Bisikan setan membius manusia untuk berbuat dosa. Perbuatan dosa seakan perbuatan yang menyenangkan. Bahkan, menjadi candu yang sulit ditinggalkan. Tetapi, dosa yang dilakukan manusia itu tidak akan berhenti pada dosa itu sendiri.
Dosa tersebut mengakibatkan dampak buruk kepada dirinya, orang lain dan lingkungannya. Hubungan antara dirinya dengan Tuhan pun akan rusak oleh perbuatan dosa.
Identitas Buku
Judul: Jangan Baca Buku Ini jika Masih Senang Berbuat Dosa
Penulis: Ibnu Abdul Hafidh
Penerbit: Araska
Cetakan: I, April 2021
Tebal: 220 halaman
ISBN: 978-623-7910-96-1
Sinopsis Buku
Buku ini mengupas semua fakta tentang dosa, baik yang berakibat buruk bagi pelakunya saat hidup di dunia maupun mengakibatkan azab yang pedih di neraka jahanam.
Fakta tentang azab Allah kepada pendosa juga dibahas terang benderang dalam buku ini, berdasarkan penjelasan dalam al-Qur'an, hadis, dan kesimpulan hukum para ulama.
Dengan membaca buku ini, semoga kita dimudahkan melakukan ketaatan kepada Allah dan menjauhi perbuatan dosa.
Setiap orang Islam dan beriman memiliki kewajiban untuk menjauhkan diri dari perbuatan dosa. Apabila ia mendekati dan bahkan melakukan dosa, maka Allah akan memberi sanksi berupa azab siksa yang pedih.
Di dalam agama Islam terdapat dua jenis dosa, yaitu dosa besar dan dosa kecil. Dosa besar di antaranya syirik, berputus asa dari rahmat Allah, durhaka kepada orang tua, memakan riba, zina, dan lain sebagainya.
Sedangkan dosa kecil, seperti ghibah, tidak bertegur sapa dengan saudara atau orang lain, melakukan perbuatan yang sia-sia, dan lain-lain.
Buku karya Ibnu Abdul Hafidh ini bisa dijadikan pengingat bagi kita untuk menjauhi perbuatan maksiat. Buku ini mudah dibaca dan dipahami oleh semua kalangan. Memuat 101 fakta dosa yang dikutip dari al-Qur'an, hadis, dan pendapat para ulama.
Melalui buku ini pembaca dapat mengetahui bagaimana gambaran para pendosa disiksa di neraka, bagaimana anggota tubuh saat menjadi saksi atas dosa-dosa yang kita perbuat, bagaimana sakratul mautnya orang yang lalai dalam salat, bagaimana azab bagi penuduh wanita baik-baik berbuat zina, dan lain sebagainya.
Pendek kata, dengan membaca buku sarat manfaat ini, insya Allah pembaca akan terus berangsur-angsur menjadi hamba yang taat kepada Allah dengan cara meninggalkan maksiat serta setiap perbuatan yang bernilai dosa.
Baca Juga
-
Pupuk Kompos Desa Les dan Peran Nyoman Nadiana dalam Menjaga Lingkungan
-
OPPO Reno16 Pro 5G Hadir dengan Dimensity 8550 SUPER, Seberapa Menarik?
-
Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati
-
Jutaan Buku Dihancurkan, AI Bertambah Pintar: Haruskah Kita Merayakannya?
-
Merdeka Bukan Sekadar Bebas: Menyelami Makna Kemerdekaan Lewat Novel Karya Putu Wijaya
Artikel Terkait
-
Mencukur Alis Biar Makin Cantik dan Glowing Halal atau Haram Menurut Islam?
-
Ulasan Buku Kartosoewirjo Pahlawan atau Teroris?, Sebuah Refleksi di Hari Pahlawan
-
Ulasan Buku Mata di Tanah Melus, Mencari Jalan Pulang
-
Ulasan Buku 'Dusun Tantangan', Perjuangan Para Transmigran yang Penuh Lika-liku
-
Ulasan Film Sang Pencerah, Mengenal Sosok Pembaharu Islam di Bumi Nusantara
Ulasan
-
Viral Gegara Natalius Pigai, Ini 5 Buku Tipis Wajib Baca untuk Anak Muda yang Malas Baca Buku Tebal
-
4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!
-
Kung Fu Soccer: Sajikan Perpaduan Seni Bela Diri dan Taktik Bola Modern
-
Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing
-
Sepucuk Surat dalam Film Dear You Mengajarkan Arti Rindu yang Hilang
Terkini
-
Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!
-
Bye Kulit Kering! 4 Hydrogel Mask Korea Panthenol Kunci Skin Barrier Kuat
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
-
Dampak Domino AI di Depan Mata: Panduan Cerdas Beli Gadget Sebelum Harga Makin 'Gila'
-
Kepala BGN Minta Guru Santap MBG: Perlukah Sekolah Mengisi Celah Sistem?