Kita telah sering mendengar bahwa turunnya agama Islam itu adalah sebagai rahmat bagi semesta alam. Dengan kata lain menjadi rahmat atau kasih sayang bagi seluruh makhluk hidup, terlebih para manusia di berbagai belahan dunia ini.
Allah Swt. telah menetapkan berbagai aturan yang harus kita taati bersama. Aturan tersebut dibuat untuk kepentingan kita bersama, untuk kebahagiaan hidup makhluk-Nya. Agar kita tidak keliru dalam melangkah. Agar kita selalu berada di jalan lurus yang senantiasa diridai oleh-Nya.
Untuk mengetahui aturan atau hukum-hukum Tuhan, tentu kita harus banyak belajar. Ya, menuntut ilmu, terlebih ilmu agama, adalah sebuah keharusan bagi manusia yang dianugerahi akal atau pikiran.
Belajar tentu saja bisa kepada siapa pun. Namun dalam urusan agama, tentu kita harus berguru kepada mereka yang ahli. Misalnya kepada para kiai atau ulama. Sebagai bahan tambahan, kita juga perlu belajar dengan cara membaca buku-buku keagamaan yang ditulis oleh para penulis yang benar-benar memahami ajaran agama dengan baik dan bijaksana.
Buku berjudul “Syariat Menjawab Masalah-Masalah yang Sering Ditanyakan” karya Syamsul Rijal Hamid ini misalnya, dapat kita jadikan sebagai salah satu panduan dalam memahami syariat atau hukum yang berlaku dalam agama Islam.
Buku terbitan Qibla (2017) tersebut terbagi menguraikan penjelasan kitab suci Al-Qur’an dan hadits yang berkenaan seputar masalah aneka najis dan bersuci, kegunaan dan waktu shalat, masjid dan adzan, shalat berjamaah, shalat-shalat sunnah, tata cara shalat, tentang zikir, doa, membaca Al-Qur’an, puasa wajib dan sunnah, dan lain sebagainya.
Prof. Dr. Mohammad Baharun dalam kata pengantar buku ini menjelaskan bahwa syariat Islam adalah satu dari tiga ajaran inti dalam Islam. Ajaran Islam yang lain adalah tentang akidah dan akhlak. Akidah, syariat, dan akhlak itu seharusnya benar-benar dikuasai oleh umat Nabi Muhammad Saw. Tiga serangkai ini biasa dikenal dengan Tauhid, Fikih, dan Tasawuf.
Menurut Prof. Dr. Mohammad Baharun, pemahaman tentang syariat Islam atu fikih secara utuh bisa melalui berbagai cara. Salah satunya adalah dengan memahami kaidah-kaidah fikih. Kaidah-kaidah fikih merupakan pengikat hamba untuk memahami maslahah di dalam ibadah, muamalah, dan aktivitas sosial-keagamaan lainnya.
Terbitnya buku ini penting dibaca oleh umat Islam, sebagai tambahan pembelajaran tentang syariat Islam. Agar wawasan kita tentang seputar hukum Islam semakin bertambah luas dan kita bisa mengamalkannya sesuai dengan apa yang telah ditetapkan dalam Al-Qur’an dan hadits.
Baca Juga
-
Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol
-
Unpopular Opinion: Kita Butuh Cancel Culture yang Lebih Kejam untuk Figur Publik Bermasalah
-
Self Reward sebagai Bentuk Perayaan atau Pemborosan?
-
Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?
Artikel Terkait
-
Teka-teki Buku Hitam Ferdy Sambo yang Dituding Berisi Catatan 'di Bawah Meja', Ternyata Isinya Ini
-
Misteri Buku Hitam Ferdy Sambo: Catatan Sejak di Dirtipidum Polri hingga Dugaan Soal Tambang
-
Mantan Rektor UIN Suska Riau Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan Jaringan Internet
-
Pakai Gaji Bulanan, Bagaimana Hitungan Sedekah dalam Islam?
-
Nggak Ada Kapoknya! Bambang Tri Pernah Dipenjara Gegara Kasus Jokowi Undercover, Kini Nekat Gugat Ijazah Presiden
Ulasan
-
Ketika Dongeng Ayah Berhadapan dengan Skeptisisme Anak yang Beranjak Dewasa
-
Ancaman Penggusuran dan Teror Arwah Seram di Film Warga Rusun 609
-
Lagi Tayang! Review Film Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki, Horor Jepang yang Mengusik Pikiran
-
The First Ride: Perjalanan Kacau yang Menyimpan Pesan tentang Persahabatan
-
Escape from Mogadishu: Tentang Musuh yang Harus Saling Menyelamatkan
Terkini
-
Capek Ditanya Kapan Nikah? Ini Alasan Main Aplikasi Kencan Malah Terasa Kayak Interview Kerja
-
Gods With Badges: Game Taktis di Mana Kamera Polisi Menentukan Nasibmu!
-
Timur Tengah Memanas, Timnas Indonesia Terancam Batal Lawan Yordania?
-
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta oleh MSCI, Akibat Terlalu Sering Goreng Saham?
-
Golden Kamuy Lanjutkan Kisah Lewat Serial Live-Action Baru Tayang 2027