Film Marley tampaknya akan menjadi film dengan tokoh yang langka dalam dunia perfilman Indonesia. Bagaimana tidak, film yang rilis pada 17 Maret 2022 ini menjadikan anjing sebagai salah satu tokoh sentral dalam jalan cerita film.
Hal ini merupakan sebuah gebrakan yang besar dalam dunia perfilman Indonesia. Pasalnya, menjadikan binatang sebagai tokoh pusat ataupun penyambung plot dalam film, masih jarang terjadi dalam film-film produksi dalam negeri.
Film Marley berkisah tentang seekor anjing bernama Marley (diperankan oleh anjing Becky) yang bersahabat dengan seorang guru bernama Doni (diperankan oleh Tengku Tezi). Sejatinya, Doni adalah seorang guru matematika. Namun, karena melakukan pola pengajaran terhadap siswa dengan sistem belajar yang berbeda, Doni pada akhirnya dipecat dari pekerjaannya sebagai guru.
Untuk tetap bisa menyalurkan ilmunya dan terbebas dari sistem yang menjunjung tinggi pola pengajaran yang seragam, Doni pada akhirnya membuka sebuah les matematika. Semula, les yang dibuka oleh Doni tak ada peminta. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, tempat les matematika milik doni pun menjadi ramai dengan anak-anak yang ingin belajar di sana.
Pola dan sistem pengajaran yang diberikan oleh Doni, ternyata membuat mereka merasakan suatu hal yang berbeda dengan apa yang mereka temukan selama ini di sekolah. Hingga suatu ketika, Doni bertemu dengan Vina (diperankan oleh Tyas Mirasih), dan memunculkan percikan-percikan rasa suka di antara mereka berdua.
Suatu ketika, lomba matematika digelar di daerah Doni. Dan dengan penuh percaya diri, Doni pun bersiap untuk mendampingi anak-anak asuh di rumah lesnya untuk mengikuti lomba tersebut. Di kesempatan inilah Doni berharap akan mampu membuktikan keefektifan pola dan sistem pengajaran yang dilakukannya kepada mereka-mereka yang dulu mencemoohnya.
Namun sayang, ketika lomba sedang berjalan, sebuah ketegangan besar terjadi. Marley, sang anjing kesayangan, diculik oleh pedagang daging anjing dan bersiap untuk dikirim ke tempat penjualan anjing. Sontak saja hal tersebut membuat bingung dan khawatir. Kira-kira apa yang akan dilakukan oleh Doni ya? Apakah nasib Marley akan terselamatkan? Ataukah, Marley akan tinggal kenangan? Temukan semua jawabannya di bioskop kesayangan teman-teman mulai 17 Maret 2022 ini, ya!
Baca Juga
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
-
Realita Dunia Orang Dewasa: Bekerja Terasa Jauh Lebih Nyaman, Efek Pimpinan Baru yang Pengertian
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
-
Penerapan UU Transfer Daerah dan Nasib Remang Masa Depan PPPK: Efisiensi Berujung Eliminasi?
Artikel Terkait
Ulasan
-
Ulasan Film Songko: Eksplorasi Urban Legend Minahasa yang Bikin Merinding!
-
Review The Art of Sarah: Saat Kemewahan Jadi Topeng yang Menutup Kepalsuan
-
Di Atas Dendam, Ada Martabat: Mengenal Sisi Intim Buya Hamka Lewat Memoar Anak
-
Ulasan Novel Aku, Meps, dan Beps, Kehangatan Keluarga dalam Kesederhanaan
-
Bergema Sampai Selamanya: Apresiasi Momen Kecil Bersama Kekasih
Terkini
-
Laboratorium Harapan: Taktik Anak Pertama Meracik Masa Depan di Tengah Batas
-
Tak Sekadar Pameran, IMX Prambanan Gabungkan Otomotif dan Nuansa Heritage
-
Perempuan Misterius yang Menyeberang Jalan di Tengah Malam
-
Super Slim! Powerbank Xiaomi Ini Tipis dan Praktis Dibawa Ke Mana Saja
-
Tanya TK, Bukan Kampus: Mengupas Gagasan Anies Baswedan soal Ketidakjujuran