Menulis, selain bisa dijadikan sebagai profesi yang mendatangkan lembaran-lembaran rupiah, juga memiliki sederet manfaat yang penting diketahui oleh khalayak. Salah satu manfaat menulis yang saya yakin juga dialami oleh para penulis adalah membuat pikiran lebih terang, karena apa yang dipikirkan selama ini akhirnya dapat tersalurkan lewat deretan kata-kata.
Menulis bisa dipelajari oleh siapa pun. Terlebih kegiatan menulis sebenarnya sudah kita pelajari sejak kecil. Bukankah sejak duduk di bangku Sekolah Dasar kita sudah terbiasa menulis berbagai mata pelajaran di buku tulis?
Tugas kita (bila benar-benar ingin menjadi penulis) selanjutnya adalah berusaha menuliskan apa yang kita rasakan, pikirkan, dan alami. Atau bisa juga menuliskan pengalaman hidup orang lain. Itu langkah pertama. Langkah kedua kita bisa belajar tentang kiat-kiat menulis dari ahlinya. Bisa kita baca dalam buku-buku tentang kiat menulis, atau bertanya pada teman-teman penulis.
Dalam buku berjudul ‘Kitab Writerprenenur, Jangan (Takut) Jadi Penulis’ dijelaskan bahwa banyak orang menulis berdasarkan ilmu yang telah diperolehnya dan menerapkannya dalam kehidupan nyata lalu menuangkannya ke dalam sebuah tulisan. Sebagai contoh buku ‘Bukan Guru Oemar Bakrie, Menjadi Guru Cerdas Finansial’ adalah sebuah buku yang ditulis oleh seorang guru ekonomi. Ia berhasil mengaplikasikan ilmu ekonomi ke dalam kehidupannya sehari-hari sehingga menjadi guru yang bisa meningkatkan perekonomian keluarganya.
Bicara tentang ide menulis, memang ada banyak bertebaran ide di sekeliling kita. Kita hanya perlu rajin mengaktifkan indra pendengaran, penglihatan, dan perasa kita. Lalu selanjutnya menuliskannya menurut versi kita, dengan disertai sumber-sumber tepercaya yang akan semakin menguatkan dan membuat semakin menarik tulisan yang akan kita buat.
Banyak sekali buku yang ditulis berdasarkan pengalaman hidup. Contohnya buku ‘Hee ah Lee, The Four Fingered Pianist’ yang menceritakan kisah sukses seorang anak dari Korea yang hanya memiliki empat jari di kiri dan kanan tetapi mampu menjadi pemain piano kelas dunia. Pengalaman hidup memiliki cakupan tema tulisan yang luas dan dinamis sehingga kita tidak perlu takut akan kehabisan ide di sini (halaman 40).
Bagi Anda yang ingin belajar menulis, saya merekomendasikan untuk membaca buku ‘Kitab Writerprenenur, Jangan (Takut) Jadi Penulis’ karya Sofie Beatrix yang diterbitkan oleh Gramedia (tahun 2011). Semoga ulasan ini bermanfaat untuk Anda. Tetap semangat menulis, ya?
Baca Juga
-
Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol
-
Unpopular Opinion: Kita Butuh Cancel Culture yang Lebih Kejam untuk Figur Publik Bermasalah
-
Self Reward sebagai Bentuk Perayaan atau Pemborosan?
-
Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?
Artikel Terkait
-
Kepada-Mu Aku Berserah: Belajar Tentang Arti Berserah Lewat Novel
-
Kenali Penyebab Sakit Hati dalam Buku sebelum Luka Menjadi Duka
-
Viral Video Pembubaran Aksi Tolak RKUHP Saat Kunjungan Presiden Jokowi di Medan
-
Memaknai Hidup dengan Rasa Syukur, Ulasan Buku Chicken Soup for the Soul
-
Ulasan Buku 'Tradisi-Tradisi Islam Nusantara': Mengenal Tradisi di Indonesia
Ulasan
-
Mengupas 'Emanon', Manga Sci-Fi Santai yang Bikin Overthinking Soal Makna Kehidupan
-
Lika-Liku Kejar Mimpi di Usia Kepala Empat, 'Timun Jelita' Hadirkan Konflik Sahabat dan Ambisi
-
Di Tanah Lada: Apakah Mati Jadi Jalan Keluar Terbaik untuk Ava?
-
Review 'Lucky Strike': Saat Taktik Pura-Pura Mati Jadi Satu-Satunya Jalan Selamat dari Pasukan SS
-
Review Forgotten Island: Emosinya Kuat, tapi Konfliknya Terlalu Main Aman
Terkini
-
Rela Lepas Cuan Jutaan Dolar demi Privasi Anak, Keputusan PewDiePie Patut Ditiru Ortu Zaman Now!
-
Dari Warkop DKI hingga Pandji: Menelusuri Komedi Sebagai Alat Perlawanan
-
Anime Welcome to Demon School, Iruma-kun Umumkan Proyek Film Pertama
-
Nasib Tragis The Transporter: Ditinggal Jason Statham, 2 Aktor Penggantinya Gagal Total!
-
Rangkul Kekurangan! KickFlip Ungkap Indahnya Masa Muda di Lagu Puzzle Piece