Jika Anda sedang berada di Jember dan ingin nguliner, pasti tak asing dengan nama Bakso Kabut. Bakso kabut tak hanya diburu warga Jember saja, namun wisatawan yang datang saat liburan juga ikut memburunya. Pasalnya, bakso kabut ini telah populer ke luar daerah.
Bakso kabut memang berbeda dengan bakso pada umumnya. Umumnya bakso diberi isian tetelan daging, telur atau cabai, namun tidak seperti itu pada bakso kabut. Sesuai namanya, bakso kabut ini justru diselimuti dengan telur hingga terlihat seperti kabut yang tebal. Rasanya yang nikmat dengan aroma daging sapi yang sedap, menambah cita rasa pada bakso ini.
Jika di pinggir-pinggir jalan banyak rombong bakso dengan menyematkan nama Bakso Kabut, tetapi penggagas pertama bakso yang diselimuti telur ini adalah seorang wanita bernama Juhairiyah. Ia mempelopori bakso ini sejak tahun 2006.
BACA JUGA: Ayu Ting Ting dan Boy William Live Bareng Bikin Netizen Baper: Nikah Aja Sana!
Mulanya, Bu Juhairiyah membuka usaha jualan bakso unik ini di depan rumahnya. Namun, sekarang warung baksonya telah berdiri megah di pinggir jalan, tepatnya di Jalan Rasamala II, Krajan, Kemuning Lor, Arjasa, Jember, Jawa Timur.
Kurang lebih 15 menit waktu yang dibutuhkan jika dari pusat Kota Jember untuk menuju lokasi Bakso Kabut Bu Juhairiyah yang terletak di area perkampungan. Meski agak jauh dari pusat kota, tapi warung Bakso Kabut Bu Juhairiyah mudah diakses, sebab jalannya sudah lumayan bagus.
Sajian menu bakso kabut jumbo
Setiap hari warung Bakso Kabut Bu Juhairiyah tak pernah sepi dari para pecinta kuliner, khususnya bakso. Saking ramainya, hampir semua bangku sudah berisi para pelanggan yang juga ingin menikmati kelezatan semangkuk Bakso Kabut Bu Juhairiyah.
Meski terbilang ramai, tak sampai lima menit menu bakso yang dipesan sudah disajikan ke meja pelanggan. Satu porsi bakso kabut jumbo disajikan bersama bihun dan pentol tahu berukuran kecil.
Soal harga pun juga tak perlu khawatir. Pengunjung dapat menikmati bakso kabut mulai dari harga 8 ribu hingga 31 ribu.
BACA JUGA: CEK FAKTA: Tiko Ternyata 'Anak Emas' di Keluarga Cendana Berdasarkan Hasil Tes DNA, Benarkah?
Daftar menu Bakso Kabut Bu Juhairiyah
Dilihat dari buku menunya, pilihan menu bakso di warung Bakso Kabut Bu Juhairiyah terbilang cukup beragam.
Di antaranya bakso kasar pedes, bakso iga, pentol kasar jumbo, bakso telur, bakso biasa berisi daging, pentol beralas tahu jumbo, bakso kabut biasa, bakso kabut dan tahu, bakso kabut jumbo dengan isi tetelan daging, bakso kabut rudal lapis, yang diselimuti dan memiliki isian telur, serta bakso kabut judes dengan isian keju dan cabai yang sangat pedas.
Mengenai tempat parkir, tak perlu khawatir. Area parkir warung bakso ini terbilang cukup luas.
Baca Juga
-
Novel Lahbako: Tanah, Tembakau, dan Kampung Halaman yang Menagih Kepulangan
-
Review Novel Bek: Kisah Anak Kampung yang Bertahan di Lapangan Kehidupan
-
Review Buku Cerita Buat Para Kekasih: Cinta Tak Selalu Berakhir Bahagia
-
Islam dan Lingkungan Hidup: Bumi Bukan Sekadar Tempat Tinggal
-
iQOO Pad Ultra Segera Rilis 29 September: BawaLayar OLED 8,8 Inci, Snapdragon Generasi Baru
Artikel Terkait
-
5 Makanan Khas Filipina, Ada yang Ekstrem Banget tapi Bikin Penasaran
-
3 Tempat Kuliner Terbaik di Soreang Kabupaten Bandung, Rasa Kelas Atas!
-
6 Rekomendasi Masakan Legendaris Khas Makassar, Pencinta Kuliner Wajib Coba!
-
3 Jajanan Kuliner di Cimahi yang Cocok untuk Kaum Milenial Nih, Pantes Antri Banget Bestie!
-
Aksi Nikita Mirzani Saat Makan Bakso di Pinggir Jalan Disebut Jorok Oleh Netizen
Ulasan
-
Review Gundam Hathaway 2: Intrik Cinta Segitiga dan Bayang Trauma Masa Lalu
-
Review Crew Girl: Kisah Perjuangan Atlet Remaja Mempertahankan Impian!
-
Grow Wild, My Child: Saat Alam Menjadi Ruang Kelas Terbaik Anak
-
Nyore di Kyfein.id: Spot Hidden Gem yang Nyaman buat Nongkrong dan WFC
-
The Castle: Menyusuri Jalan Ketidakpastian Tiada Akhir Menuju Keterasingan
Terkini
-
Mengejar DP Rumah vs Beli Pengalaman: Mengapa Gen Z Memilih Realistis?
-
Gaya Hidup Aesthetic ala Gen Z: Menikmati Keindahan atau Mengejar Standar?
-
Influencer Pamer Kekayaan di Tengah Krisis, Masihkah Layak Jadi Tontonan?
-
Relationship di Era Gen Z: Ketika Love Language Bukan Satu-satunya Ukuran
-
5 Rahasia Tetap Bahagia di Tempat Kerja Meski Rutinitas Sedang Membosankan