Komik berjudul Rengsa, menyajikan bacaan yang cocok bagi anak-anak. Selain kata-katanya yang sederhana, juga disajikan gambar yang menarik untuk memperjelas alur cerita. Jumlah halamannya tidak terlalu banyak, disesuaikan dengan kemampuan baca anak-anak.
Identitas buku
Judul Buku: Rengsa
Penulis: Faza
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
Jumlah halaman: 47 halaman
Ulasan buku
Titik sentral tokoh dalam cerita ini adalah Rudi, anak kelas 2 SD yang pemberani. Walaupun dia masih kecil, tapi keingin tahuannnya sangat kuat. Tak jarang Rudi selalu ingin mengikuti aktivitas anak-anak yang usianya jauh di atas dia. Tapi keinginan Rudi untuk bermain bersama selalu ditolak oleh kakak kelasnya, dengan pertimbangan usianya yang masih dini.
Sampai suatu hari, Rudi melihat sekelompok anak yang berlarian menuju ke suatu lapangan. Penasaran dengan apa yang terjadi, Rudi pun berlari ke arah lapang. Ternyata di lapang sedang ada pertemuan antar anak-anak. Mereka berencana pergi ke Negeri Naga dengan menaiki naga rengsa. Awalnya keinginan Rudi ditolak mentah-mentah oleh Anto, sang kakak kelas. Tetapi Dewi, kakak kelas perempuan Rudi yang baik hati, membolehkan Rudi ikut serta ke Negeri Naga, dengan syarat harus minta ijin kepada orang tua.
Semua persyaratan tersebut disetujui oleh anak-anak yang mau ikut. Jam 1 pagi adalah waktu yang ditentukan oleh Dewi untuk berangkat ke Negeri Naga. Tepat jam 1 semua anak berkumpul. Ada yang hanya ingin melihat naga, ingin memegang naga, dan sebagian besar ikut naik naga rengsa termasuk Rudi. Dewi pun menanyakan ulang kepada Rudi perihal ijin dari orang tua. Dan Rudi pun mengiyakan, bahwa orang tuanya sudah mengijinkannya pergi, padahal yang sebenarnya terjadi Rudi nekat pergi diam-diam tanpa sepengetahuan orang tuanya. Singkat cerita anak-anak pergi ke Negeri Naga. Jarak antara Negeri Naga dengan dunia manusia sangatlah dekat. Dengan hanya menembus lubang di langit, akhirnya sampai juga di tempat tujuan.
Kejadian tak terduga menimpa Rudi. Sesampainya di Negeri Naga, Rudi jatuh di istana hutan putih, hutan tempat semua batang pohon berwarna putih. Rudi linglung, sedih, bingung, tidak tahu dia berada dimana. Teman-temannya tidak ada satu pun yang menemani.
Dengan tutur kata yang sederhana, alur cerita yang maju, membuat anak-anak yang membacanya langsung mengerti kemana arah ceritanya. Dan yang terpenting, komik ini memberikan pelajaran berharga, bagaimana pentingnya minta ijin pada orang tua, apabila hendak berpergian.
Baca Juga
-
Ulasan Novel 'Kota Bandung dan Biru' Kisah Pilu Anak Penyintas Bullying
-
Ulasan Buku 'Agar Cinta Bersemi Indah', Seni Komunikasi dalam Rumah Tangga
-
Ulasan Buku Dunia Es Krim: Kumpulan Cerita Anak yang Penuh Imajinasi
-
Ulasan Buku Rumahku Surgaku, Romantika dan Solusi Rumah Tangga
-
Catat, 11 Makanan yang Sering Dianggap Mengganggu Kesehatan, Ada Telur
Artikel Terkait
-
Seorang Pria Paruh Baya Diciduk Polisi Usai Lalukan Rudapaksa Terhadap Anak SMP
-
Dewi Yull Akan Hadir di Pemakaman Ray Sahetapy
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Ray Sahetapy Mualaf di Masjid Istiqlal, Anak Ingin Perjalanan Islam Ayahnya Ditutup di Sana
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
Ulasan
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana
-
First Impression Series 'Leap Day': Saat Ulang Tahun Jadi Kutukan Mematikan
Terkini
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
4 Drama Korea Terbaru di Netflix April 2025, Dari Thriller hingga Romansa!
-
AI Ghibli: Inovasi atau Ancaman Para Animator?
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata Viral di Bandung, Cocok untuk Liburan Keluarga