Ada banyak kejadian di dunia ini yang terkadang sulit dicerna logika tapi begitu nyata adanya. Kejadian-kejadian tak masuk akal tersebut bagi orang dewasa yang berpikiran bijaksana, akan melahirkan hikmah atau pelajaran yang sangat berharga bagi dirinya.
Buku berjudul Kisah-Kisah Ajaib karya Abdul Husain Dasteghib menarik disimak karena di dalamnya memuat sederet kisah menarik yang bisa dijadikan sebagai bahan renungan bersama. Salah satu kisah yang akan saya ulas di sini berjudul ‘Jasad Utuh Setelah 1.300 Tahun’. Disebutkan dalam koran Kayhan edisi ke-9319 tahun 1975 kisah menarik berikut ini:
Banyaknya pencuri yang menggali kuburan di kota Yazd menyebabkan terungkapnya penemuan jasad yang tetap utuh setelah dikubur selama 1.300 tahun. Jasad itu adalah milik Sayyidah Hayat, salah seorang wanita terkenal di awal Islam. Yazdi, salah seorang wartawa Kayhan, berkata "Suatu malam, beberapa pencuri yang tamak akan barang-barang berharga menggali kubur Sayyidah Hayat, seorang wanita terkenal di awal Islam, yang ada di desa Fahraj, dekat kota Yazd. Mereka terkejut ketika melihat jasad yang masih utuh. Setelah warga desa mengetahui penemuan ini, mereka melaporkan ke kantor kebudayaan tentang upaya pencurian di kubur para syuhada di desa itu. Lantas, seorang ahli melakukan pengecekan dan penelitian, dan kemudian menyatakan bahwa jasad itu masih utuh dan merupakan jasad Sayyidah Hayat.
Benar, jasad itu telah dikuburkan 1.300 tahun sebelumnya di pemakaman para syuhada desa itu dan masih dalam keadaan utuh seluruhnya, bahkan wajahnya. Setelah melihat dari dekat, seorang wartawan Kayhan berkata, “Rambut kepalanya pun masih utuh; hitam dan panjang.”
Sayyid Masyrutah, seorang ahli dari departemen kebudayaan menguatkan kabar ini. beliau berkata, “Kuburan dan jasad itu adalah milik Sayyidah Hayat, salah seorang wanita terkemuka dalam Islam yang syahid ketika berperang melawan kaum Yahudi dan Zardisyti, sewaktu terjadi penyebaran Islam di daerah itu. Hal-hal yang berkaitan dengan kubur dan jasad itu sekarang masih ditangani para ahli.”
Sayyid Dirbani, kepala departemen itu juga mengatakan, “Jasad dan kubur itu adalah jasad dan kubur syuhada; kami sekarang masih melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut dan melakukan pencarian terhadap para pelakunya.”
Kisah ajaib dan menarik lainnya yang bisa disimak dalam buku terbitan Trisula Adisakti (2010) ini misalnya tentang perjalanan haji seorang yang saleh bernama Mulla Ali al-Kazeruni, yang ketika mengalami kesulitan kemudian mendapatkan kemudahan dari Allah. Semoga buku ini dapat menjadi bacaan bermanfaat dan mampu memotivasi pembaca agar meningkatkan keimanan kepada Allah Swt.
Baca Juga
-
Self Reward sebagai Bentuk Perayaan atau Pemborosan?
-
Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?
-
Dilema Perayaan Kemerdekaan dan Iuran Besar yang Memberatkan Warga
-
Bahagia di Usia 48 dan Masih Lajang: Rahasia di Balik Berdamai dengan Diri Sendiri
-
Dari Batagor Bang Agus Hingga Pindang Bandeng: Menelusuri Ragam Kuliner di Jakarta
Artikel Terkait
-
Ulasan Buku Kitab Writerprenenur, Jangan (Takut) Jadi Penulis
-
Kenali Penyebab Sakit Hati dalam Buku sebelum Luka Menjadi Duka
-
Memaknai Hidup dengan Rasa Syukur, Ulasan Buku Chicken Soup for the Soul
-
Ridwan Kamil Ungkap Kondisi Jasad Eril Usai Ditemukan: Dinginnya Menular ke Tubuh Saya
-
Netizen Mengaitkan Musibah Eril Dengan Pilpres 2024, Atalia Ridwan Kamil: Itu Jahat Banget
Ulasan
-
Ulasan Beyond the Bar: Menguji Batas Idealisme dalam Praktik Hukum
-
4 Sisi Gelap Emily dalam A Rose for Emily yang Bikin Merinding
-
Dari Merubah hingga Seronok dalam Buku Remah-Remah Bahasa: Perbincangan dari Luar Pagar
-
A Shop for Killers Season 2: Pertarungan Sengit Murthehelp Melawan Babylon
-
Review Anak Semua Bangsa Karya Pramoedya: Dari Duka Menuju Kesadaran
Terkini
-
Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas
-
HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel
-
Lomba Menghias Pasar Godean HUT ke-81 RI, Jadi Wujud Syukur Pedagang
-
Tak Melulu Merek Luar, ini 6 Sepatu Lokal yang Gak Kalah Keren!
-
4 Cara Digital Detox untuk Mengurangi Ketergantungan pada Gadget