Selain terkenal sebagai penulis dan juga stand up comedian, Raditya Dika juga terkenal sebagai pemain dan produser film yang lumayan produktif. Tak berbeda jauh dengan buku-buku tulisannya yang mengangkat slice of life dan juga pengalaman pribadinya dalam kemasan kelucuan, film-film yang dibintangi oleh Raditya Dika pun sebagian besar dikemas dengan balutan komedi ringan namun tetap berkelas. Salah satunya adalah film berjudul Hang Out ini.
Dalam film Hang Out, diceritakan bahwa Raditya Dika mendapatkan sebuah undangan misterius untuk kongkow di sebuah villa yang berada di sebuah pulau terpencil. Tak banyak identitas yang terungkap dari si pengundang, hanya Pak Sumarsono saja yang tertera dalam undangan tersebut. Penasaran? Tentu saja perasaan itu menggunung. Dan demi bisa mengobati rasa penasarannya, Raditya Dika pun berangkat ke tempat yang dimaksud.
Di pulau tersebut, ternyata Radit tidak sendirian. Ada 8 public figure lain yang juga mendapatkan undangan yang sama. Mereka adalah Prilly Latuconsina, Soleh Solihun, Titi Kaman, Dinda Kanya Dewi, Bayu Skak, Gading Marten, Surya Saputra, dan Mathias Muchus. Tentu mereka saling bertanya mengenai hal ini. Namun, pertanyaan itu tak terjawab, dan mereka pun menjalani hari pertama dengan berbagai pertanyaan dalam diri masing-masing.
Masalah bermula ketika ternyata mereka dijadikan sasaran oleh pembunuh misterius. Satu demi satu kejadian yang mengancam nyawa mereka terjadi. Tak perlu menunggu lama, di malam pertama Mathias Muchus harus mati ketika sedang melakukan jamuan makan malam. Sontak saja hal tersebut menjadikan mereka geger dan ketakutan.
Terbersit keinginan untuk segera kembali, namun hal tersebut urung untuk dilakukan karena perahu jemputan baru akan datang lima hari lagi. Sadar ataupun tidak, itu merupakan awal dari teror yang terjadi pada mereka semua yang kini terjebak di pulau tersebut. Rasa saling curiga pun muncul di antara mereka.
Hari demi hari berlalu, satu demi satu mereka pun mati. Hingga pada akhirnya, Bayu Skak berhasil mengetahui identitas sebenarnya dari si pembunuh. Namun sayangnya, sebelum menyampaikan hal tersebut kepada yang lain, Bayu Skak ditemukan mati di kamarnya. Dan misteri tentang siapa pembunuh sebenarnya pun berlanjut.
Kira-kira, siapa ya yang menjadi pembunuh dalam film ini? jawabannya akan teman-teman temukan di film Hang Out ini ya teman-teman! Jika ingin menonton film thriller dengan balutan komedi dan disajikan dengan ringan, maka silakan menuju layanan streaming kesayangan masing-masing ya!
Tag
Baca Juga
-
Kesakralan Bulan Juni dan Pandangan Sederhana Saya Terkait Kesempurnaan Ide Pancasila
-
Visi Tinggi Presiden Prabowo dan Krisis Literasi Nasional yang Menjadi Karang Penghalang Besar
-
'Oleh-Oleh' Presiden Prabowo dari Luar Negeri: Antara Visi Visioner dan Mimpi Buruk Guru di Sekolah
-
Surga Jalur WNI Itu Memang Nyata, Kali Ini Lewat Sapi-Sapi Kurban Presiden
-
Pasar Padukuhan Eyang Putri, Sentra Kuliner yang Seolah Melawan Arus Modernitas Kabupaten Tuban
Artikel Terkait
-
Sinopsis Film Korea A Company Man: Kisah Pergolakan Batin Seorang Pembunuh Bayaran
-
Deretan Selebriti yang Beli Klub Bola: dari Crazy Rich sampai Aktor Dunia
-
Waspada! BNPT Bongkar Kelompok Ini Jadi Induk Idelologi Gerakan Terorisme di RI
-
NII Punya Pesantren untuk Tanamkan Doktrin Anti-Pancasila, BNPT: Berpotensi Lakukan Kekerasan dan Teror
Ulasan
-
Drama The Scarecrow dan Potret Kegagalan Sistem Hukum dalam Kasus Hwaseong
-
Ulasan Film Killer Whale: Kisah Teror Sang Penguasa Lautan Yang Mencekam!
-
Ulasan Drama Live Up to Your Youth, Ambisi dan Cinta di Kota Beijing Era-90
-
Tarian Bumi: Eksplorasi Nestapa dan Belenggu Kasta Perempuan di Bali
-
Ulasan Novel Rahasia Salinem, Misteri Kotak Kayu dan Masa Lalu Salinem
Terkini
-
Dituding Menunggak Pajak, Agensi Ji Chang Wook Buka Suara
-
Murah tapi Nggak Murahan, Ini Smartwatch Terbaik di Harga Rp2 Jutaan
-
Apocalypse Hotel Raih Best Media dan Best Comic di Seiun Awards ke-57
-
Dua Lawan Berat Menanti, Ini Target Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Tak Sekadar Game Anak, Roblox Jadi Wadah Kompetisi Musik dan Ruang Berkarya