Bakpia dan gudeg adalah dua contoh makanan tradisional dari Yogyakarta yang sangat populer. Bahkan banyak orang mengatakan rasanya belum ke Jogja jika tidak mencicipi kedua makanan tersebut. Tak jarang para wisatawan juga menjadikan kedua makanan tersebut sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang. Akan tetapi Jogja memiliki lebih banyak ragam banyak makanan untuk dicicipi yang mungkin jarang diketahui oleh warga luar jogja, seperti kue janagel misalnya.
Janagel adalah kue goreng tradisional dari Yogyakarta yang bercita rasa manis. Tekstur luarnya garing karena proses pembuatannya digoreng, tetapi memiliki tekstur empuk di bagian dalamnya. Bentuk dari kue janagel ini bervariasi. Akan tetapi, bentuk yang biasa dijumpai berbentuk melingkar seperti cincin, dan pinggirannya digunting kecil-kecil sehingga berbentuk seperti bunga atau dapat dikatakan sekilas berbentuk seperti “shuriken”, senjatanya ninja Jepang.
Rasanya yang tidak terlalu manis cocok disantap bersama teh atau kopi panas. Janagel paling pas disantap pada pagi atau sore hari. Selain itu, kue tradisional ini juga kerap dijumpai ketika perayaan hari raya sebagai kudapan menyambut para tamu.
Cara pembuatannya relatif mudah dibuat, janagel juga bisa dinikmati kapanpun dengan cara membuatnya sendiri. Bahan-bahan kue ini pun mudah didapatkan, seperti tepung terigu, gula pasir, telur, baking soda, dan margarin yang dilelehkan.
Usut punya usut, Janagel sebenarnya adalah kue kering klasik dari Belanda. Mengutip dari Kumparan, yang ditulis oleh tim KKN 258 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, kue ini dulunya merupakan kue khusus untuk para bangsawan dan nama aslinya adalah “Jan Hagel”. Oleh karena mudah dibuat serta bahan-bahannya tidak sulit dicari, ditambah juga dengan rasanya yang enak, banyak orang menyukainya dan tertarik untuk mencoba membuatnya hingga menjualnya.
Saat ini terdapat beberapa produsen kue janagel yang mulai bertebaran di platform digital. Harga yang ditawarkan pun juga terjangkau, berada di kisaran Rp20.000,00 an per 200 gram. Bila sedang berkunjung ke Jogja, sempatkan waktu untuk mencoba kue Janagel ini dan membelinya sebagai oleh-oleh dari Jogja.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Artikel Terkait
-
6 Fakta Menarik Le Cordon Bleu, Sekolah Kuliner Pesohor: Nagita Slavina hingga Chef Renata
-
Panduan Menjadi Reviewer Kuliner yang Profesional, Wajib Catat!
-
Memahami Bahasa Masakan, Intip 10 Istilah Penting dalam Dunia Kuliner!
-
Blak-blakan Chef Juna Sebut Food Vlogger Orang-orang Sotoy
-
5 Warung Bebek Goreng Enak di Jogja, Daging Empuk dan Gurihnya Pas
Ulasan
-
Film Swapped dan Cara Unik Mengajarkan Empati Lewat Pertukaran Tubuh
-
Maju Dengan Berani atau Tidak Sama Sekali! Meminang Asa di Zero to Hero
-
Membongkar Sisi Kelam Orde Baru dalam 'Larung': Sastra yang Menolak Dibungkam
-
Novel Misteri Kota Tua, Petualangan Beno Menyusuri Sejarah Kota Tangerang
-
Man on Fire, Series yang Sibuk Jadi Thriller Politik Sampai Lupa Rasa
Terkini
-
Jay Park & LNGSHOT Umbar Kepercayaan Diri dan Kesuksesan di Lagu 4SHO 4SHO
-
5 Toner AHA BHA untuk Atasi Jerawat dan Bruntusan, Kulit Jadi Lebih Mulus!
-
Live Action BLUE LOCK Rilis Visual 20 Karakter Utama Jelang Tayang Agustus
-
Ketika Keresahan Masyarakat Terasa Disederhanakan dalam Kalimat "Nggak Pakai Dolar"
-
Turun Stasiun, Langsung Jalan-Jalan! 5 Rekomendasi Destinasi Wisata Praktis di Purwakarta