Jagad Twitter belum lama ini diramaikan dengan cuitan satu akun yang membahas tentang lima orang calon karyawan yang tidak lolos karena track record calon karyawan tersebut yang memiliki status Kol-5 pada saat BI checking.
Cuitan akun tersebut lantas menjadi ramai dikomentari netizen hingga trending di Twitter. Lantas apa yang dimaksud dengan BI checking Kol-5 yang dibahas oleh netizen tersebut di Twitter?
Sebelum mengetahui apa itu Kol-5 yang menjadi pembahasan netizen di Twitter, mari ketahui terlebih dahulu apa itu kol alias kolektibilitas.
Melansir dari djkn.kemenkeu.go.id, kolektibilitas atau dalam bahasa Inggris disebut collectability adalah status kelancaran pembayaran angsuran yang menjadi kewajiban debitur kepada lembaga pembiayaan.
BACA JUGA: Mengenal F-15EX, Jet Tempur Baru yang akan Dibeli oleh Indonesia
Menurut OJK, setiap kredit yang diajukan baik itu Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Usaha Rakyat (KUR), maupun Kredit Tanpa Agunan (KTA) seluruh histori alias riwayat pembayarannya tercatat pada Sistem Layanan Informasi Keuangan atau SLIK atau dulunya lebih dikenal dengan nama BI Checking.
Setiap riwayat pembayaran kredit yang pernah diajukan oleh debitur seluruhnya akan dinilai berdasarkan track record alias rekam jejak keuangan dengan rinci dan lengkap yang memuat sejarah utang dan tunggakan para debitur.
Status kolektibilitas dalam perbankan diklasifikasi dalam lima status atau lima kol dari yang tinggi ke rendah yaitu: Kol-1 (Lancar), Kol-2 (Dalam Perhatian Khusus), Kol-3 (Kurang Lancar), Kol-4 (Diragukan), dan Kol-5 (Macet).
1. Kol-1 (Lancar)
Status Kol-1 merupakan status tertinggi di mana debitur memiliki track record pembayaran kredit atau angsuran yang baik. Dengan kata lain Kol-1 merupakan status tertinggi untuk debitur yang tidak pernah memiliki masalah tunggakan dan namanya dikatakan bersih.
2. Kol-2 (Dalam Perhatian Khusus)
Debitur memiliki tunggakan selama 1-2 bulan yang biasanya terjadi karena keterlambatan proses pembayaran.
3. Kol-3 (Kurang Lancar)
Debitur memiliki tunggakan 3-4 bulan. Pada tahap status ini pihak bank berkewajiban mengeluarkan Surat Peringatan (SP) Pertama dan mulai melakukan perhitungan akrual terhadap tunggakan pokok dan tunggakan-tunggakan lainnya.
BACA JUGA: Ubud Monkey Forest, Menikmati Udara Segar di Suaka Hutan Monyet
4. Kol-4 (Diragukan)
Pembayaran kredit tidak lancar padahal sudah jatuh tempo dan debitur menunggak lebih dari 5-6 bulan. Pada status ini Kol-4 secara manual bisa bergeser ke Kol-5 jika pihak bank berkeyakinan bahwa debitur tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan tunggakannya.
5. Kol-5 (Macet)
Kredit macet atau tidak lancar di mana debitur telah menunggak lebih dari 6 bulan. Kol-5 merupakan kolektibilitas terendah yang tergolong Non-Performing Loan (NPL) .
Itu tadi penjabaran mengenai BI Checking Kol 5 yang sempat ramai dibahas netizen. Setelah mengetahui sistem BI Checking tersebut, jangan coba-coba menunggak pembayaran agar tidak mengalami Kol-5 ya guys!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Perjalanan Hidup 'Si Leher Beton' Dibongkar dalam Serial Dokumenter TYSON
-
Netflix Rilis Trailer Steps, Angkat Sisi Lain Saudari Tiri Cinderella
-
Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus
-
FOMO Beli HP Mahal: Rela Utang Demi Gengsi
-
Mulai Rp21 Jutaan, iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Meluncur dengan Kapasitas Tembus 2TB!
Artikel Terkait
-
6 Arti Mimpi Liburan Sesuai Kendaraan yang Dipakai: Tanda Baik atau Buruk Ya?
-
Mengapa Daftar Kerja Perlu BI Checking? Skor Kolektibilitas Jadi Pertimbangan
-
Cara Cek BI Checking atau SLIK OJK, Ketahui Jejak Kredit Secara Online
-
Mengulik Arti Kata "Rungkad", Lagu yang Diciptakan Hanya Dalam 10 Menit
-
Arti Mimpi Bertemu Orang yang Sudah Meninggal Menurut Primbon Jawa, Didatangi Arwahnya?
Ulasan
-
Review Resident Evil: Hujan Fan Service yang Memanjakan Gamer Sekaligus Mengorbankan Ending
-
Relatable! Ini Alasan Novel Harga Teman Cocok Dibaca Pejuang Quarter-Life Crisis
-
Urang Bunian: Mengungkap Horor Folklore Hutan Belantara Sumatra Barat!
-
Mengupas Sisi Psikologis Film Iyus Jenius, Pentingnya Memberi Ruang Anak untuk Bersedih
-
Bukan Sekadar Buku Anak, Make Believe Mengkritik Cara Orang Dewasa Membaca
Terkini
-
Sinopsis Vibe, Film India yang Dibintangi Kunal Kemmu dan Preity Zinta
-
Bye Warna Kalem! Tren Cewek Buah Bikin Tampilan jadi Lebih Segar
-
Terjebak Clickbait dan Misinformasi: Ketika Kecepatan Membunuh Ketelitian Membaca
-
Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'
-
4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif