Apa yang kira-kira akan seorang ayah lakukan ketika anak gadis satu-satunya yang dia miliki menjadi korban perundungan parah? Tak hanya itu, akibat perundungan yang terjadi, sang anak sampai memutuskan bunuh diri untuk menghindari berbagai tekanan yang tertuju kepadanya.
Melaporkan hal tersebut kepada yang berwenang? Hal tersebut memang sebuah langkah yang benar, namun bagaimana jika kepolisian tak peduli dengan laporan yang disampaikan? Tentu akan ada cara lain yang bisa ditempuh untuk membalaskan rasa sakit sang anak karena bully-an tersebut, baik dengan cara baik-baik, ataupun dengan cara yang radikal.
Dan cara yang kedualah yang pada akhirnya ditempuh oleh Won Sool (diperankan oleh Kim Jung Kyoon), seorang ayah yang menderita celebral palsy yang anaknya menjadi korban perundungan parah oleh siswa-siswi di sekolah tempatnya belajar.
Jaya (diperankan oleh Oh Ye Sul), merupakan seorang siswa sekolah menengah atas yang menjadi korban perundungan oleh anak-anak orang kaya di sana. Tak hanya perundungan secara verbal, Jaya juga mendapatkan perundungan secara fisik dan mental, sehingga pada puncaknya memutuskan untuk melakukan bunuh diri demi bisa melepaskan semua tekanan tersebut.
Sang ayah yang mengetahui duduk perkara sebenarnya, tentu saja melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian. Namun sayangnya, pihak kepolisian tak menggubris laporan yang dia sampaikan, hingga pada akhirnya, sebuah rencana untuk memberikan balasan kepada pelaku perundungan pun dilakukan.
Satu persatu para pelaku didatangi oleh Won Sool, dan mendapatkan ganjaran sesuai dengan apa yang telah mereka perbuat. Mulai dari pembalasan ringan, hingga pembalasan yang berujung melayangnya nyawa sang pembuli.
Kira-kira, apa sih yang mereka lakukan kepada Jaya hingga membuat Won Sool melakukan hal yang seperti itu? Dan apa saja yang direncanakan oleh Won Sool untuk membalaskan rasa sakit yang diterima oleh Jaya semasa hidupnya? Semua jawabannya akan teman-teman temukan di film berjudul My Little Baby, Jaya yang rilis pada tahun 2017 ini.
Oh, iya, film berdurasi 102 menit ini merupakan film yang diangkat dari kisah nyata lho. Sehingga setiap adegan yang terdapat di film ini, merupakan visualisasi dari apa yang terjadi pada Jaya di kehidupan nyata. Bagi yang ingin menonton film ini, teman-teman harus siap mental dan juga siap untuk menangis karena alur cerita yang sangat menyentuh hati.
Baca Juga
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
Artikel Terkait
Ulasan
-
Lebih dari Sekadar Warung Sembako: Arti Kebersamaan di Novel Warung Bujang
-
Review Love Reset: Ketika Kita Jatuh Cinta Lagi setelah Sempat Saling Benci
-
Ulasan Cidro Asmoro: Drama Komedi Musikal yang Sangat Menyentuh dan Lucu
-
Ulasan Be With You: Jika Hujan Bisa Membawa Kembali Orang yang Kita Rindu
-
Menelusuri Jejak Patriarki di Korea dalam Novel Kim Jiyeong Born in 1982
Terkini
-
Jeda dari Lifestyle Inflation: Tidak Semua Tren Harus Dikejar Demi Gengsi
-
4 Hydrating Serum Probiotic Rawat Skin Barrier, Cegah Dehidrasi dan Iritasi
-
Bukan Kesepian, Solo Date Bisa Menjadi Cara Seseorang Menikmati Jeda Bersama Diri Sendiri
-
Friendship Recession: Kenapa Cari Sahabat Dewasa Itu Sulit?
-
Menembus Tenda: Mengapa Safe Zone di Gaza Gagal Melindungi Sipil?