Selepas menyelesaikan gelaran babak kualifikasi Piala Asia Wanita 2022, induk sepakbola Asia atau AFC akhirnya merilis secara resmi 12 negara partisipan yang akan ikut serta di putaran final tahun depan. Hal ini tak lepas dari hasil babak kualifikasi terakhir yang berlangsung pekan terakhir bulan Oktober ini, dimana akhirnya seluruh grup yang ada telah menyelesaikan seluruh pertandingan kualifikasinya.
Disadur dari laman the-afc.com, dua negara terakhir yang memastikan dua tiket terakhir ke putaran final adalah tim asal Asia Tenggara, yakni Myanmar dan juga wakil Asia Timur yang juga merupakan raksasa sepak bola Asia, Taiwan.
Dengan demikian, maka lengkap sudah 12 negara yang akan bertanding di India tahun depan, karena 10 negara lainnya telah memastikan tiket pada kualifikasi yang digelar pada bulan September lalu. Berdasarkan peraturan AFC, peserta putaran final Piala Asia Wanita terbagi menjadi 3 jalur kelolosan, yakni sebagai tuan rumah, 3 tim terbaik pada edisi terakhir, dan para juara grup. Negara mana sajakah itu? Berikut datanya!
1. Tuan rumah
Tim tuan rumah mendapatkan keistimewaan tersendiri dengan lolos otomatis. Dan di edisi tahun 2022 mendatang, India menjadi tim tuan rumah dan berhak untuk lolos ke putaran final tanpa melalui babak kualifikasi.
2. 3 Tim terbaik edisi terakhir
Piala Asia Wanita memberikan privilege tersendiri bagi 3 tim terbaik di edisi sebelumnya dengan lolos ke putaran final tanpa melalui babak kualifikasi. Dan pada edisi 2022 mendatang, 3 negara yang lolos otomatis dari jalur ini adalah Jepang (juara edisi 2018), Australia (runner-up edisi 2018) dan China yang menempati peringkat ketiga di edisi 2018 lalu.
3. Para jawara grup
dari 12 kontestan, 8 slot diisi dari para juara dari 8 grup yang memainkan babak kualifikasi. Untuk mempermudah data, maka akan saya tuliskan juara per grupnya berdasarkan saduran dari laman aseanfootball.
Grup A: China Taipei (Taiwan)
Grup B: Vietnam
Grup C: Indonesia
Grup D: Myanmar
Grup E: Korea Selatan
Grup F: Filipina
Grup G: Iran
Grup H: Thailand
Dari 12 kontestan yang telah lolos ke putaran final tersebut, tentu penampilan timnas Indonesia menjadi hal yang sangat ditunggu-tunggu. Pasalnya, setelah vakum lebih dari tiga dekade, akhirnya timnas Garuda Pertiwi berhasil melaju ke putaran final Piala Asia Wanita kembali.
Baca Juga
-
Otak-atik Skuad Timnas di FIFA Series Tanpa Gelandang Serang: Apa Siasat John Herdman?
-
John Herdman, FIFA Series 2026 dan Lini Tengah Skuat Final yang Tak Lagi Jadi Dapur Pacu Serangan
-
Ironisme Skuat Final FIFA Series 2026: Saat Pemain Paling Menjanjikan Harus Ternafikan
-
Review Skuat Final FIFA Series 2026: Dipenuhi Pekerja Keras, tapi Minim Pemilik Kreativitas
-
Tetapkan Skuat Final, Ini 3 Titik Kelemahan Pasukan Garuda di FIFA Series 2026 Era John Herdman
Artikel Terkait
Ulasan
-
Inspirasi Kebijaksanaan Hidup dalam Novel Sang Pemanah
-
Ulasan Novel O, Garis Tipis Antara Topeng Monyet dan Topeng Kehidupan
-
Di Antara Waras dan Gila: Membaca Luka Sosial dalam Novel Jack & Si Gila
-
Review Film Dhurandhar: The Revenge, Sebuah Penutup Dwilogi yang Intens
-
Merenungi Sajak Cinta Tere Liye di Buku 'Sungguh, Kau Boleh Pergi'
Terkini
-
5 Body Lotion Organik: Rahasia Kulit Lembap dan Kenyal
-
Taeyong dan Haechan NCT Sumbang Lagu Duet di OST Drama Mad Concrete Dreams
-
Menghindari 'Lautan Manusia': Strategi Liburan Lebaran Tanpa Emosi
-
John Herdman Akui Uniknya Atmosfer GBK usai Debut bersama Timnas Indonesia
-
3 Tantangan yang akan Dihadapi Marc Marquez di MotoGP Amerika 2026