Smoot Zuzu adalah kendaraan bertenaga listrik yang berjenis skutik (skuter matic) yang memiliki desain retro klasik mirip vespa. Diproduksi oleh PT Smoot Motor Indonesia (SMI), dilengkapi dengan spek yang modern dan canggih. Dipadukan dengan sentuhan modern, seperti lampu LED dan speedometer digital. Soal harga, Smoot Zuzu dibanderol dengan harga motor yang terjangkau.
Dikutip dari kanal YouTube BERITA OTOMOTIF unggahan pada 26 November 2023 dengan judul "WOW SMOOT ZUZU, DESAIN IDENTIK VESPA HARGA 20JUTA TAPI SPEK MEWAH!" didapat informasi mengenai harga motor listrik Smoot Zuzu yang seharga Rp20 juta.
Sebagai kendaraan zero emisi yang ramah lingkungan, motor listrik ini dirancang sangat futuristik. Spek unggulannya adalah sistem swap baterai yang dibutuhkan waktu 9 detik, kendaraan pun bisa kembali melaju.
Smoot Zuzu bahkan memberikan garansi seumur hidup untuk pemakaian baterai. Spek yang canggih didukung dengan adanya aplikasi swap yang terhubung melalui ponsel pengendara.
Aplikasi swap dirancang untuk memudahkan pengendara dalam menemukan swap station terdekat, booking baterai swap, top up kuota perjalanan, dan menemukan lokasi motor listrik.
Selain itu, melalui aplikasi swap, pengedara juga bisa menggunakan sistem keamanan motor listrik, karena terdapat alarm anti maling dan pengendara juga bisa melihat riwayat transaksi dan perjalanan.
Adapun biaya kuota kilometer Smoot Zuzu adalah terbagi menjadi dua jenis, yaitu untuk kilo meter 200 dengan masa aktif 30 hari, perlu mengocek uang sebesar Rp40 ribu. Sementara untuk kilo meter 400 dengan masa aktif selama 60 hari membutuhkan biaya sebesar Rp70 ribu saja.
Ukuran dimensi motor listrik Smoot Zuzu adalah panjang 1.765 mm, lebar 690 mm, dan tinggi 1.145 mm, serta jarak sumbu roda 1.245 mm.
Bobot bersih motor listrik ini adalah 98,5 kg. Menggunakan baterai jenis lithium yang memiliki kapasitas sebesar 64 volt 21,5 Ah dengan daya maksimal 1.500 watt.
Smoot Zuzu mampu mengaspal dengan kecepatan maksimum 60 km/jam dan mampu menempuh jarak tempuh 60 km dalam sekali pengecasan.
Beralih ke bagian daya angkut. Meskipun desainnya minimalis, namun motor listrik ini mampu mengangkat beban sebesar 150 kg.
Bicara soal kenyamanan, Smoot Zuzu menggunakan sistem pengereman disk brake atau sistem rem cakram untuk bagian depan dan bagian belakang. Sistem pencahayaan yang digunakan adalah sistem pencahayaan full LED untuk lampu utama, lampu depan, dan lampu belakang.
Untuk harga motor listrik Smoot Zuzu ini sangat terjangkau, yakni seharga Rp19,9 juta jika dipotong subsidi Rp7 juta menjadi Rp12,9 juta.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Melihat Pengarang Tidak Bekerja: Ketika Musuh Terbesar Penulis Adalah Dirinya Sendiri
-
5 Rekomendasi HP Rp5 Jutaan: Performa Ngebut, Kamera Jernih, dan Memori Lega
-
Meracik Penawar Luka Sendiri dari Buku Jika Lukamu Sedalam Laut, Ikhlasmu Harus Seluas Langit
-
5 HP Murah Baterai 6.000 mAh Awet Dipakai Seharian, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Tentang Luka yang Kusimpan Sendiri: Tak Semua Rumah Menjadi Tempat Pulang
Artikel Terkait
-
Keunggulan Motor Listrik Yadea G6, Sistem Pengisian Daya Sangat Cepat dan Efisien
-
AHM Luncurkan Motor Listrik Honda EM1 e: Plus, Berapa Harganya?
-
AHM: Indonesia Jadi Pusat Pengembangan dan Produksi Motor Listrik Honda Global
-
Beda dengan Generasi Sebelumnya, Inilah Tampilan dan Fitur Terbaru Motor Listrik Honda U-GO 2023
-
Astra Honda Motor Resmi Luncurkan Motor Listrik Honda EM1 e: 2024, Harga Rp40 Jutaan
Ulasan
-
Dibalik Sangar dan Brutalnya Aksi Agent Kim Reactivated, Ada Kisah Ayah dan Anak yang Menguras Emosi
-
Review Drama My Mister: Mahakarya Slice-of-Life tentang Beban Hidup dan Empati Kemanusiaan
-
Ternyata Fanatisme Film Samakdo Lebih Horor dari Teror Setan, Ngeri Banget!
-
Keajaiban Membaca dalam When You Love a Book Karya Kaz Windness
-
Review Drama Kingdom, Melawan Teror Zombi di Tengah Intrik Politik Joseon
Terkini
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?
-
Bukan Sekadar Visual, Ini Alasan Drama Korea Jadi Terapi 'Healing' Paling Favorit
-
Di Balik Ilusi Media Sosial dan Ekspektasi: Belajar Hadir dan Menerima Jalur Hidup yang Tak Linear
-
Ketika Perjuangan Terasa Disederhanakan dalam Kalimat "Enak, ya, Jadi Kamu"