Bagi kamu yang suka sekali berbelanja bahkan jika sedang tak benar-benar memerlukan barang yang akan kamu beli, buku Confessions of a Shopaholic ini akan terasa relate dengan dirimu. Buku yang ditulis oleh Sophie Kinsella ini bertutur begitu lugas dan apa adanya. Perasaan dari tokoh utamanya yang bernama Rebecca Bloomwood mungkin cukup mewakili perasaan para penggemar belanja.
Dorongan untuk membeli barang-barang di toko sangat besar sampai Becky, panggilan akrab dari Rebecca seringkali mencari-cari pembenaran untuk bisa membelinya tanpa merasa bersalah. Kebiasaan berbelanja yang tanpa perhitungan ini pada akhirnya membuat Becky terlibat dalam kesulitan. Apalagi kalau bukan kesulitan keuangan. Becky tercatat memiliki utang kartu kredit yang sangat besar yang tak mampu dibayarnya.
Becky harus menghadapi tagihan yang terus berdatangan dan kucing-kucingan dengan seorang debt collector bank. Becky bahkan membuat berbagai alasan yang tidak masuk akal alias dibumbui kebohongan. Namun begitu, Becky selalu menolak bantuan keuangan dari Suze, sahabatnya yang berasal dari keluarga kaya.
Dalam perjalanan Becky mengatasi kesulitan keuangan akibat utang kartu kredit, Becky banyak mengalami berbagai peristiwa yang tidak hanya menyedihkan namun juga konyol sekaligus lucu. Becky terpaksa berbohong tidak hanya kepada bank namun juga kepada sahabat dan keluarganya. Walau pada akhirnya Becky mengakui dan meminta maaf.
Kisah Becky juga diliputi hubungan romansanya dengan Luke Brandon seorang pebisnis tampan yang sukses. Kisah cinta mereka juga tak selalu mulus. Ada-ada saja hal yang menimbulkan kesalahpahaman yang membuat mereka bertengkar. Ditambah lagi masa lalu Luke dengan ibu kandungnya yang juga tak mempermudah jalan cerita.
Pada akhirnya Becky harus bertanggungjawab dengan masalah utang-utangnya dan berusaha menemukan cara untuk bisa membayar semuanya dengan usahanya sendiri tanpa mengandalkan orang lain. Becky tak ingin menjadi beban untuk kedua orang tuanya dan juga sahabat-sahabatnya, juga Luke yang menjalin hubungan dengannya.
Kamu akan menemukan banyak adegan konyol yang lucu sekaligus mengharukan dalam buku ini. Walaupun tergolong buku dengan cerita keseharian, namun banyak pelajaran yang bisa diambil dari buku ini. Kamu akan memperoleh gambaran arti bertanggungjawab akan kesalahan dan menghargai orang-orang yang peduli kepada kita. Buku ini sangat menghibur dan bahkan sudah difilmkan juga dengan pemeran utama Isha Fisher.
Baca Juga
-
3 Kesalahan saat Mengenakan Pakaian Baru di Tempat Kerja
-
3 Kebiasaan Buruk yang Membuat Meja Kerja Kamu Sering Berantakan
-
5 Tips Mengubah Hobi Membuat Buket Bunga Jadi Uang, Berani Coba?
-
3 Ide Hadiah untuk Seorang Backpacker, Pilih yang Praktis!
-
3 Macam Celebrity Worship, Jangan sampai Kebablasan Memuja!
Artikel Terkait
-
Ulasan Buku Jejak-jejak yang Terserak: Untaian Hikmah dalam Peristiwa Sehari-hari
-
Penggerak Literasi Sidoarjo, Denpasar, dan Lembata, Jadi SPL Nasional Terbaik Tahun 2021
-
Dongkrak Minat Baca, Pemkot Bandung Andalkan Klik dan Gerobak Baca, Apa itu?
-
4 Tips Membaca Buku Nonfiksi, Jangan Asal Setuju dengan Isinya
-
Ulasan Buku Kiat Jitu Anak Gemar Baca Tulis: Manfaat Membaca dan Menulis
Ulasan
-
Ketika Kakak Kehilangan Arah: Kisah Emosional di Novel Dongeng untuk Raka
-
Review Film AIU-EO Macam Betool Aja: Komedi Romantis Khas Medan yang Penuh Tawa
-
Film Late Shift: Malam Panjang Perawat yang Melelahkan dan Penuh Empati
-
Buku Tetsuya Kawakami: Menemukan Makna Literasi di Toko Buku Tua
-
Perjuangan Haia Meraih Mimpi dan Konflik Poligami dalam Novel Laut Tengah
Terkini
-
Tayang 26 Maret, Ini Jajaran Pemain Drakor Cabbage Your Life
-
Shin-chan Masuk Dunia Yokai, Film ke-33 Umumkan Tayang Juli 2026 di Jepang
-
Mudik 2026 Makin Lancar, 6 Ruas Tol Baru Dibuka Gratis Selama Arus Lebaran!
-
Terjebak Algoritma: Mengapa Internet Hanya Menampilkan yang Kita Suka?
-
Reuni, Bukber, dan Panggung Pencapaian yang Terselubung