Apa yang akan kamu lakukan jika menemukan seseorang yang menyimpan emas curian dengan jumlah fantastis?
Orang normal mungkin akan memilih tidak ikut campur agar terhindar dari masalah yang mungkin terjadi setelahnya. Tapi... sepertinya tidak ada karakter yang senormal itu di drama Gold Land.
Jika sebelumnya, saya mengatakan konflik episode 3 dan 4 mulai terasa gelap, Gold Land episode 5 dan 6 sudah semakin gelap lagi. Keserakahan manusia semakin ditampakkan di sini. Dan perebutan emas pun semakin terasa sengit.
Di episode 5, konflik mulai memuncak. Ada orang lain yang tahu bukan hanya tentang emas, tetapi juga tahu kalau Hee-joo lah yang kini menyembunyikan emas tersebut. Orang itu mengajak Hee-joo bertemu dan membujuk agar Hee-joo mau berbagi emas dengannya.
Sejujurnya, di sini saya lagi-lagi dibuat sangat kesal dengan Lee Do-kyeong. Karena dialah yang membocorkan hal itu. Memang tidak secara eksplisit, tapi dia sudah memberi petunjuk ke orang yang seharusnya tidak dipercaya. Di sini, bahkan sifat asli Do-kyeong semakin terlihat. Dia benar-benar manipulatif. Kebaikannya pada Hee-joo hanya karena pacarnya itu masih membawa peti yang dicurinya.
Kemudian Hee-joo juga tak kalah mengesalkan. Dia terlalu naif dan gegabah. Bagaimana bisa seorang "pencuri" yang seharusnya menjaga kerahasiaan setiap aktivitasnya malah membiarkan kamera dashboard merekam jalan menuju lokasi barang curian? Ini benar-benar tindakan yang sangat gegabah. Saya merasa hal itu sebenarnya sangat bisa diantisipasi.
Namun, bagaimanapun Hee-joo tidak tahu kalau orang yang pernah dia percaya akan memanfaatkan itu untuk mencari tahu lokasi emas. Dan inilah kelemahan karakter Hee-joo di sini. Kekurangan kasih sayang yang ia rasakan sejak kecil membuatnya lebih mudah tersentuh dengan kebaikan kecil yang diberikan orang lain dan mudah percaya.
Aksi kejar-kejaran semakin terasa intens di dua episode ini. Yang mengejar Hee-joo bukan hanya anak buah pemilik asli emas, tetapi juga orang-orang yang tahu tentang emas itu dan ingin memilikinya sendiri.
Park Heo-cheol mulai menunjukkan benih-benih pengkhianatan pada Ketua Ahn yang sudah mulai disorot di episode ini. Sementara kemarahannya pada Hee-joo juga semakin membara. Apalagi kali ini, dia sudah benar-benar tahu bahwa Hee-joo adalah orang yang selama ini menyembunyikan peti yang dia cari.
Sementara itu, karakter Woogy membuat saya merasa semakin was-was. Kini, dia tahu bahwa jumlah emas yang disembunyikan Hee-joo sebenarnya jauh lebih banyak dari yang dia tahu. Pertanyaan saya: apakah dia akan berkhianat atau tetap berada di sisi Hee-joo? Yang jelas, pengkhianatan yang pernah dia lakukan sebelumnya juga membuat saya sulit membuang kecurigaan pada satu tokoh ini.
Meskipun di sisi lain, Woogy juga ditampakkan sebagai sosok yang tidak seserakah orang lain yang tahu tentang emas itu. Walaupun sudah tahu jumlah asli emasnya, dia tetap menerima berapa pun bagian yang dia dapatkan dengan membantu Hee-joo.
Lalu di episode 6, karakter Hee-joo mulai dibuat lebih waspada. Tapi bagaimanapun juga, ia bukan orang yang terbiasa berada di dunia gelap itu. Ada beberapa tindakannya yang masih terkesan kurang hati-hati.
Secara keseluruhan, episode 5 dan 6 menunjukkan pada kita bagaimana karakter seseorang bisa berubah saat melihat sesuatu yang menguntungkan dirinya. Mereka akan menjadi jauh lebih egois, serakah, bahkan sudah tidak ragu lagi untuk membunuh orang lain. Uang benar-benar bisa menjadi sangat berbahaya saat bertemu dengan orang-orang yang serakah. Uang tidak hanya mengubah sifat manusia, tetapi juga membuat manusia saling membunuh.
Satu hal yang membuat saya masih penasaran sampai sekarang adalah apakah konflik utama drama ini hanya seputar perebutan emas dan keserakahan para tokohnya? Atau akan ada konflik lebih gelap yang muncul di episode setelah ini?
Namun, melihat bagaimana konflik berkembang sejauh ini, jujur, saya belum bisa melihat bagaimana akhir dari drama Gold Land nantinya. Apakah Hee-joo akan mendapatkan akhir bahagia yang dia inginkan selama ini atau malah terjebak lebih dalam pada keserakahan. Mari kita nantikan episode minggu depan dengan penuh kesabaran.
Baca Juga
-
Persoalan Penulis: Ide Melimpah, Tapi Tulisan Tak Kunjung Selesai
-
Mengupas Lirik Terima Kasih Sudah Bertahan: Pengingat bahwa Bertahan Juga Sebuah Pencapaian
-
Paylater: Penyelamat saat Terdesak atau Jalan Pintas Menuju Utang?
-
Tayang hingga Episode 8, The Scarecrow Membuat Saya Salah Menebak Lagi
-
Saat Anak Dituntut Berprestasi Tanpa Diberi Ruang untuk Gagal
Artikel Terkait
Ulasan
-
Aroma Karsa: Ketika Mitos dan Obsesi Berkelindan dalam Fantasi Nusantara
-
Review In the Grey: Perpaduan Strategi Militer dan Tipu Daya yang Brilian!
-
Miswan Tek Mina, Rahasia Kuah Segar di Balik Syahdunya Jambi Seberang
-
Ulasan Film Son-In-Law: Kisah Menarik tentang Impian Jos yang Hancur Total
-
Review Off Campus: Tema Persahabatan dan Trauma yang Disajikan Elegan
Terkini
-
Perempuan dan Inner Critic: Saat Suara dalam Diri Malah Jadi Musuh Terbesar
-
Film Pesta Babi tentang Apa? Tuai Kontroversi hingga Pembubaran Acara Nobar
-
Sering Catokan? Ini 5 Vitamin Rambut Biar Nggak Kering dan Tetap Sehat!
-
Gulir Panas LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar: Memandang Wajah Indonesia dalam Satu Ruangan
-
aespa Rangkul Kompleksitas Identitas diri di Lagu Whole Different Animal