Salah satu karya sastra klasik yang melegenda dan masih banyak dibaca hingga sekarang adalah karya Louisa May Alcott yang berjudul Little Women. Cerita ini sudah diangkat menjadi film, dan tentu saja versi novelnya tidak kalah seru untuk dibaca.
Identitas Buku 'Little Women'
Judul Buku: Little Women
Penulis: Louisa May Alcott
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman: 378 Halaman
Sinopsis 'Little Women'
Buku ini bercerita tentang kisah kehidupan keluarga March ynag tinggal di daerah Concord, Amerika Serikat, pada abad ke-19. Keluarga ini memiliki empat orang putri dengan kepribadian masing-masing yang unik dan khas. Ada Meg yang cantik, Jo yang tomboi, Beth yang rapuh, dan Amy yang artistik. Bersama Laurie, pemuda tetangga yang menjadi teman mereka sejak kecil, ada banyak kisah dan kejadian seru yang bisa kita simak.
Ulasan 'Little Women'
Dibesarkan dalam sebuah keluarga yang sederhana, keempat bersaudara March memiliki peranannya masing-masing dalam membantu ibu mereka mengurus rumah tangga. Keempatnya juga memiliki sikap yang baik dan terpuji, terlepas dari kenakalan anak-anak dan remaja pada umumnya yang kadang menghiasi beberapa cerita. Ayah mereka harus ikut berperang, tetapi mereka semua menunjukkan bahwa mereka adalah gadis mandiri yang bisa diandalkan.
Membaca buku ini, jujur agak sedikit membuatku iri. Persaudaraan yang terjalin di antara gadis-gadis March ini memang sangat menenteramkan dan menghangatkan hati. Mereka semua saling peduli, saling mengisi, dan saling memahami. Apalagi ketika Beth sakit, Jo yang terkenal tomboi dan sedikit urakan, rela merawat saudaranya itu dengan penuh kasih. Begitu pula dengan Meg dan Amy dengan pengorbanan mereka masing-masing.
Interaksi antara Jo dan Laurie juga lucu menggemaskan. Aku jadi mendukung hubungan mereka. Kisah Meg dan Mr. Brooke juga tidak kalah seru! Penuh warna dan khas kepolosan anak-anak usia belasan. Setiap tokohnya digambarkan dengan detail, jadi aku seakan bisa melihat langsung setiap tokohnya sedang beraksi.
Jika kamu mencari bacaan yang ringan dan kental dengan nuansa kekeluargaan, buku ini sangat cocok untuk dibaca! Ada banyak nilai-nilai hidup yang bisa kita ambil dari perilaku dan pengalaman masing-masing tokoh. Sudah siap masuk ke dalam hangatnya keluarga March ini?
Baca Juga
-
Bukan Sekadar Novel Geng Motor, Novel Areksa Ajarkan Arti Pengorbanan
-
Dapat Komentar Jahat soal Debut 'HyoRiSoo', Begini Reaksi Menohok Yuri SNSD
-
Haechan NCT Pamer Parfum Favorit dari Brand Lokal, Ini 7 Alternatif Lainnya
-
Skin Barrier Rusak? Perbaiki dengan 5 Pilihan Moisturizer Ini!
-
Didominasi Genre Self-Help, Intip 4 Buku Rekomendasi Sungjin DAY6!
Artikel Terkait
-
5 Rekomendasi Lagu K-Pop untuk Menemani Baca Buku, Mana Favoritmu?
-
Ulasan Buku Jurnalisme Online: Kiat Menulis Konten Online Berkualitas
-
Cantik Itu Luka: Cerita Tragis tentang Kecantikan dan Perempuan
-
Ulasan Mencari Jalan ke Hati Bunda: Sayangi Ibu hingga Akhir Waktu
-
Viral Bapak Penjual Buku Mewarnai di CFW, Sepi Pembeli Meski Telah Menunggu Lama
Ulasan
-
Bukan Hanya Romance: Bagaimana Trilogi 'Before' Memotret Realisme Hubungan
-
Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan
-
Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!
-
Through the Darkness: Mengurai Criminal Profiling dan Psikologi Kejahatan
-
5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap
Terkini
-
Lawan Kulit Kering! 4 Hydrating Mist Jaga Wajah Tetap Lembap Sepanjang Hari
-
Tayang Oktober, Drakor Final Table Bagikan Keseruan Pembacaan Naskah
-
Stop Sikap Overproud: Pejabat Bukan Raja, Kenapa Masih Disambut Berlebihan?
-
Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM
-
Tone Deaf Berkedok Self-Care: Tak Semua Orang Bisa Menjauh dari Bad News