Masuk musim hujan begini, enaknya cari camilan yang hangat nggak, sih? Kalau biasanya sudah makan yang pedas-pedas kayak seblak atau baso aci, mending sekarang cobain yang manis-manis, roti bakar, misalnya.
Buat kamu warga Nganjuk yang pengen roti bakar tapi bosan sama rasa yang itu-itu aja, tenang, aku kasih rekomendasi salah satu penjual roti bakar next level paling enak di Nganjuk. Namanya Roti Bakar Terminal Lama.
Dari namanya kamu pasti udah bisa nebak dong, dimana lokasi roti bakar ini. Yap, mereka jualan di Terminal Lama depannya Warung Pojok. Kalau lagi jalan-jalan ke pusat kota, boleh banget cobain roti bakar yang satu ini.
Meskipun jualannya kaki lima, tapi kualitas yang dikasih enggak main-main, lo. Kalau biasanya kamu beli roti bakar pakai rasa yang itu-itu aja, disini roti bakarnya jadi next level karena mereka punya banyak banget varian topping yang kekinian.
Misalnya tiramisu, Oreo, Milo, green tea, taro, keju, dan lain-lain. Kalau mau topping yang standar pun juga ada. Soal rasa boleh diadu, deh.
Roti Bakar Terminal Lama Nganjuk
Rotinya sendiri lembut dan enggak bikin seret, dipanggang pakai mentega yang cukup banyak jadi lebih lembut dan gurih. Topping-nya juga melimpah, bahkan sampai luber-luber, paling enak dimakan pas hangat sambil nyeruput kopi.
Kemarin, aku coba rasa green tea dan tiramisu, manisnya enggak lebay, enggak terlalu berminyak, dan meskipun udah dingin tetap empuk. Dimakan besokannya pun juga masih enak, lo.
Selain enak, harganya juga terjangkau banget. Mulai dari Rp10.000-Rp25.000 aja, tergantung topping yang kamu pilih. Dengan harga segitu, kamu bisa merasakan roti bakar next level yang rasanya bikin nagih.
Enggak heran deh kalau roti bakar disini ramai pembeli, meski begitu pelayanannya cepat, jadi kamu enggak sampai antre terlalu lama. Oh ya, kalau lag imager keluar disini juga bisa dipesan lewat ojek online, ya.
Itu tadi ulasan tentang Roti Bakar Terminal Lama, Nganjuk. Kalau bingung cari camilan apa, cus cobain yang satu ini!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026 Segera Usai, Apa Saja Kegiatan Pemain setelah Ini?
-
Dihujani Kritik usai Pilih Yamaha, Jorge Martin Beri Jawaban Tegas!
-
Sulap Stadion dalam Hitungan Jam: Rahasia di Balik Megahnya Panggung Final Piala Dunia 2026
-
Selisih 18 Poin, Marc Marquez Siap Jadi Kontender Juara Dunia Musim Ini?
-
Tetap Berguna, Ini 8 Fungsi Stadion Piala Dunia 2026 setelah Turnamen Usai
Artikel Terkait
-
Sop Konro Khas Makassar, Hidangan Iga Sapi yang Menggugah Selera
-
Porsi Melimpah, Rela Antri Demi Pisang Goreng Crispy Bandung di Kota Jambi
-
Outlet Okita Ramen di Jambi Sajikan 3 Pilihan Kuah, Mana Favoritmu?
-
3 Sate Legend Kebanggaan Warga Jaksel, Gen Z Harus Coba
-
Mencicipi Masakan Chef Bintang Michelin di Indonesia, Ternyata Ini Sensasinya Yang Bikin Beda!
Ulasan
-
Review Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis: Hangat, Realistis, dan Bermakna
-
Review Film Nothing to Lose: Potret Nyata Ketimpangan Sosial Zaman Sekarang
-
I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki: Bertahan Hidup Lewat Harapan-harapan Kecil
-
Ulasan Novel Semesta Thalita, Ketika Kata Pulang Tak Lagi Bermakna
-
As Long as the Lemon Trees Grow: Ketika Harapan Tumbuh di Tengah Perang
Terkini
-
Standar Ganda Idol K-Pop : Kenapa Idol Laki-Laki Lebih Mudah Dimaafkan?
-
Bukan Manja, Ini Alasan Anak Muda Terjebak Doom Spending
-
Komunitas Dermaga Diri: Ruang Aman untuk Pulih dari Luka Batin
-
Tayang 2 September, Portrait of a Family Hadirkan Kisah Keluarga Penuh Haru
-
Pelajaran dari Surabaya: Penyangga Ekonomi yang Sering Diremehkan