Orang yang berilmu dan tidak berilmu tidaklah sama. Orang berilmu akan melakukan segala sesuatu berdasarkan aturan atau hukum yang akan membuatnya menapaki jalan lurus yang diridhai oleh-Nya. Sementara orang yang tidak berilmu akan menjalani hidup dengan ketidaktahuan terhadap beragam hal sehingga ia akan mudah tersesat ke jalan yang salah.
Karenanya, menuntut atau mencari ilmu dalam Islam merupakan sebuah kewajiban yang tak bisa ditawar-tawar. Dengan menguasai berbagai disiplin ilmu pengetahuan, kehidupan umat manusia akan benderang seperti malam yang diterangi lampu-lampu yang akan menerangi jalan hidup kita.
Bicara tentang ilmu, kita harus berguru pada orang-orang yang memiliki keluasan ilmu dan kebijaksanaan hidup. Seperti para ulama dan kiai yang selama ini dikenal luas oleh mayarakat luas perihal keilmuannya yang luas dan kiprahnya yang begitu besar di tengah masyarakat.
Salah satu sosok kiai yang patut diteladani perjuangannnya dalam menghidupkan agama ialah KH. Maimoen Zubair. Dalam buku berjudul “KH. Maimoen Zubair, Sang Maha Guru” karya Dr. Jamal Ma’mur Asmani, M.A. dijelaskan, secara fisik KH. Maimoen Zubair sudah pergi meninggalkan santri-santrinya, masyarakat yang mencintainya, dan tentu saja kita semua.
Namun, pemikiran dan jejak perjuangan KH. Maimoen Zubair akan terus dikaji seluruh anak negeri. Lebih dari itu, dakwah kebangsaan beliau dalam mengembangkan Islam dan bangsa harus dilanjutkan generasi sekarang dan yang akan datang. Dakwah kebangsaan KH. Maimoen Zubair ada dalam banyak bidang. Salah satunya ialah dakwah keilmuan (halaman 192).
Dr. Jamal Ma’mur Asmani, M.A. menjelaskan, sebagai ulama besar, kiprah KH. Maimoen Zubair sangat menonjol dalam bidang keilmuan. Maka, bidang keilmuan ini harus dilanjutkan karena dakwah Islam tidak boleh surut dan padam. Justru, ketika KH. Maimoen Zubair sudah membangun pondasi kokoh, maka generasi selanjutnya tinggal mengembangkan dan meningkatkan secara optimal, sesuai dengan tantangan global.
KH. Maimoen Zubair mempunyai karisma tinggi di tengah masyarakat tidak hanya karena beliau merupakan keturunan ulama besar, tetapi benar-benar karena perjuangannya yang ikhlas dan tidak kenal lelah di tengah masyarakat. Banyak jejak perjuangan beliau di tengah masyarakat, antara lain beliau adalah sosok pribadi yang senang bersedekah di jalan Allah, seperti rajin menyumbang pembangunan masjid dan sejenisnya (halaman 195-196).
Membaca perjuangan dan kiprah tokoh-tokoh ternama dan memiliki dedikasi tinggi terhadap agama dan bangsa memang menarik dan dapat memotivasi kita untuk meneladani kebaikan-kebaikannya. Semoga ulasan buku ini bermanfaat.
Baca Juga
-
Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol
-
Unpopular Opinion: Kita Butuh Cancel Culture yang Lebih Kejam untuk Figur Publik Bermasalah
-
Self Reward sebagai Bentuk Perayaan atau Pemborosan?
-
Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?
Artikel Terkait
-
Menag ke KBIHU: Kurangi Belanja dan City Tour, Biarkan Jemaah Haji Istirahat
-
3 Fakta Raja TikToker Khaby Lame: Beragama Islam, Hafal Aquran Sejak Usia Belasan Tahun
-
Terungkap! Agama Raja Tik Tok Khaby Lame, Penghapal Al-Quran Sejak Usia 14 Tahun
-
Amanda Manopo Enggan Pasang Target Menikah: Jalani Aja, Namanya Jodoh Gak Akan ke Mana Kan
-
Masrawan, Kepala Kemenag Provinsi Kalimantan Timur Beserta 5 Keluarganya Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Tunggal
Ulasan
-
Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan
-
The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup
-
Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia
-
Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama
-
Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO
Terkini
-
Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru
-
Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban
-
CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL
-
Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime
-
Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik