Karya "Bukan Maksudku Tak Menghargai Diri" ditulis oleh Jun Meekyung. Buku ini menyajikan pandangan tentang cara menghargai diri melalui pendekatan ilmu psikologi dan pengalaman penulis sebagai seorang psikiater.
Namun, kenyataannya orang-orang terdekat di sekitar kita seringkali menjadi penyebab kita sulit untuk menghargai diri sendiri. Salah satu contoh yang paling dekat adalah keluarga. Dalam bukunya, Jun Meekyung menjelaskan bahwa sebagian besar pasiennya berusia 20-50 tahun yang berkonsultasi dengannya dan menceritakan tentang trauma masa kecil yang berasal dari orang tua mereka.
Trauma tersebut umumnya dipicu oleh perilaku orang tua yang kerap membanding-bandingkan anak dengan orang lain, melakukan pembatasan, dan berbagai bentuk tekanan lainnya. Tak dapat dipungkiri, hal tersebut menyebabkan mereka merasa sedih dan merasa nilai dirinya menjadi rendah.
Di samping pengaruh dari keluarga, lingkungan pertemanan dan pekerjaan juga memiliki potensi untuk memengaruhi self-esteem kita. Pertemanan yang toxic dan pekerjaan yang berat seringkali dapat membuat perasaan tak nyaman dan pada akhirnya bertidak untuk tidak menghargai dirinya sendiri.
Buku ini sangat bermanfaat bagi mereka yang tengah berupaya untuk menghargai diri sendiri dengan melalui berbagai kegiatan positif.
Salah satu keunggulan dalam buku "Bukan Maksudku Tak Menghargai Diri" adalah adanya wawasan tentang bagaimana menghargai diri sendiri. Penulis menyajikan berbagai pengetahuan dan metode untuk membantu pembaca mengembangkan apresiasi yang baik terhadap diri mereka sendiri.
Selanjutnya, ide-ide yang disampaikan sangat menyenangkan. Penulis dengan jelas dan singkat mengenalkan konsep self-esteem, sehingga pembaca dapat memahaminya tanpa kebingungan.
Kemudian, gaya bahasanya yang digunakan dalam buku ini sangat simpel. Penulis juga dapat menyampaikan informasi dengan bahasa yang mudah dimengerti, sehingga pembaca dapat dengan mudah memahaminya.
Kelemahan dalam buku ini terletak pada saran yang kurang praktis. Penulis menyajikan cara dan saran secara tertulis tanpa memberikan implementasi yang jelas dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun demikian, buku ini tetap sangat bermanfaat untuk dibaca.
Buku "Bukan Maksudku Tak Menghargai Diri" mendapatkan rating yang tinggi di Goodreads, yaitu 4.08 dari 5. Ini mencerminkan bahwa pembaca sangat menikmati perjalanan dan alur cerita yang disajikan dalam novel ini.
Baca Juga
-
Bukan Kualitas, Tapi Stereotip yang Kadang Halangi Perempuan Menjadi Pemimpin
-
Mengulik Pacaran dalam Kacamata Sains dan Ilmu Budaya
-
Apakah Hari Kartini Menjadi Tameng Emansipasi oleh Kaum Wanita?
-
Tamat! Ini 3 Momen Menyakitkan bagi Noh Young Won di Bitter Sweet Hell
-
Siap-Siap Emosi! 3 Drama Korea Ini Sepanas Film Ipar adalah Maut
Artikel Terkait
Ulasan
-
Enam Cerita, Satu Kematian: Menelusuri Kebenaran di Novel Girls in the Dark
-
Refleksi Mariposa: Pentingnya Orang Tua Memahami Mental dan Hati Anak
-
Belajar Menjalani Hidup dengan Lebih Tenang melalui Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan
-
Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang
-
Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!
Terkini
-
Date A Live F Last Date Rilis Film Maret 2027, Jadi Penutup Kisah Shido
-
Tecno Megabook K15S Resmi di Indonesia, Laptop Ryzen 5 dengan Baterai 70 Wh Seharga Rp8,5 Juta
-
Bingung Mulai Investasi? New BIONS by BNI Sekuritas Bikin Semua Jadi Mudah
-
Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi
-
Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar