagram, Tiktok, Twitter, maupun media sosial lainnya, namun terbukti sebenarnya pengguna media sosial Quora ini terbilang cukup banyak.
Quora adalah salah satu aplikasi tanya jawab yang di dirikan oleh Adam D'Angelo dan seorang rekannya. Aplikasi ini awalnya hanya tersedia dalam versi bahasa Inggris, hingga April 2018 lalu, Quora akhirnya hadir dalam versi bahasa Indonesia.
Beberapa pengguna menyebutkan bahwa media sosial Quora ini tampak berbeda dari media-media pada umumnya. Meskipun secara tampilan dan fitur yang ditawarkan sebenarnya mirip-mirip saja.
Untuk mengulasnya lebih lanjut berikut lima alasan yang membuat Quora dianggap berbeda dari media sosial pada umumnya.
1. Memiliki fitur tanya jawab yang unik, dengan prinsip BNBR (Be Nice, Be Respectful)
Fitur yang paling banyak digunakan pengguna Quora adalah fitur bertanya mengenai apa yang sedang mereka rasakan atau ada permasalahan yang ingin ditanyakan.
Fitur tanya jawab ini juga merupakan fitur utama dalam aplikasi Quora. Melalui fitur ini pengguna dapat mengajukan pertanyaan, maupun jawaban mengenai beragam hal yang ingin dibahas.
Fitur ini memiliki prinsip "Be Nice, Be Respectful", yang memungkinkan penggunanya untuk selalu mengedepankan bahasa yang sopan dan santun. Dengan fitur ini pengguna atau penjawab juga dapat berbagi pengalaman sekaligus menambah pengetahuan dan wawasan.
2. Memiliki fitur anonim
Jika di media sosial lain mungkin harus menggunakan second account untuk menjadi seorang yang anonim atau tidak dikenal. Di Quora kamu tidak perlu melakukannya. Quora telah menyediakan fitur khusus untuk pengguna yang ingin berbagi cerita secara anonim.
Fitur ini umumnya digunakan oleh pengguna yang ingin merahasiakan identitasnya, atau sekadar ingin menghindari terjadinya perdebatan di antara sesama pengguna. Biasanya juga digunakan untuk menceritakan pengalaman pribadi atau seseorang yang tidak ingin diketahui dengan jelas identitas aslinya.
3. Penggunaannya beraneka ragam
Sama seperti media sosial pada umumnya, pengguna Quora juga sangat beragam. Quoran adalah sebutan bagi para pengguna aplikasi Quora. Mereka umumnya juga berasal dari berbagai kalangan di masyarakat, bahkan beberapa di antara mereka adalah pakar dalam bidang tertentu.
Sehingga jangan heran, jika banyak pengguna yang merasa lebih puas dengan jawaban dari Quora, daripada informasi yang didapatkan dari internet.
4. Menjawab atau menulis di Quora bisa dibayar
Umumnya pengguna Quora adalah orang yang memiliki hobi membaca dan menulis. Bagi mereka Quora adalah salah satu alternatif untuk menyalurkan hobi, sekaligus tempat untuk mengumpulkan pundi-pundi uang, karena bila beruntung tulisan mereka akan dibayar oleh pihak Quora. Tentu saja dengan syarat harus menjadi mitra Quora terlebih dahulu.
5. Ada banyak sekali pelajaran hingga cerita menarik dari berbagai pengalaman
Untuk kamu yang hobi membaca, sepertinya kamu bakal ketagihan jika membaca pengalaman-pengalaman, hingga cerita menarik dari berbagai sudut pandang. Tak hanya itu di Quora juga menyediakan banyak Ruang belajar.
Ruang belajar di Quora berbentuk seperti komunitas online. Di dalam ruang belajar berkumpul para pengguna yang memiliki kesamaan minat atau bakat. Oleh para pengikutnya ruang belajar digunakan sebagai wadah untuk saling berbagi informasi dan berdiskusi secara mendalam mengenai topik-topik tertentu.
Itulah tadi beberapa alasan mengapa aplikasi Quora dianggap berbeda dari aplikasi media sosial lainnya. Untuk kamu yang masih penasaran bisa langsung saja unduh aplikasinya di internet melalui gawai kamu.
Baca Juga
-
Ramai Dibicarakan, Apa Sebenarnya Intrusive Thoughts?
-
Menjamurnya Bahasa 'Gado-Gado' Sama dengan Memudarnya Jati Diri Bangsa?
-
7 Tips Efektif Menjaga Hubungan agar Tetap Harmonis saat Pacar PMS, Cowok Wajib Tahu!
-
Sering Merasa Lelah Akhir-akhir Ini? 5 Hal ini Bisa Jadi Penyebabnya
-
Kuliah sambil Healing, 2 Universitas Negeri Terbaik di Malang Versi THE WUR 2023
Artikel Terkait
-
Hukum Membagikan Foto dan Video Orang yang Sudah Meninggal dalam Islam
-
Viral Atlet NTT Peraih Emas di PON Pulang Naik Mobil Pikap Terbuka, Miris Sekali
-
Lockdown Bikin Hubungan Parasosial Marak di Seluruh Dunia, Termasuk Indonesia
-
Cara Antimainstream Pria Ejek Pemobil yang Antre BBM di SPBU, Gak Habis Pikir
-
Pengantin Perempuan Ini Didatangi Sosok Kurir ke Atas Panggung, Tamu Jadi Tertawa
Ulasan
-
Romansa Enemies to Lovers di Novel Act of Money Karya Dinda Delvira
-
Keteguhan Perempuan dalam Sunyi: Membaca Realisme Sosial dalam Novel Mirah
-
Sianida di Balik Topeng Kesopanan Bangsawan Inggris dalam An English Murder
-
Jeng Yah dan Perlawanan Sunyi Merebut Ruang Sejarah dalam 'Gadis Kretek'
-
Terluka Bertubi-tubi di Novel Asavella Karya Alfida Nurhayati Adiana
Terkini
-
No Way Back oleh Enhypen Feat. So!YoON!: Jalani Takdir Hidup Tanpa Ragu
-
AI sebagai Rekan atau Ancaman? Adaptasi Skill Anak Muda di Era Otomatisasi
-
Nasib Nahas PSIR Rembang dan Wajah Sejati dari Persepakbolaan Dalam Negeri
-
Olahraga sebagai Status Sosial: Lari, Padel, dan Komunitas Urban 2026
-
Takdir dalam Seragam Putih