Sangat menarik membaca kisah para publik figur yang memiliki kebiasaan-kebiasaan positif, yang dapat memotivasi orang-orang untuk mempraktikannya. Budi Safa’at dalam buku 50 Ritual Pagi Miliarder Dunia berusaha memotret kebiasaan-kebiasaan positif mereka yang dapat dijadikan sebagai bahan renungan dan sumber inspirasi.
Michelle Obama misalnya. Sosok perempuan yang pernah menjabat sebagai ibu negara Amerika Serikat tersebut memiliki kebiasaan positif dalam kehidupan keseharian. Michelle sadar hanya gaya hidup sehat dan teratur yang bisa membuatnya tetap konsisten menjalani semua hal secara beriringan. Ia tak pernah mau terlambat tidur. Kalau pun sesekali terlelap di atas tengah malam, maka ia selalu bangun tepat waktu, pukul setengah lima pagi.
Michelle memang mirip Obama dalam berbagai hal, termasuk aktivitas yang biasa ia lakukan pada pagi hari. Kalau Obama bermain basket, ia lebih memilih latihan fisik ringan yang biasanya ia mulai pukul 4 lewat 45 menit di pagi hari. Di mata Michelle, pagi hari tanpa olahraga sangatlah membosankan
Tokoh publik inspiratif berikutnya adalah Christine Legarde. Perempuan yang menjabat Direktur International Monetary Fund ini juga memiliki kebiasaan positif yang patut dicontoh. Gaya hidup sehat adalah salah satunya. Suatu hari ia pernah dibuat berang dengan gosip yang menyebutnya sebagai sosok pecandu alkohol, rokok, dan daging merah. Wajar ia marah, mengingat tiga hal itu sudah ia anggap sebagai ‘musuh’ besar.
Legarde selalu berusaha tak merusak kesehatannya dengan mengonsumsi segala jenis makanan ataupun minuman yang dianggap tak layak konsumsi. Tak hanya konsisten dalam menjaga pola makan, ia juga rutin melakukan hal-hal positif pada pagi hari. Biasanya setelah beranjak dari tempat tidur, ia langsung berolahraga. Kalau tak lari beberapa puluh menit, ia biasanya menghabiskan paginya di kolam renang (50 Ritual Pagi Miliarder Dunia, halaman 14).
Michelle Gass, mantan Presiden Starbuck Coffe Company, juga termasuk publik figur yang memiliki kebiasaan positif. Salah satunya ialah sikap disiplin yang menjadi prinsip dalam hidupnya. Ketika ia ditanya terkait kedisiplinan dalam hal apa, ia lantas menyebut kiat sukses nomor satu adalah disiplin untuk urusan bangun tidur. Andai hal itu tak bisa dilakukan, maka kemungkinan hal-hal besar lainnya juga sukar terwujud (50 Ritual Pagi Miliarder Dunia, halaman 17).
Sosok inspiratif berikutnya adalah Marry Bara, yang pernah menjabat CEO General Motors. Salah satu kebiasaan positifnya adalah bangun di pagi hari pada pukul 4.00 atau 4.30. Ia melakukan aktivitas pagi dengan sangat cepat. Mulai dari berolahraga ringan, beres-beres rumah, menyiapkan sarapan, hingga berdandan. Hebatnya, ia selalu tiba di kantor pukul 6.00. Belakangan diketahui, segelintir rekan kerjanya sempat merasa malu lantaran ketika ia sudah mulai bekerja, mereka malah baru beranjak dari tempat tidur (50 Ritual Pagi Miliarder Dunia, halaman 33-34).
Buku berjudul 50 Ritual Pagi Miliarder Dunia terbitan Grasindo ini layak dijadikan sebagai salah satu sumber inspirasi dan penyemangat bagi para pembaca.
***
Baca Juga
-
Dari Batagor Bang Agus Hingga Pindang Bandeng: Menelusuri Ragam Kuliner di Jakarta
-
Review Buku Fobia Cewek: Kumpulan Kisah Lucu dari Pesantren hingga Jadi Penulis
-
Cinta Itu Fitrah, Tapi Sudahkah Kamu Menaruhnya di Tempat yang Tepat?
-
Berhenti Takut Merasa Sepi! Ini Rahasia Mengubah Kesendirian Menjadi Penyembuhan Diri
-
Menyorot Tradisi Membaca Buku di Negara Jepang di Buku Aneh Tapi Nyata
Artikel Terkait
Ulasan
-
Belajar dari Iblis dan Maling? Seni Menang di Buku Jadilah yang Terbalik!
-
Review Serial The Hawk: Ketika Ambisi dan Ego Berbenturan di Lapangan Golf
-
Review Juno: Kisah Kehamilan Remaja yang Hangat dan Penuh Pelajaran Hidup
-
Magic Cat Leave the Trees, Please: Puisi Indah untuk Menyelamatkan Bumi
-
Waktu untuk Tidak Menikah dan Alasan yang Menyertainya
Terkini
-
Cegah Kusam! Ini 5 Night Cream Vitamin C untuk Kulit Tampak Cerah Merata
-
Elegan! Ini 7 Rekomendasi Merk Handuk yang Cocok Jadi Souvenir dan Hampers
-
Gaji Manajer Kopdes Ditanggung APBN: Di Mana Letak Skala Prioritas Negara?
-
Puisi Pahlawan dan Tikus: Menyelami Kritik Sosial yang Sarat Spiritualitas
-
Review Agent Kim Reactivated: Aksi Brutal yang Dibalut Kisah Keluarga