Banyak cara yang dapat kita gunakan untuk mengkritisi sesuatu yang terjadi di sekitar kita. Salah satunya melalui media buku cerita bergambar atau komik. Buku berjudul Indonesia Sehari-hari, Potret Jenaka Ironi di Sekeliling Kita karya Ditter dan Ruby ini misalnya, berisi kisah jenaka yang mengkritisi beragam kejadian yang ada di negeri ini.
Salah satu tema yang dikritisi secara tajam dalam buku ini perihal kasus korupsi para pejabat. Kasus korupsi tersebut tentu sangat merugikan negara dan menyengsarakan rakyat.
Misalnya saat pejabat mengorupsi dana pembangunan infrastruktur, maka akan berimbas meluas dan merugikan banyak pihak.
Dalam buku ini diuraikan bahwa setiap periode waktu tertentu, pemerintah menggelontorkan dana dalam jumlah yang besar untuk membangun infrastruktur, misalnya jalan, jembatan, dan sebagainya, tujuannya untuk memajukan perekonomian rakyat.
Tapi, dana itu sering dipangkas dan dimasukkan ke kantong sendiri oleh para koruptor. Sisa dana yang ada tidak cukup untuk membuat jalan dan jembatan dengan kualitas yang bagus.
Akibatnya, proses pembangunan pun jadi setengah-setengah. Makanya jalan dan jembatan yang sudah dibuat itu jadi cepat rusak dan kemudian bisa menjatuhkan korban jiwa. Padahal, yang namanya pembangunan infrastruktur itu adalah hal yang sangat penting, kalau uangnya dikorupsi, negara ini jadi tidak maju-maju (halaman 24-25).
Indonesia adalah negara yang dikenal memiliki tanah yang subur. Namun sayangnya, banyak pihak yang kurang bisa mengelola dengan baik.
Dalam buku ini dipaparkan, bahwa di Indonesia ini banyak lahan yang subur, petani banyak, dan sarjana pertanian juga banyak. Tapi, ternyata negeri kita ini tukang impor bahan pangan.
Bahkan konon, 65 persen kebutuhan pangan di negeri kita dipenuhi dari produk impor. Bayangkan, beras, jagung, gula, bawang, dan singkong saja diimpor.
Mengapa hal ini bisa terjadi? Diduga, pemerintah tidak pintar mengelola sistem pertanian kita, makanya produktivitas pertanian kita rendah.
Lahan yang subur jadi mubazir. Kasihan para petani kita. Sebagai negeri agraris, jumlah petani di negeri kita banyak banget. Tapi sayang, kehidupan mereka memprihatinkan karena dibelit kemiskinan (halaman 49).
Selain itu, petani kita juga ditinggal sama para sarjana. Banyak sarjana di bidang pertanian malah kerja di bidang lain demi mengejar kekayaan, misalnya di bidang perbankan. Makanya, tak heran kalau pertanian di negeri ini susah berkembang (halaman 50).
Tema-tema lain yang dikritisi dan menarik direnungi dalam buku cerita bergambar ini antara lain tentang demonstrasi, sampah, banjir, transportasi publik, dan lain sebagainya. Buku yang sangat penting untuk dibaca sekaligus direnungi pesan-pesan berharga di dalamnya.
Baca Juga
-
Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol
-
Unpopular Opinion: Kita Butuh Cancel Culture yang Lebih Kejam untuk Figur Publik Bermasalah
-
Self Reward sebagai Bentuk Perayaan atau Pemborosan?
-
Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?
Artikel Terkait
-
3 Alasan Shin Tae-yong Antar Timnas Indonesia ke Piala Asia 2023, Bisakah Memberi Pembuktian?
-
Sumsel Sepekan, Atraksi Tong Setan Melukai 12 Anak hingga 4 Berita Menarik Lainnya
-
Pelatih Sabah FC Tegaskan Saddil Ramdani Dilepas ke Timnas Indonesia Hanya Saat Agenda FIFA
-
Turnamen Toulon 2022: Timnas Indonesia U-19 Tersingkir Usai Ditaklukkan Meksiko 0-2
-
Timnas Indonesia U-19 Tertinggal 0-1 dari Meksiko di Babak I
Ulasan
-
Menyikapi Rasa Posesif dengan Kegenitan Elegan ala Syahrini, 'Seperti Itu?'
-
Review Never After Dark: Licik Memainkan Formula Horor yang Sudah Familier
-
The Story of an Hour: Merasakan Satu Jam Kebebasan sebagai Perempuan
-
The Revolt of Arabia: Mengenal Revolusi Arab dan Perubahan Kekuasaan di Hijaz
-
Semangat Muda: Ketika Tan Malaka Membaca Indonesia dari Pertarungan Kelas
Terkini
-
Everyone's Darling Has a Secret Dapat Anime, Romansa Siswa Biasa dan Idol
-
Jadi Series Baru Netflix, 5 Fakta Pride and Prejudice, Tayang Desember!
-
4 Serum Witch Hazel Andalan Kulit Berminyak Kontrol Sebum dan Atasi Jerawat
-
Winter aespa Absen Konser di Dallas karena Didiagnosis Shingles
-
Sering Sayang Hapus Screenshot dan Chat Lama? Kenali Bahaya Digital Hoarding bagi Mentalmu