Sejak Jumat, 31 Maret 2023 lalu, aplikasi Viu telah mulai menayangkan serial Bidadari Bermata Bening yang tentu diadaptasi dari novel karya Habiburrahman El Shirazy ini. Novel berlatar pesantren ini memang layak untuk difilmkan, sebab sebagaimana yang tertulis di cover novel berwarna merah muda ini; Sebuah Novel Pembangun Jiwa, sehingga baik pembaca novelnya atau pun penikmat filmnya, tergugah jiwanya untuk semakin menjadi insan yang terbaik.
BACA JUGA: Ngabuburit Semakin Bermakna dengan Membaca Buku Wasiat Auliya'
Sangat menarik kisah yang terkandung di dalam novel terbitan Republika pada April 2017 ini. Terdapat 17 bagian atau sub judul di dalamnya, yang pada bagian-bagian tersebut dipastikan ada power yang ditampilkan atau kekuatan yang menakjubkan.
Di bagian pertama, sosok Ayna diprediksi oleh Neneng, temannya, kelak tidak akan bisa kuliah. Malah ia diramal akan jadi pembantu seperti ibunya dulu. Namun, saat pengumuman kelulusan, ternyata nilai Ayna merupakan nilai paling tinggi di pesantrennya. Saat ia mensyukuri atas capaiannya tersebut, teman-temannya, terutama Neneng sangat kesal atas prestasi Ayna. Neneng bahkan memfitnah Ayna telah menyontek dan dapat bocoran soal.
BACA JUGA: Ulasan Buku Genom: Cerita tentang 23 Kromosom Manusia yang Unik dan Khas
Perihal ini, diceritakan Zulfa di hadapan Ayna.
"Dia bilang tidak masuk akal Ayna dapat nilai tertinggi itu kalau tidak dapat bocoran soal. Kalau tidak dapat bocoran soal seperti yang lain lulus saja sudah untung untuk anak haram hasil serong seorang TKW di Arab. Ya, dia boleh bangga saat ini nilainya tertinggi, tapi lihat saja nasibnya nggak akan jauh dari ibunya. Paling-paling nanti jadi TKW di Arab, terus pulang perutnya bunting kayak ibunya dulu! Begitu katanya. Hatiku sakit mendengarnya, tapi aku kalah bicara meladeni dia." (halaman 15).
Ayna yang mendengar cerita Zulfa tentang pernyataan Neneng itu mendadak marah. Ayna tak akan mengampuni siapa pun orang yang berani menghina almarhumah ibunya.
Di bagian kedua, Ayna mendatangi Neneng yang telah berbuat nyinyir terhadap ibunya. Ia minta agar Neneng mencabut kata-katanya dan segera bertaubat.
"Terserah, kau boleh mengatakan apa saja tentang diriku, Neng. Tapi, tidak tentang ibuku. Kau tidak aku maafkan atas penghinaanmu pada ibuku, kecuali kau mencabut kata-katamu, kau umumkan di depan seluruh santriwati, kau salah, lalu minta maaf dan bertaubat tidak akan mengulangi perbuatanmu," kata Ayna.
BACA JUGA: Ulasan Novel Hospital Cafe: Pernikahan yang Batal karena Perselingkuhan
Namun, dasar Neneng kepala batu. Ia malah berkelit dengan ucapannya.
"Aku tidak menghina ibumu. Itu adalah kenyataan. Itu fakta. Ibumu TKW kan? Terus dia pulang dari Arab dalam kondisi hamil, lalu melahirkan anak perempuan di desanya, dan itu adalah kamu! Itu fakta kan?" sahut Neneng (halaman 19).
Perselisihan terus berlangsung sehingga seorang ustazah datang untuk melerai keduanya. Dan pada akhirnya, Neneng jatuh hati kepada Gus Afif, putra Kiai Sobron pengasuh pesantrennya, namun hati Gus Afif terpaut kepada Ayna saat pandangan pertama, kala baru pulang dari kuliahnya di Al Azhar Kairo. (*)
---------------------------------------
Identitas Buku
Judul buku: Bidadari Bermata Bening
Penulis: Habiburrahman El Shirazy
Penerbit: Republika
Cetakan: I, April 2017
Tebal: iv+337 halaman
ISBN: 978-602-0822-64-8
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
TECNO Megapad 2 Resmi di Indonesia: Tablet Tipis dengan Layar 2,5K dan Sentuhan AI
-
TECNO Megapad SE 2 Resmi di Indonesia: Layar 9,7 Inci, AI Tutor, dan Harga Rp3 Jutaan
-
Novel Lahbako: Tanah, Tembakau, dan Kampung Halaman yang Menagih Kepulangan
-
Review Novel Bek: Kisah Anak Kampung yang Bertahan di Lapangan Kehidupan
-
Review Buku Cerita Buat Para Kekasih: Cinta Tak Selalu Berakhir Bahagia
Artikel Terkait
-
Bukan Lagi Arya Saloka, Amanda Manopo Akan Beradu Akting dengan Aktor Tampan Ini
-
Lakukan Amalan Ini setelah Sholat, Habib Novel Alaydrus: Kalau Ingin Dosanya Habis!
-
3 Rekomendasi Film Komedi Indonesia di Disney+ Hotstar, Bikin Ngakak!
-
Profil Lim Ji yeon, Pemain Drakor The Glory yang Berperan sebagai Tokoh Antagonis
-
Intip Film Korea Hope, Proyek Terbaru Jo In Sung dan Magneto X-Men
Ulasan
-
Review Istimewa: Ketika Representasi Disabilitas Belum Benar-Benar Setara
-
Review You Will Die in 6 Hours: Saat Kematian Mengajarkan Kita Cara Menjalani Hidup
-
How to Be a Friend: Memahami Arti Persahabatan Sejati
-
Ulasan Almond: Belajar Memahami Emosi dan Manusia
-
Warga Medan Merapat! 3 Spot Healing untuk Sehari, Bisa PP Naik Motor!
Terkini
-
TECNO Megapad 2 Resmi di Indonesia: Tablet Tipis dengan Layar 2,5K dan Sentuhan AI
-
Kultus Mi Instan: Mengurai Sejarah Politik Pangan Indonesia
-
Sinopsis Ray Gunn, Detektif Swasta Bongkar Konspirasi Besar Kota Futuristik
-
5 Prinsip Kakeibo: Cara Efektif Orang Jepang Mengerem Kebiasaan Belanja Impulsif
-
Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dan Pertanyaan tentang Pilihan Rakyat