Siapa yang tak mengenal nama Abu Bakar Ash-Shiddiq Shiddiq, Umar bin Khattab, Siti Khadijah binti Khuwailid, Utsman bin Affan dan Abdurahman bin Auf. Mereka adalah para sahabat Nabi, Rasulullah Saw. Namun tahukah bahwa mereka semua ternyata adalah pebisnis andal yang banyak memperoleh kesuksesan dari bisnis yang mereka geluti.
Diantara mereka ada yang berprofesi sebagai seorang saudagar dan ada pula yang berprofesi sebagai tuan tanah yang memiliki kebun maupun hewan ternak. Abdurrahman bin Auf dan Utama bin Affan misalnya, keduanya di kenal luas sebagai saudagar besar di Jazirah Arab. Konon keduanya pernah menggiring kafilah dagangnya hingga ke negeri Syam, pusat perdagangan dunia saat itu.
Dan siapa bilang umat Islam identik dengan kemiskinan? Justru Islam menganjurkan umatnya agar kaya raya, sehingga bisa beribadah dan membantu muslim lainnya. Buku ini telah menepis semuanya apabila Islam identik dengan kemiskinan, inilah buku yang merekam secara lengkap tentang jejak para pebisnis kaya raya dari kalangan sahabat Rasulullah Saw.
Buku bertajuk Rekam Jejak Para Sahabat Kaya Raya ini menegaskan apabila sejarah telah membuktikan jika menjadi kaya raya adalah sebuah keharusan. Dalam buku ini menceritakan biografi para sahabat seperti Abdurrahman bin Auf, Utsman bin Affan, Umar bin Khattab, Zubair bin Awwan, Hakim bin Hizam dan Khalid bin Walid. Dengan mengenal para sahabat tersebut kita bisa mengambil suri tauladan perihal kehidupan dan cara mereka berbisnis.
Sebab dalam buku ini merekam dengan jelas rekam jejak perjuangan mereka, dalam berjuang, berbisnis, dan berkorban melalui jalan Allah. Jadi apabila ingin mengenal terkait perjuangan orang kaya raya maka buku ini layak untuk dibaca dan ditelaah serta diambil intisarinya. Karena apabila orang Islam banyak yang kaya raya, dakwah untuk menyebarkan agama Allah sangatlah mudah, kita bisa mengangkat kemiskinan, lapangan pekerjaan semakin banyak. Tak cukup hanya itu saja, melaikan apabila kita secara bekal di dunia yaitu kekayaan sudah terpenuhi, tentu untuk beribadah akan lebih tenang dan nyaman. Intinya kekayaan adalah segalanya, tinggal bagaimana kita akan menjalankan apa yang di amanahkan Tuhan semesta alam.
Baca Juga
-
8 Golongan yang Dicintai Allah dan 6 Golongan yang Dibenci Allah
-
Ulasan Buku Cara Cantik dengan Detoks, Ini Cara agar Tampil Cantik Alami
-
Ulasan Buku 'Ayah Pintar, Idaman Semua Keluarga'
-
Ulasan Buku The Miracle of Aura: Cara Dahsyat Memaksimalkan Kesuksesan
-
Ulasan Buku Saku Salah Kaprah, Menjawab Banyak Kesalahpahaman
Artikel Terkait
Ulasan
-
Belajar dari Iblis dan Maling? Seni Menang di Buku Jadilah yang Terbalik!
-
Review Serial The Hawk: Ketika Ambisi dan Ego Berbenturan di Lapangan Golf
-
Review Juno: Kisah Kehamilan Remaja yang Hangat dan Penuh Pelajaran Hidup
-
Magic Cat Leave the Trees, Please: Puisi Indah untuk Menyelamatkan Bumi
-
Waktu untuk Tidak Menikah dan Alasan yang Menyertainya
Terkini
-
Cegah Kusam! Ini 5 Night Cream Vitamin C untuk Kulit Tampak Cerah Merata
-
Elegan! Ini 7 Rekomendasi Merk Handuk yang Cocok Jadi Souvenir dan Hampers
-
Gaji Manajer Kopdes Ditanggung APBN: Di Mana Letak Skala Prioritas Negara?
-
Puisi Pahlawan dan Tikus: Menyelami Kritik Sosial yang Sarat Spiritualitas
-
Review Agent Kim Reactivated: Aksi Brutal yang Dibalut Kisah Keluarga